Begini Rasanya Dapat Kartu Lebaran yang Nggak Dirasakan Milenial

Ririn Indriani, Vessy Dwirika Frizona

Rabu, 13 Juni 2018 | 18:30 WIB
Begini Rasanya Dapat Kartu Lebaran yang Nggak Dirasakan Milenial
Ilustrasi kartu ucapan Idul Fitri. (Shutterstock)

Suara.com - Kartu Lebaran mungkin menjadi benda asing bagi generasi milenial.

Ya, hidup di zaman teknologi generasi milenial hanya mengenal ucapan lebaran lewat SMS, BBM, Whats up, Line, dan media sosial. Berbeda dengan generasi zaman dulu yang mengandalkan kartu Lebaran untuk mengucapkan 'Selamat Hari Raya Idul Fitri' kepada orang tua, teman, pacar, dan keluarga yang berada di tempat berbeda.

Mendapat kartu Lebaran dari orang terkasih menjadi kebahagiaan tersendiri bagi orang-orang yang pernah merasakannya. Bagaimana tidak, kartu Lebaran menjadi salah satu benda yang paling ditunggu-tunggu saat hari raya.

Kartu Lebaran menjadi bukti bahwa orang yang mengirim kartu sayang dan perhatian sama kita. Nah, bagi generasi milenial yang tidak pernah merasakan bahagianya dapat kartu Lebaran, beginilah rasanya.

1. Terbukti orang yang mengirim, niat
Mengirim kartu Lebaran itu tidak mudah. Pertama, si pengirim harus membeli kartu lebaran ke toko, pastinya membeli kartu pakai uang yang sudah di tabung. Lalu, memilih kartu yang paling bagus untuk diberikan ke orang terkasih.

Pasti senang dong dapat kartu Lebaran spesial yang milihnya pakai mikir. Kedua, kalau kartu Lebaran habis di toko-toko atau lagi enggak punya uang, pilihannya ya bikin sendiri.

Untuk bikin kartu Lebaran pasti butuh waktu dan kreativitas. Pengirim akan mendesain sendiri kartu Lebaran dan memikirkan kalimat ucapan yang puitis untuk disampaikan.

2. Dia usaha banget
Agar kartu Lebaran sampai ke tangan si penerima, pengirim harus usaha lagi, yaitu beli perangko dan berjalan ke kantor pos supaya kartu di kirim oleh Pak Pos, ditambah keluar uang untuk biaya pengiriman.

Beda benget kan dengan kirim ucapan via ponsel. Cuma memainkan jari lalu ucapan di terima, gratis lagi. Kayaknya, enggak ada usaha banget.

3. Bacanya dihayati
Ucapan kartu Lebaran itu puitis. Ada pantun, pepatah, puisi, dan kata-kata mutiara. Kita yang baca pasti akan menghayati sejenak ucapan Lebaran yang ditulis dari hati tersebut. Dahsyatnya lagi ucapan itu membekas yang bikin kamu jadi ingat terus kata-katanya.

4. Bisa disimpan
Kartu Lebaran yang didapat bisa disimpan buat kenang-kenangan dan koleksi. Suatu saat kalau ingin mengenang, bisa dilihat dan dibaca-baca lagi, sekaligus kamu bisa lihat langsung tulisan tangan si pengirim kalau lagi kangen.

Tidak seperti ucapan via teks yang suatu saat kehapus atau lenyap karena ponsel hilang.

5. Ingin balas
Kalau sudah dapat kartu Lebaran, apalagi dari orang yang ditunggu-tunggu, rasanya ingin cepat-cepat membalas. Membalas ucapan Lebaran juga enggak kalah seru sensasinya.

Senang, bingung, dan degdegan jadi satu. Ada perasaan enggak sabar menyampaikan betapa senangnya kamu dapat kartu dari pacar, teman, dan sahabat yang jauh di sana.

Bagaimana, tertarik mengirim kartu lebaran tahun ini?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Selama Arus Mudik, Korban Meninggal Turun 63 Persen

Selama Arus Mudik, Korban Meninggal Turun 63 Persen

News | Rabu, 13 Juni 2018 | 15:49 WIB

Selama Lebaran, Bandara di Semarang dan Yogyakarta Buka 24 Jam

Selama Lebaran, Bandara di Semarang dan Yogyakarta Buka 24 Jam

Bisnis | Rabu, 13 Juni 2018 | 14:35 WIB

Orangtua Harus Perhatikan Ini saat Liburan Lebaran Bersama Anak

Orangtua Harus Perhatikan Ini saat Liburan Lebaran Bersama Anak

Health | Rabu, 13 Juni 2018 | 14:15 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×