Mengenang Sniper Legendaris Saat Nonton World Cup di Rusia

RR Ukirsari Manggalani
Mengenang Sniper Legendaris Saat Nonton World Cup di Rusia
Mamayev Kurgan dengan patung Panggilan Ibu Pertiwi [Shutterstock].

Kisah heroik di balik kota Volgograd sebagai salah satu tuan rumah World Cup di Rusia.

Suara.com - Bagi penggila bola yang tengah harap-harap cemas menanti kick-off Piala Dunia 2018, ada sebuah destinasi menarik di Volgograd. Salah satu kota yang ditunjuk oleh Federasi Rusia sebagai stadion penyelenggara.

Nama Volgograd awalnya adalah Tsarityn (dari kata “tsar”) dan bertahan sampai sekitar empat abad. Kemudian berubah menjadi Stalingrad (kota bernama sang pemimpin saat itu, Josef Stalin) selama kurang lebih 40 tahun. Kini menjadi Volgograd, berarti kota di bantaran Sungai Volga.

Salah satu tempat wisata wajib dikunjungi di Volgograd adalah Mamayev Kurgan. Berada di perbukitan dan menghadap ke arah kota, dibuat untuk mengenang The Battle of Stalingrad yang berlangsung sekitar lima bulan lamanya pada 1942 – 1943.

Di sinilah dahulu Uni Soviet membangun garis pertahanan mulai lereng sampai puncak bukit, dengan kawat berduri, parit, serta ladang ranjau. Beberapa kali, bergantian diperebutkan baik oleh tuan rumah maupun kekuatan militer Jerman.

Dahsyatnya pertempuran itu dituangkan dalam karya non fiksi William Craig, berjudul Enemy of the Gates. Telah diangkat ke layar lebar pada 2001 dengan bintang Jude Law, yang berperan sebagai Vasily Zaytsev, sniper legendaris Uni Soviet. Sedangkan Ed Harris menjadi Mayor Erwin Koenig, pengajar sekolah sniper Wehrmacht.

Jude Law (shutterstock)

Foto:  Jude Law [Shutterstock].

Berikut adalah kisah pembuatan kompeks memorial Mamayev Kurgan:

Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS