Travelling Sambil Mengajar Bersama Komunitas Seribu Guru

Ade Indra Kusuma, Risna Halidi

Sabtu, 18 Agustus 2018 | 16:00 WIB
Travelling Sambil Mengajar Bersama Komunitas Seribu Guru
Komunitas 1000 Guru [Risna/Suara.com]

Suara.com - Travelling telah menjadi gaya hidup baru bagi banyak anak muda di Indonesia. Keinginan untuk melihat keindahan alam dan keramahan bangsa-bangsa di Nusantara, tercermin lewat meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan dalam negeri. Namun sensasi menjelajah kerap menyisakan cerita tersendiri. Misalnya, ketimpangan infrastuktur dan tidak meratanya pendidikan di Indonesia terutama di kawasan pedalaman. Masalah anak--terutama pendidikan dan gizi itulah yang menjadi concern bagi komunitas Seribu Guru.

Komunitas Seribu Guru merupakan gerakan inspirasi peduli pendidikan anak-anak di pedalaman Indonesia yang digagas oleh Jemi Ngadiono pada 22 Agustus 2012 lalu. Kepada Suara.com, Jemi bercerita bahwa dirinya sempat merasakan putus sekolah dan terpaksa dititip ke Panti Asuhan oleh orangtuanya karena kesulitan ekonomi.

"Saya sempat tinggal di panti asuhan di kawasan Jakarta Timur saat usia 3 smp karena orangtua di Lampung tidak bisa menyekolahkan. Saat di panti saya juga nggak langsung di sekolahkan tapi diminta menjaga peternakan ayam di kawasan Cileungsi," kenang lelaki kelahiran Tulang Bawang, Lampung, 11 Mei 1984 tersebut.

Ketika Jemi diberi kesempatan melanjutkan bangku SMA dan lulus, ia langsung mencoba peruntungannya di dunia kerja. Ia pernah bekerja sebagai admin hingga bekerja di pabrik plastik.

Dari pendapatannya itu, Jemi mencoba melanjutkan ke jenjang lebih tinggi yaitu bangku Universitas dan mendapat pekerjaan sebagai seorang videografer di sebuah media televisi nasional.

Pekerjaan barunya sebagai pekerja media membuat Jemi sering berkeliling dan melihat kehidupan pedalaman orang-orang Indonesia.

"Ketika penghasilan sudah lumayan, saya pikir saya perlu bantu mereka. Akhirnya saya buat akun Twitter untuk menyebarluaskan ide saya sampai akhirnya dapat banyak follower. Saya rasa Komunitas Seribu Guru merupakan contoh positif penggunaan media sosial," tambanhnya.

Lewat Komunitas Seribu Guru, Jemi menawarkan konsep traveling dan teaching di mana anak muda yang ingin berwisata tidak hanya sekadar jalan-jalan tetapi juga peduli dengan pendidikan anak-anak di tempat wisata yang dikunjungi.

Hingga kini, sudah ada ribuan orang Indonesia yang ikut dalam kegiatan Komunitas Seribu Guru. 

baca juga

Bahkan sejak 2014 hingga 2017 saja, Komunitas Seribu Guru telah membagikan sekitar 45.000 tas sekolah, alat tulis dan penyuluhan kesehatan kepada 12.500 anak-anak di seluruh Indonesia.

"Komposisinya itu 30 persen mengajar dan 70 persen wisata,"


Bangun Smart Center Project

Tidak hanya mengajar, Jemi merasa Komunitas Seribu Guru perlu melakukan program berkelanjutan di beberapa daerah. Sebab itu, dia membangun Smart Center Project yang fokus terhadap kesehatan dan gizi dari anak-anak.

Smart Center Project Seribu Guru telah tersebar di 13 provinsi di Indonesia dan berada di sekitar 35 sekolah.

"Lewat Smart Center ini, kami akan membuat program pemberdayaan masyarakat. Orangtua murid akan diundang ke sekolah, lalu kita datangkan ahli gizi dan chef lokal yang memberi tahu memasak makanan bergizi lewat bahan-bahan lokal," tutupnya.

Anda yang tertarik untuk ikut serta dalam kegiatan mengajar sambil jalan-jalan yang ditawarkan oleh Komunitas Seribu Guru, tinggal mengikuti saja akun Instagram @1000_guru untuk mendapatkan info lengkap.
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Stargazing di Negeri Sendiri : Romantisnya Menonton Bintang Jatuh

Stargazing di Negeri Sendiri : Romantisnya Menonton Bintang Jatuh

Lifestyle | Jum'at, 17 Agustus 2018 | 21:45 WIB

Studi: Game Tak Selamanya Buruk untuk Anak-Anak

Studi: Game Tak Selamanya Buruk untuk Anak-Anak

Health | Rabu, 15 Agustus 2018 | 20:00 WIB

Kisah Inspirasi Agatha Suci Besarkan 2 Anak Berkebutuhan Khusus

Kisah Inspirasi Agatha Suci Besarkan 2 Anak Berkebutuhan Khusus

Health | Selasa, 14 Agustus 2018 | 20:54 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×