Piala Dunia, Ajang Mencari Pasangan bagi Penggemar Sepakbola

Vania Rossa | Suara.com

Rabu, 20 Juni 2018 | 08:13 WIB
Piala Dunia, Ajang Mencari Pasangan bagi Penggemar Sepakbola
Ilustrasi pasangan di PIala Dunia. (Shutterstock)

Suara.com - Lelaki penggemar sepakbola asal Argentina, Augustin Otelo, mengadakan kompetisi kecil-kecilan dengan teman-temannya. Bukan menebak skor pertandingan Piala Dunia yang sedang berlangsung, melainkan berkompetisi untuk melihat siapa di antara mereka yang bisa mengumpulkan nomor telepon gadis-gadis Rusia paling banyak.

"(Saya dapat) empat!" kata lelaki berusia 26 tahun yang mengenakan kostum garis-garis biru dan putih itu. Otelo mengatakan, dia berharap 'faktor eksotis' yang dimilikinya akan membantu dia menemukan cinta di ibukota Rusia tersebut.

"Kami tidak tahu apa yang harus dilakukan di antara pertandingan, jadi kami pikir, kami bisa mencoba untuk mengenal orang-orang Rusia lebih baik," katanya.

"(Meskipun) ada banyak persaingan, karena jumlah lelaki yang datang ke Rusia untuk Piala Dunia," kata Otelo.

"Dan sangat sedikit perempuan yang berbicara bahasa Inggris atau Spanyol," katanya lagi. Namun, hambatan bahasa ternyata tidak menghentikan para perempuan Rusia dan ribuan lelaki muda dari berbagai negara peserta Piala Dunia 2018 untuk berjalan-jalan di Moskow, saling mencari pasangan.

Fenomena ini sebenarnya telah diprediksi dan ditentang oleh politisi Rusia. Pada malam pembukaan Piala Dunia, anggota parlemen Komunis, Tamara Pletneva, memeringatkan perempuan Rusia bahwa berkencan dengan lelaki asing yang datang ke ajang sepak bola dunia ini berisiko membuat mereka kelak harus membesarkan sendirian anak-anak yang berasal dari ras lain.

"Kita harus melahirkan anak-anak kita sendiri," kata Pletneva.

Seorang anggota parlemen Rusia lainnya, Mikhail Degtyaryov, berpandangan sebaliknya.

"Semakin banyak kisah cinta yang kita miliki terkait dengan Piala Dunia, semakin banyak anak yang dilahirkan, justru semakin baik," katanya.

Fenomena mencari pasangan beda ras ini tak hanya menarik bagi para lelaki asing. Bagi perempuan lokal Rusia, ide ini juga terdengar menarik. Seorang perempuan berusia 25 tahun, Maria, mengatakan bahwa dirinya tak sabar menunggu Piala Dunia karena menggandakan peluangnya untuk bertemu dengan orang asing. Ia bahkan tak segan-segan mengikuti kelas bahasa Inggris menjelang pertandingan Piala Dunia ini.

Temannya, Lyubov, yang fasih berbicara tiga bahasa selain bahasa Rusia, menyebut ajang Piala Dunia ini sebagai aset. "Biasanya aku punya dua kencan seminggu, dan sekarang aku punya empat kencan," katanya, senang.

Tak satu pun dari kedua perempuan ini khawatir kalau lelaki yang menjadi kencan mereka kelak harus kembali ke negara asalnya saat Piala Dunia berakhir.

"Ini anggap saja seperti romansa liburan," kata Lyubov.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polandia Kandas di Kaki Senegal

Polandia Kandas di Kaki Senegal

Bola | Rabu, 20 Juni 2018 | 00:17 WIB

10 Pemain Kolombia Bertekuk Lutut di Kaki Jepang

10 Pemain Kolombia Bertekuk Lutut di Kaki Jepang

Bola | Selasa, 19 Juni 2018 | 20:53 WIB

Kampung Halaman Diguncang Gempa, Timnas Jepang Khawatir

Kampung Halaman Diguncang Gempa, Timnas Jepang Khawatir

Bola | Selasa, 19 Juni 2018 | 16:39 WIB

Terkini

Niat dan Tata Cara Mandi Sebelum Sholat Idulfitri, Perhatikan Urutannya

Niat dan Tata Cara Mandi Sebelum Sholat Idulfitri, Perhatikan Urutannya

Lifestyle | Jum'at, 20 Maret 2026 | 05:15 WIB

Setelah Puasa Ramadan Sebulan, Bolehkah Berhubungan Suami Istri di Hari Raya Idulfitri?

Setelah Puasa Ramadan Sebulan, Bolehkah Berhubungan Suami Istri di Hari Raya Idulfitri?

Lifestyle | Jum'at, 20 Maret 2026 | 04:42 WIB

5 Tradisi Lebaran dari Berbagai Negara: Indonesia Lebih Unik dari yang Lain?

5 Tradisi Lebaran dari Berbagai Negara: Indonesia Lebih Unik dari yang Lain?

Lifestyle | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:00 WIB

Cerita Desainer, Tren Belanja Baju Lebaran 2026 Cenderung Menurun Dibanding Tahun Lalu

Cerita Desainer, Tren Belanja Baju Lebaran 2026 Cenderung Menurun Dibanding Tahun Lalu

Lifestyle | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:59 WIB

Apakah Anak Umur 1 Tahun Wajib Zakat Fitrah? Begini Penjelasan Hukumnya

Apakah Anak Umur 1 Tahun Wajib Zakat Fitrah? Begini Penjelasan Hukumnya

Lifestyle | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:35 WIB

Sah! 1 Syawal 1447 H Resmi Ditetapkan, Ini Tanggal Lebaran 2026

Sah! 1 Syawal 1447 H Resmi Ditetapkan, Ini Tanggal Lebaran 2026

Lifestyle | Kamis, 19 Maret 2026 | 19:52 WIB

Berapa Bayar Zakat Fitrah 2026? Ini Besaran dan Batas Akhir Pembayarannya

Berapa Bayar Zakat Fitrah 2026? Ini Besaran dan Batas Akhir Pembayarannya

Lifestyle | Kamis, 19 Maret 2026 | 19:30 WIB

5 Tips Mengelola Uang THR Anak dengan Bijak agar Tetap Bisa Ditabung

5 Tips Mengelola Uang THR Anak dengan Bijak agar Tetap Bisa Ditabung

Lifestyle | Kamis, 19 Maret 2026 | 19:15 WIB

Pemerintah Lebaran Tanggal Berapa? Ini Link Pantau Hasil Sidang Isbat Idulfitri 2026

Pemerintah Lebaran Tanggal Berapa? Ini Link Pantau Hasil Sidang Isbat Idulfitri 2026

Lifestyle | Kamis, 19 Maret 2026 | 18:05 WIB

5 Tradisi Lebaran di Indonesia: Perang Ketupat sampai Grebeg Syawal

5 Tradisi Lebaran di Indonesia: Perang Ketupat sampai Grebeg Syawal

Lifestyle | Kamis, 19 Maret 2026 | 17:15 WIB