Nikah Beda Usia yang Terlalu Jauh di Mata Psikolog

M. Reza Sulaiman, Risna Halidi

Jum'at, 07 September 2018 | 08:00 WIB
Nikah Beda Usia yang Terlalu Jauh di Mata Psikolog
Nikah beda usia terlalu jauh, boleh tidak ya? Ini komentar psikolog. (Shutterstock)

Suara.com - Beberapa waktu ke belakang, masyarakat Indonesia dihebohkan dengan pernikahan beda usia yang sangat jauh. Menariknya, fenomena nikah beda usia ini bukan hanya terjadi antara lelaki tua dengan gadis belia tetapi juga lelaki muda dengan perempuan berumur yang jauh di atas pasangannya.

Misalnya saja pernikahan antara Selamat Riyadi yang masih berusia 16 tahun dengan Nenek Rohaya yang berusia 71 tahun di Sumatera Selatan.

Lalu ada Andi Darfan, lelaki berusia 24 tahun yang menikah dengan Andi Rosmiati Untung, perempuan berusia 55 tahun di Sulawesi Selatan.

Dilihat dari sisi psikologis, apa pandangan psikolog mengenai fenomena unik tersebut?

Kepada Suara.com, psikolog dari Klinik Pelangi, Irene Raflesia, M. Psi. mengatakan bahwa hubungan serius seperti pernikahan umumnya dilandasi oleh rasa cinta dan rasa nyaman.

"Kita tidak dapat mengendalikan kepada siapa kita akan jatuh cinta, termasuk bila kita jatuh cinta pada pasangan yang memiliki rentang usia yang terpaut jauh. Sah-sah saja jika menikahi perempuan yang usianya jauh lebih tua walau mungkin stigma masyarakat kita masih memandang hal ini sebagai suatu yang unik," katanya kepada Suara.com, baru-baru ini.

Ia menambahkan, perempuan memang umumnya relatif lebih cepat matang daripada laki-laki. Irene mencatut hasil studi dari Newcastle University, UK (2018) yang mengungkapkan bahwa kematangan dicapai lebih dulu oleh perempuan dibandingkan laki-laki, khususnya pada area kognitif dan emosi sepanjang masa kanak-kanak dan remaja.

"Hal ini berarti walau perempuan dan laki-laki bisa saja seumur, tingkat kematangan mentalnya bisa saja berbeda. Laki-laki bisa saja merasa lebih nyaman dengan sosok perempuan yang usianya lebih tua. Hal ini mungkin diakibatkan oleh adanya asumsi bahwa semakin meningkat usia perempuan maka tingkat kematangan mentalnya pun turut bertambah," urainya.

Meski begitu, tambahnya, hal tersebut tak melulu benar karena kaitan antara usia dan tingkat kematangan memiliki sifat yang relatif. "Artinya, tidak selalu perempuan yang usianya lebih tua memiliki tingkat kedewasaan lebih tinggi daripada laki-laki," tambah Irene.

Bagaimana dengan asumsi bahwa laki-laki terkadang jatuh cinta pada sosok yang mengingatkannya pada figur ibunya sendiri? Kata Irene, faktanya tidak selalu demikian.

Baik laki-laki maupun perempuan akan memilih pasangan yang didasari oleh kebutuhan yang mereka harapkan.

Ilustrasi cincin pernikahan. [Shutterstock]
Nikah beda usia bisa terjadi karena beberapa faktor. [Shutterstock]

"Afeksi ini yang bisa saja mempengaruhi kita dalam memilih pasangan. Terlepas dari afeksi yang kurang atau berlebih dari orang tua, tiap orang memiliki kecenderungan untuk berusaha memenuhi kebutuhan afeksinya melalui pasangan. Hal terpenting adalah kita menyadari bahwa pasangan bukanlah sosok pengganti orang tua melainkan pendamping hidup kita," kata psikolog lulusan Universitas Indonesia tersebut.

Namun selisih usia yang terpaut jauh juga sudah barang tentu memerlukan banyak penyesuaian.

"Pada pernikahan dengan selisih 10 tahun ke atas misalnya, baik laki-laki maupun perempuan bisa saja memiliki tugas perkembangan yang berbeda. Laki-laki mungkin masih sibuk mengejar karir sementara pasangannya sudah mapan dan mencapai puncak kariernya," ungkap dia.

Contoh lain, tambah Irene, adalah sisi biologis pasangan. Perempuan yang berusia 50 tahun biasanya sudah memasuki masa menopause sehingga hasrat seksual dapat saja menurun bila dibandingkan dengan laki-laki yang berusia 40 tahun.

"Walau perbedaan-perbedaan ini tidak selalu menimbulkan masalah, tentu pasangan perlu melakukan penyesuaian ekstra dan upaya memahami situasi serta apa yang diharapkan oleh pasangan agar dapat bersama-sama menjaga kebahagiaan pernikahan," tutup Irene.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Blak-blakan Kartika Putri Jadi Murid Habib Usman Sejak 2012

Blak-blakan Kartika Putri Jadi Murid Habib Usman Sejak 2012

Entertainment | Kamis, 06 September 2018 | 18:27 WIB

Dinikahi Habib Usman, Kartika Putri: Alhamdulillah Senang Banget

Dinikahi Habib Usman, Kartika Putri: Alhamdulillah Senang Banget

Entertainment | Kamis, 06 September 2018 | 18:02 WIB

Masao Matsumoto dan Miyako, Pasangan Paling Langgeng Sedunia

Masao Matsumoto dan Miyako, Pasangan Paling Langgeng Sedunia

Lifestyle | Kamis, 06 September 2018 | 20:00 WIB

Datang ke Nikahan Mantan, Pria Ini Nekat Makan Kulit Pisang

Datang ke Nikahan Mantan, Pria Ini Nekat Makan Kulit Pisang

Lifestyle | Kamis, 06 September 2018 | 16:32 WIB

Denny Sumargo Siap Boyong Dita Soedarjo ke Rumah Baru

Denny Sumargo Siap Boyong Dita Soedarjo ke Rumah Baru

Entertainment | Kamis, 06 September 2018 | 13:35 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×