Begini, Empat Syarat Mengolah Kentang Agar Lebih Hits

RR Ukirsari Manggalani, Risna Halidi

Selasa, 31 Juli 2018 | 18:15 WIB
Begini, Empat Syarat Mengolah Kentang Agar Lebih Hits
Ilustrasi menyiapkan kentang untuk dimasak [Shutterstock].

Suara.com - Kentang goreng identik sebagai salah satu makanan yang tidak sehat. Makanan cepat saji yang sangat dicintai banyak orang ini terkenal tinggi lemak dan kalori.  Dilansir dari boldsky.com, kentang goreng biasanya mengandung 300 sampai 400 kalori, ditambah  lebih dari 500 mg sodium.

Itulah mengapa sebagian besar orang yang melakukan diet sehat, anti mengonsumsi kentang goreng dan memasukkannya ke daftar "makanan terlarang".

Namun nyatanya, masih ada alasan mengapa Anda boleh sesekali mengonsumsi kentang yang renyah.

Pada sebuah studi yang dilakukan American Journal of Clinical Nutrition menunjukkan, menyantap kentang dengan cara direbus, dipanggang, atau dihaluskan tidak akan berkontribusi terhadap kesehatan, atau tidak mendatangkan risiko seperti halnya bila dimasak dengan cara digoreng.

Untuk itu, ada cara lain untuk mengolah kentang menjadi hidangan yang lebih sehat. Hal yang diperlukan adalah kreativitas Anda dalam "bermain-main" dengan bumbu berbeda-beda, menggunakan rempah-rempah, serta melakukan padupadan dengan sayuran.

Berikut adalah empat kunci penting menyiapkan hidangan berbahan dasar kentang.

1. Jangan digoreng
French fries atau kentang goreng pada umumnya dimasak dengan cara dimatangkan dalam minyak yang kaya lemak dan kalori. Tetapi Anda masih bisa menggorengnya dengan cara lain, yaitu dipanggang, untuk mengurangi minyak yang mengandung 120 kalori per sendok makan.

Gunakan minyak zaitun yang sehat untuk jantung, sebanyak dua sendok makan di atas nampan pemanggang. Lalu sebarkan kentang di atas loyang dan panggang dalam suhu 400 derajat Celcius selama 45 menit.

Angkat kentang ketika sudah berubah warna menjadi keemasan. Kentang akan menjadi renyah laiknya kentang goreng saat disantap.

Laman berikutnya adalah mengolah kentang bebas dari pemakaian minyak.

baca juga

2. Bebas minyak
Menghilangkan minyak bisa mengurangi kalori dan lemak dari kentang goreng secara drastis.

Ganti minyak dengan beberapa sendok makan minyak zaitun, putih telur atau kaldu sayuran sebagai bumbu. Lalu, Anda harus membalik sesekali agar kentang menjadi sama cokelat di semua sisi.

Ilustrasi salad kentang [Shuttersock].

3. Hindari garam
Kentang goreng cepat saji memiliki rasa garam yang sangat menyengat. Namun, hal itu bisa  dihindari saat membuat kentang goreng di rumah.

Hindari garam dengan memilih rempah-rempah beraneka rasa seperti bawang putih segar, jintan, paprika, dan sebagainya. Jangan lupa sertakan rempah-rempah yang manis seperti kayu manis serta pala. 

4. Cobalah kentang rasa manis

Kentang manis memiliki  jumlah serat dan vitamin A yang lebih tinggi, juga lebih rendah kalori dibandingkan kentang pada umumnya.  Jadi jangan ragu untuk memasak dengan bahan dasar kentang manis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ingin Menjilati Bayi yang Baru Lahir? Ini Normal dan Ritual

Ingin Menjilati Bayi yang Baru Lahir? Ini Normal dan Ritual

Health | Senin, 30 Juli 2018 | 16:00 WIB

Benarkah Sakit Fisik Makin Bertambah Gara-gara Sakit Hati?

Benarkah Sakit Fisik Makin Bertambah Gara-gara Sakit Hati?

Health | Kamis, 26 Juli 2018 | 19:15 WIB

Sehatkah Menonton Film Nakal Bersama Pasangan?

Sehatkah Menonton Film Nakal Bersama Pasangan?

Lifestyle | Kamis, 26 Juli 2018 | 23:45 WIB

Benarkah Ada Relasi Antara Cabai dan Usus Buntu?

Benarkah Ada Relasi Antara Cabai dan Usus Buntu?

Health | Kamis, 26 Juli 2018 | 16:15 WIB

Terkini

Ingatkan Warga NU, Maruf Amin: Jangan Rebutan Tambang, Hati-hati Terjerat

Ingatkan Warga NU, Maruf Amin: Jangan Rebutan Tambang, Hati-hati Terjerat

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:30 WIB

Kick Off Pembangunan Kantor Imigrasi, Upaya Imigrasi Sumut Dekatkan Layanan Publik

Kick Off Pembangunan Kantor Imigrasi, Upaya Imigrasi Sumut Dekatkan Layanan Publik

Sumut | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:24 WIB

4 Color Correcting Sunscreen SPF 50 Atasi Redness & Dark Spot saat Outdoor!

4 Color Correcting Sunscreen SPF 50 Atasi Redness & Dark Spot saat Outdoor!

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:20 WIB

Mobil Keluarga 7 Seater Murah Paling Nyaman Apa Saja? Ini Opsinya, Anti Mabuk Darat!

Mobil Keluarga 7 Seater Murah Paling Nyaman Apa Saja? Ini Opsinya, Anti Mabuk Darat!

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:18 WIB

Daftar Zodiak yang Dikenal Paling Red Flag dalam Percintaan, Kamu Termasuk?

Daftar Zodiak yang Dikenal Paling Red Flag dalam Percintaan, Kamu Termasuk?

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Persib Bandung Matangkan Persiapan di Bali, Igor Tolic Jadikan Dua Laga Uji Coba sebagai Tolok Ukur

Persib Bandung Matangkan Persiapan di Bali, Igor Tolic Jadikan Dua Laga Uji Coba sebagai Tolok Ukur

Jabar | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Gubsu Bobby Nasution Siapkan Rumah Produksi Kelapa di Nias Utara

Gubsu Bobby Nasution Siapkan Rumah Produksi Kelapa di Nias Utara

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:07 WIB

IHSG Melonjak 2,78% Sepekan, Transaksi Saham Tembus 39,95 Miliar Lembar

IHSG Melonjak 2,78% Sepekan, Transaksi Saham Tembus 39,95 Miliar Lembar

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:05 WIB

Ketok Palu Perubahan KUA-PPAS Rp7,99 Triliun: Menilik Peta Jalan Lampung Sejahtera di 2026

Ketok Palu Perubahan KUA-PPAS Rp7,99 Triliun: Menilik Peta Jalan Lampung Sejahtera di 2026

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:03 WIB

Soroti Era SBY dan Jokowi, Purbaya Sebut Mesin Ekonomi Indonesia Pincang Selama 20 Tahun

Soroti Era SBY dan Jokowi, Purbaya Sebut Mesin Ekonomi Indonesia Pincang Selama 20 Tahun

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:00 WIB

×