Mari Merancang Petualangan di Karimunjawa

RR Ukirsari Manggalani

Senin, 18 Juni 2018 | 21:00 WIB
Mari Merancang Petualangan di Karimunjawa
Sunset di Tanjung Gelam, Karimunjawa [Suara.com/Adam Iyasa].

Suara.com - Kepulauan Karimunjawa, di ujung utara Provinsi Jawa Tengah masih menyimpan magnet. Mulai banyak diperbincangkan traveller sekitar 12 tahun silam, sampai hari ini tetap saja cantik menarik

Alasannya sudah jelas: lokasi yang jauh dari daratan utama, Pulau Jawa. Sehingga polusi air dan udara bisa diminimalkan.

Anda mesti menempuh perjalanan dengan kapal feri selama sekitar empat jam lebih dari pelabuhan Jepara atau Semarang, untuk mencapai Karimun Besar, "induk" dari Kepulauan Karimunjawa.

Bila takut terlalu lama di perjalanan dan kantong lebih tebal, silakan memilih kapal Bahari Express, sebuah jetfoil dari Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang,  yang siap mengantar penumpang dalam waktu 2,5 jam saja.

Tiba di sana, silakan pilih tempat bermalam. Lagi-lagi pilihannya berderet. Ingin kelas homestay, bisa langsung menuju perkampungan di Pulau Karimun Besar. Kalau mau lebih tenang ada beberapa bungalow terapung yang ditempatkan di lepas pantai Karimun Besar. Dan, pilihan dalam bentuk hotel dan resort juga ada. Di antaranya adalah Kura-Kura Resort.  

Seluruhnya bisa disesuaikan dengan dana masing-masing, cukup siapkan Rp 100.000 - Rp 700.000 per malam, bahkan bisa lebih untuk kelas yang lebih mewah.  Seluruhnya dijamin mampu memberikan pengalaman menginap yang mengasyikkan di kawasan Kepulauan Karimunjawa. Bebas dari lalu-lintas kapal-kapal laut, hanya beberapa kali speedboat berisi wisatawan atau nelayan melintas.

Selaras namanya, Kepulauan Karimunjawa menyediakan wisata bahari sebagai opsi nomor satu. Bila Anda tergolong advonturir, silakan memesan perahu dan bekal makan siang dari penginapan. Sementara yang ingin dipandu, silakan memesan paket wisata setempat.

Tersedia sekitar 30 pulau besar dan kecil, dengan pasir putih nan lembut membelai kaki. Nama-nama destinasi pantai ini antara lain Pulau Gosong, Menjangan Besar, Menjangan Kecil, serta Cemara Kecil. 

Snorkeling di kawasan perairan ini bakal menyenangkan karena visibilitas yang bagus. Satu catatan penting, jangan pernah menginjak, memeluk, atau menyentuh terumbu karang. Karena perlu sekitar 30 tahun bagi satwa laut ini untuk bisa tumbuh dan berkembang seperti yang Anda lihat sekarang.

baca juga

Beningnya perairan Karimunjawa setelah menyeberang lebih dari dua jam dengan kapal feri [Suara.com/Adam Iyasa].

Foto: Beningnya perairan Karimunjawa setelah menyeberang lebih dari dua jam dengan kapal feri. Tutupan terumbu karang cukup terjaga di sini [Suara.com/Adam Iyasa].

Jangan sampai juga merasa "tak bersalah" telah menjejakkan kaki di atas terumbu lantas membuat potret-potret yang diunggah ke media sosial. Pasalnya tindakan ini akan menjadi semacam pembenaran untuk boleh "menyakiti" terumbu karang.

Mintalah life jacket atau pelampung, bila tidak yakin bisa mengambang dan mungkin bakal melukai si terumbu karang. Hal ini akan menjadi tindakan ikut melestarikan lingkungan laut, sekaligus menolong Anda sendiri dari kemungkinan tersengat bulu babi yang tersembunyi di antara terumbu karang.

Mari lanjutkan petualangan kita:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wee Nam Kee: Citarasa Otentik Singapura

Wee Nam Kee: Citarasa Otentik Singapura

Lifestyle | Sabtu, 16 Juni 2018 | 10:00 WIB

Midnight Sun di Saint Petersburg Saat Piala Dunia Rusia

Midnight Sun di Saint Petersburg Saat Piala Dunia Rusia

Lifestyle | Sabtu, 16 Juni 2018 | 09:00 WIB

Mengenang Sniper Legendaris Saat Nonton World Cup di Rusia

Mengenang Sniper Legendaris Saat Nonton World Cup di Rusia

Lifestyle | Kamis, 14 Juni 2018 | 19:45 WIB

Terkini

Selain Gratiskan Biaya Sekolah Sampai Kuliah, Prabowo Mau Naikan Gaji Guru

Selain Gratiskan Biaya Sekolah Sampai Kuliah, Prabowo Mau Naikan Gaji Guru

News | Senin, 21 September 2026 | 22:23 WIB

KPK Sita Dokumen dan Barang Bukti Elektronik dari Kantor Summarecon di Bogor

KPK Sita Dokumen dan Barang Bukti Elektronik dari Kantor Summarecon di Bogor

Jabar | Senin, 21 September 2026 | 22:22 WIB

Pakar Ingatkan BGN: Sertifikat Higiene Tak Cukup Cegah Keracunan MBG

Pakar Ingatkan BGN: Sertifikat Higiene Tak Cukup Cegah Keracunan MBG

News | Senin, 21 September 2026 | 22:20 WIB

KPK Sita Dokumen dan Bukti Elektronik dari Kantor Summarecon Agung di Kabupaten Bogor

KPK Sita Dokumen dan Bukti Elektronik dari Kantor Summarecon Agung di Kabupaten Bogor

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:19 WIB

Dua Jenderal TNI Dilaporkan ke Puspom Terkait Dugaan Penyerobotan Lahan di Menteng

Dua Jenderal TNI Dilaporkan ke Puspom Terkait Dugaan Penyerobotan Lahan di Menteng

News | Senin, 21 September 2026 | 22:17 WIB

Konflik Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg Berakhir Damai, Warga Minta Maaf Secara Terbuka

Konflik Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg Berakhir Damai, Warga Minta Maaf Secara Terbuka

Banten | Senin, 21 September 2026 | 22:14 WIB

Heboh Penemuan Jasad Wanita Belanda Tewas di Hotel Bandung, Polisi Gelar Penyelidikan

Heboh Penemuan Jasad Wanita Belanda Tewas di Hotel Bandung, Polisi Gelar Penyelidikan

Jabar | Senin, 21 September 2026 | 22:11 WIB

Kasus Korupsi MBG, Kejagung Periksa 7 Saksi Termasuk Penyedia Peralatan SPPG

Kasus Korupsi MBG, Kejagung Periksa 7 Saksi Termasuk Penyedia Peralatan SPPG

News | Senin, 21 September 2026 | 22:08 WIB

Bawaslu Kabupaten Bogor Perkuat Pencegahan Politik Uang Lewat Desa Anti Politik Uang

Bawaslu Kabupaten Bogor Perkuat Pencegahan Politik Uang Lewat Desa Anti Politik Uang

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:06 WIB

Kasus Suap HGB Summarecon Bogor Naik Penyidikan, Mungkinkah Nusron Wahid Diperiksa KPK?

Kasus Suap HGB Summarecon Bogor Naik Penyidikan, Mungkinkah Nusron Wahid Diperiksa KPK?

Jabar | Senin, 21 September 2026 | 21:52 WIB

×