Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.770.000
IHSG 7.623,586
LQ45 759,945
Srikehati 349,574
JII 532,247
USD/IDR 17.136

Selama Lebaran, Bandara di Semarang dan Yogyakarta Buka 24 Jam

Iwan Supriyatna | Suara.com

Rabu, 13 Juni 2018 | 14:35 WIB
Selama Lebaran, Bandara di Semarang dan Yogyakarta Buka 24 Jam
Suasana kedatangan pemudik dari luar negeri di Bandara Ahmad Yani Semarang. (Suara.com/Adam Iyasa)

Suara.com - Selama musim sibuk (peak season) Lebaran, Bandara Ahmad Yani Semarang dan Bandara Adi Sutjipto Yogyakarta dibuka 24 jam.

Dalam keadaan normal, jam operasional Bandara Ahmad Yani Semarang adalah 05.00-21.00 WIB. Sedangkan Bandara Adi Sutjipto Yogyakarta adalah 05.00-24.00 WIB.

Perpanjangan jam operasional dilakukan untuk menampung pergerakan pesawat yang melakukan extra flight.

Untuk itu operator penerbangan baik itu maskapai, Angkasa Pura I (pengelola bandara) dan AirNav Indonesia harus melakukan antisipasi keselamatan, keamanan dan pelayanan, baik itu untuk penerbangan maupun penumpang.

Hal tersebut disampaikan oleh Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso saat melaksanakan inspeksi untuk memantau pergerakan arus mudik di dua bandara tersebut.

"Namanya juga penerbangan ekstra, pasti dilakukan pada jam-jam yang tidak biasa. Dan bandara-bandara di Semarang, Jogja ditambah Solo dan Surabaya adalah bandara yang paling banyak menerima kedatangan ekstra flight terutama dari Jakarta. Untuk itu saya minta para operator bandara untuk secara ketat melaksanakan prosedur standar operasi yang sudah ditetapkan agar keselamatan, keamanan dan kenyamanan tetap terjaga," ujarnya.

Salah satu hal yang bisa mendukung terlaksananya standar prosedur operasi yang baik, papar Agus, adalah dengan menyiapkan tambahan sumber daya manusia atau personil yang bertugas di lapangan seperti misalnya aviation security (avsec), groundhandling maskapai dan sebagainya.

Personil tambahan tersebut harus mempunyai kualifikasi yang sama dengan personil yang bertugas reguler.

Selain itu, Agus juga menyarankan para operator melakukan improvisasi terutama dalam hal pelayanan kepada penumpang pada jam-jam kritis, misalnya pada tengah malam.

Operator bandara bisa melakukan improvisasi menyediakan atraksi atau layanan khusus agar penumpang betah di bandara selama menunggu jemputan dari sanak saudaranya sehingga tidak berkeliaran ke mana-mana.

Atau jika penumpang ingin melanjutkan perjalanan darat dengan angkutan umum, pengelola bandara harus menambah dan memeriksa angkutan umum sehingga jumlahnya mencukupi dan keamanannya terjamin.

"Malam hari itu kan waktu yang rawan untuk bepergian naik angkutan umum. Apalagi biasanya pemudik itu membawa barang bawaan yang banyak. Jadi pengelola bandara harus bisa menyiapkan angkutan umum yang jumlahnya memadai dan terjamin keamanannya kepada penumpang extra flight itu. Pengelola bandara bisa bekerjasama dengan pemerintah daerah atau perusahaan angkutan umum setempat," lanjut Agus.

Di sisi lain, Agus juga meminta para penumpang extra flight untuk sabar dan sebisa mungkin menunggu waktu yang lebih baik untuk meneruskan perjalanan darat.

"Sebaiknya penumpang dijemput oleh sanak saudaranya karena itu lebih aman. Tapi kalau tidak, sebaiknya bertahan dulu di bandara, menikmati atraksi-atraksi yang ada di bandara. Nanti kalau sudah pagi, baru melanjutkan perjalanan. Tidak usah khawatir, bandara-bandara di Indonesia standarnya sudah bagus, tidak kalah dengan luar negeri. Kami selaku regulator penerbangan selalu mengauditnya sesuai aturan-aturan yang berlaku di dunia penerbangan baik nasional maupun internasional," pungkas Agus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Orangtua Harus Perhatikan Ini saat Liburan Lebaran Bersama Anak

Orangtua Harus Perhatikan Ini saat Liburan Lebaran Bersama Anak

Health | Rabu, 13 Juni 2018 | 14:15 WIB

Foto Salat Ied dan Lebaran Ratusan Jamaah Naqsabandiyah di Bogor

Foto Salat Ied dan Lebaran Ratusan Jamaah Naqsabandiyah di Bogor

News | Rabu, 13 Juni 2018 | 10:41 WIB

4 Tips Memilih Suplemen Agar Bugar saat Mudik Lebaran

4 Tips Memilih Suplemen Agar Bugar saat Mudik Lebaran

Health | Rabu, 13 Juni 2018 | 09:11 WIB

Terkini

OJK dan BEI Bongkar Data Pemilik Saham RI, Berharap Genjot Transparansi

OJK dan BEI Bongkar Data Pemilik Saham RI, Berharap Genjot Transparansi

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:40 WIB

Produksi Cat Nasional Tembus 1,5 Juta Ton, Pemerintah Soroti Pentingnya Keamanan Produk

Produksi Cat Nasional Tembus 1,5 Juta Ton, Pemerintah Soroti Pentingnya Keamanan Produk

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:31 WIB

Cara Perusahaan Asuransi Genjot Penetrasi Layanan

Cara Perusahaan Asuransi Genjot Penetrasi Layanan

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:20 WIB

Direksi BUMN Karya Dipanggil Dony Oskaria Satu per Satu, Tentukan Nasib Restrukturisasi

Direksi BUMN Karya Dipanggil Dony Oskaria Satu per Satu, Tentukan Nasib Restrukturisasi

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:18 WIB

420 Siswa Ikuti Program CyberHeroes Telkom, Bangun Kesadaran Keamanan Digital

420 Siswa Ikuti Program CyberHeroes Telkom, Bangun Kesadaran Keamanan Digital

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Masih di Zona Bahaya Rp 17.138

Rupiah Masih di Zona Bahaya Rp 17.138

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:11 WIB

S&P: Peringkat Kredit Indonesia Paling Rentan Turun di Asia Tenggara

S&P: Peringkat Kredit Indonesia Paling Rentan Turun di Asia Tenggara

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:09 WIB

Ada Wacana Larangan Peredaran Vape, Apa Efeknya ke Ekonomi?

Ada Wacana Larangan Peredaran Vape, Apa Efeknya ke Ekonomi?

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:05 WIB

Jumlah Masyarakat Kelas Menengah RI Kian Merosot, Alarm Bagi Ekonomi?

Jumlah Masyarakat Kelas Menengah RI Kian Merosot, Alarm Bagi Ekonomi?

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 15:50 WIB

Harga Batu Bara Acuan Naik pada Periode Kedua April, Tembus 103,43 Dolar AS per Ton

Harga Batu Bara Acuan Naik pada Periode Kedua April, Tembus 103,43 Dolar AS per Ton

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 15:29 WIB