Perempuan Terpaksa Berhenti Bekerja Untuk Asuh Anak?

RR Ukirsari Manggalani, Dinda Rachmawati

Senin, 25 Juni 2018 | 16:00 WIB
Perempuan Terpaksa Berhenti Bekerja Untuk Asuh Anak?
Ilustrasi ibu mengasuh anak [Shutterstock].

Suara.com - Setelah menjadi seorang ibu, banyak perempuan merasakan dilema: terus berkarir atau mengurus keluarga.  Sayangnya, di antara dua pilihan ini, banyak  yang mengambil pilihan kedua karena merasa terpaksa dan mendapatkan tekanan dari orang-orang di sekitar.

Padahal, menurut survei terhadap hampir 1.500 perempuan untuk buku Work PAUSE Thrive, hanya 11 persen perempuan yang berencana untuk mundur dari pekerjaan ketika mereka menjadi ibu.

Namun, justru yang benar-benar melakukannya berjumlah lebih banyak, hingga mencapai 72 persen. Penulis Lisen Sromberg menyimpulkan, ada sesuatu yang memaksa para perempuan ini keluar dari pekerjaan mereka.

Kenyataan ini juga dialami oleh Amy Mason, seorang ibu dari Washington D.C., Amerika Serikat (AS), yang bekerja di bidang ketenagakerjaan dan masalah upah selama lebih dari satu dekade.

“Saya adalah orang pertama di organisasi saya yang mengambil banyak cuti bersalin, dan orang pertama yang meminta jadwal kerja fleksibel,” kata Mason.

"Mereka memberikannya kepada saya, tetapi saya merasa seperti saya meminta kelonggaran. Saya tetap berada di tim kepemimpinan senior, tetapi tidak lagi berada di lingkaran dalam," ujar dia.

Merasa tak enak, Mason baru-baru ini melangkah keluar dari pekerjaannya. Dia berkata, "Akhirnya saya sampai pada kesimpulan bahwa pekerjaan itu harus dijalani dengan penuh waktu, Anda harus menjadi bagian dari semuanya. Dan saya tidak bisa melakukan itu."

Statistik menunjukkan dia tak sendirian, ada begitu banyak perempuan yang meninggalkan pekerjaan yang mereka sukai untuk pekerjaan yang kurang mereka inginkan, namun bisa menawarkan lebih banyak fleksibilitas. Lainnya, pada akhirnya menghentikan karir mereka sepenuhnya.

Menurut Departemen Tenaga Kerja AS, 43 persen perempuan dengan anak yang masih kecil memilih untuk tidak bekerja di luar rumah. Seiring dengan bertambahnya usia anak-anak mereka, banyak perempuan mulai mencari pekerjaan dan kembali ke dalam angkatan kerja, di mana 75 persen ibu yang memiliki anak-anak yang lebih besar kembali bekerja di luar rumah lagi.

baca juga

Bagi banyak perempuan ini, kemampuan untuk tinggal di rumah ketika anak-anak masih kecil adalah pilihan dan hak istimewa. Tetapi, bagi beberapa orang seperti Mason, mungkin mereka merasa bahwa pilihan itu ada di tangan mereka.

Apa yang hilang saat perempuan memilih keluar kerja? Di laman berikut adalah jawabannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ingin Terus Santap Pasta Tetapi Bobot Tak Melonjak? Begini ...

Ingin Terus Santap Pasta Tetapi Bobot Tak Melonjak? Begini ...

Lifestyle | Senin, 25 Juni 2018 | 14:30 WIB

Perempuan Perkasa Ini Memberikan Pengadilan Bagi Pemerkosa

Perempuan Perkasa Ini Memberikan Pengadilan Bagi Pemerkosa

News | Minggu, 24 Juni 2018 | 20:29 WIB

Ingin Bergaya Bangsawan? Beli Apartemen di Sini

Ingin Bergaya Bangsawan? Beli Apartemen di Sini

Lifestyle | Minggu, 24 Juni 2018 | 19:30 WIB

4 Hal Yang Bikin Lelaki Minder Dengan Perempuan Rusia

4 Hal Yang Bikin Lelaki Minder Dengan Perempuan Rusia

Lifestyle | Jum'at, 15 Juni 2018 | 09:00 WIB

Terkini

KUR Bank Mandiri Tembus Rp25,63 Triliun hingga Juli 2026, Puluhan Ribu UMKM Naik Kelas

KUR Bank Mandiri Tembus Rp25,63 Triliun hingga Juli 2026, Puluhan Ribu UMKM Naik Kelas

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:25 WIB

Bukan Cuma Jasad, Tanah Makam Sutrimo Juga Diambil untuk Pemeriksaan Forensik

Bukan Cuma Jasad, Tanah Makam Sutrimo Juga Diambil untuk Pemeriksaan Forensik

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:18 WIB

Bara di Anak Tuha: Saat Sengketa Lahan Berujung Pembakaran PT BSA

Bara di Anak Tuha: Saat Sengketa Lahan Berujung Pembakaran PT BSA

Lampung | Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:11 WIB

Bahaya Scroll Society: Saat Anak Muda Mahir Scrolling, Lupa Berpikir

Bahaya Scroll Society: Saat Anak Muda Mahir Scrolling, Lupa Berpikir

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:10 WIB

Profil dan Karier Aida Budiman yang Diusulkan Prabowo Jadi Deputi Gubernur Senior BI

Profil dan Karier Aida Budiman yang Diusulkan Prabowo Jadi Deputi Gubernur Senior BI

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:08 WIB

Broker Global Kantongi Lisensi Seychelles, Standar Regulasi Makin Diperkuat

Broker Global Kantongi Lisensi Seychelles, Standar Regulasi Makin Diperkuat

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:04 WIB

Jalan Gelap Membawa Petaka: 3 Nyawa Melayang Usai 2 Motor Terlibat Adu Banteng di Mojokerto

Jalan Gelap Membawa Petaka: 3 Nyawa Melayang Usai 2 Motor Terlibat Adu Banteng di Mojokerto

Jatim | Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:01 WIB

Sambut HUT RI, Monumen 9 Pilar Bogor Berbalut Merah Putih

Sambut HUT RI, Monumen 9 Pilar Bogor Berbalut Merah Putih

Foto | Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:00 WIB

5 Gold ETF Syariah Resmi Diluncurkan, Analis Soroti Dampaknya Pada Pasar Emas

5 Gold ETF Syariah Resmi Diluncurkan, Analis Soroti Dampaknya Pada Pasar Emas

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 07:57 WIB

Akses Keuangan Melesat, Literasi Tertinggal: Trader Muda Diminta Waspadai Risiko

Akses Keuangan Melesat, Literasi Tertinggal: Trader Muda Diminta Waspadai Risiko

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 07:54 WIB

×