Kurangnya SDM Alih Aksara Jadi Tantangan Pelestarian Naskah Kuno

RR Ukirsari Manggalani, Firsta Nodia

Senin, 17 September 2018 | 15:45 WIB
Kurangnya SDM Alih Aksara Jadi Tantangan Pelestarian Naskah Kuno
Naskah kuno Nusantara yang mesti dilestarikan [Suara.com/Firsta Nodia].

Suara.com - Bukti peradaban masyarakat Indonesia sejak zaman dahulu salah satunya tercermin dari kumpulan naskah kuno yang berusia hingga ribuan tahun. Beberapa di antaranya dihimpun oleh perpustakaan daerah dan nasional, namun ada pula yang disimpan sebagai koleksi pribadi.

Disampaikan Kepala Perpustakaan Nasional Muh Syarif Bando, kekayaan naskah Nusantara ini sangat melimpah, tersebar di hampir seluruh kepulauan di Nusantara. Naskah-naskah Nusantara ini juga tak hanya mengandung kisah-kisah sastra, tetapi melingkupi hampir semua bidang kehidupan masyarakat Indonesia mulai dari unsur keagamaan, filsafat, etika, ilmu pengetahuan, teknologi, astronomi, kemaritiman, hukum, diplomasi, hingga ekonomi.

"Naskah kuno dibuat zaman dahulu kala, pekerjaan rumah kita adalah untuk melestarikannya di kehidupan saat ini. Nilai-nilai dalam naskah Nusantara bisa menjadi sumbangan berharga untuk pendidikan karakter generasi muda. Apalagi nasib bangsa ke depan ditentukan oleh penerus bangsa ini," ujar Syarif dalam pembukaan Festival Naskah Nusantara di Perpustakaan Nasional, Senin (17/9/2018).

Ia menambahkan, kearifan-kearifan lokal seperti nilai-nilai toleransi sebagaimana tertuang dalam naskah-naskah keagamaan, misalnya, telah dipraktikkan dan diaktualisasikan masyarakat Indonesia sejak dahulu kala, dan sudah sepatutnya untuk terus dilestarikan oleh masyarakat saat ini.

Syarif pun mengungkap bahwa minimnya ahli aksara untuk berbagai naskah kuno menjadi tantangan untuk melestarikan naskah Nusantara ini. Menurut dia baru sebagian besar naskah Nusantara dalam aksara Jawa kuno yang telah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia. Sementara naskah kuno lain yang menggunakan aksara Bugis hingga Batak masih banyak yang belum dialihbahasakan.

"Dahulu kami punya filolog Bugis tapi beliau sudah tutup usia dan sekarang kami belum menemukan lagi. Sehingga ini PR atau pekerjaan rumah bagi kami untuk mengalihaksarakan naskah kuno termasuk membuat salinan agar masyarakat bisa mengetahui isi naskah kuno dan menerapkannya di era sekarang ini," tambah Syarif.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Masyarakat Pernaskahan Nusantara (Manassa), Munawar Holil menyatakan, perlunya kolaborasi dari ahli aksara dan sektor lain yang memahami konteks dari naskah kuno. Menurutnya ada beberapa naskah kuno yang berisikan khasiat dari tanaman herbal namun konteksnya akan sulit diterjemahkan oleh ahli aksara saja.

"Persoalan lain adalah memahami isi naskah kuno menjadi tantangan tersendiri. Jadi ketika bahasanya sudah diterjemahkan akan tetapi orang sastra menelaah kajian kesehatan itu susah juga. Jadi perlu kolaborasi dari ahli aksara itu sendiri dan ahli lain yang sesuai konteks sehingga bisa menerjemahkan isinya secara komprehensif," tandas dia.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Belajar Soal Naskah Kuno Indonesia di Festival Naskah Nusantara

Belajar Soal Naskah Kuno Indonesia di Festival Naskah Nusantara

Lifestyle | Senin, 17 September 2018 | 14:22 WIB

Batasan Impor untuk Kendaraan di Atas 3.000 cc

Batasan Impor untuk Kendaraan di Atas 3.000 cc

Otomotif | Kamis, 06 September 2018 | 17:00 WIB

Joni, Siswa SMP Penyelamat Bendera Jumpa Jokowi di Istana

Joni, Siswa SMP Penyelamat Bendera Jumpa Jokowi di Istana

News | Senin, 20 Agustus 2018 | 14:36 WIB

Teras Indonesia Pamerkan Pesona Kreasi Batik Nusantara

Teras Indonesia Pamerkan Pesona Kreasi Batik Nusantara

Lifestyle | Minggu, 05 Agustus 2018 | 12:23 WIB

Terkini

UMKM Perempuan Aceh untuk Naik Kelas Berkat Sinergi PNM dan OJK

UMKM Perempuan Aceh untuk Naik Kelas Berkat Sinergi PNM dan OJK

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:07 WIB

Bareskrim ke Nagoya Food Court Batam, Gerebek Diduga Sarang Perjudian

Bareskrim ke Nagoya Food Court Batam, Gerebek Diduga Sarang Perjudian

Batam | Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:01 WIB

Kidung Para Pencari: Menemukan Makna di Tengah Riuh Kehidupan

Kidung Para Pencari: Menemukan Makna di Tengah Riuh Kehidupan

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Ketika Kereta Api Melintas di Pulau Sulawesi, Jauh Sebelum Indonesia Merdeka

Ketika Kereta Api Melintas di Pulau Sulawesi, Jauh Sebelum Indonesia Merdeka

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:54 WIB

Upacara Bendera Sila Ke Berapa? Ini Makna dan Penerapan Nilai Pancasila Sehari-hari

Upacara Bendera Sila Ke Berapa? Ini Makna dan Penerapan Nilai Pancasila Sehari-hari

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:33 WIB

OK! Madam: Bon Voyage, Aksi Seru Mantan Agen Rahasia Menyelamatkan Kapal!

OK! Madam: Bon Voyage, Aksi Seru Mantan Agen Rahasia Menyelamatkan Kapal!

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:30 WIB

CIMB Niaga Catat Kredit Tumbuh 6,6% Jadi Rp247,2 Triliun di Semester I 2026

CIMB Niaga Catat Kredit Tumbuh 6,6% Jadi Rp247,2 Triliun di Semester I 2026

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:30 WIB

Ortuseight Playday Hadir di 6 Kota, Dorong Pembinaan Futsal Pelajar

Ortuseight Playday Hadir di 6 Kota, Dorong Pembinaan Futsal Pelajar

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:22 WIB

Kuliner Wisata Kemiren Meluapkan Limbah Sapi Biogas Desa

Kuliner Wisata Kemiren Meluapkan Limbah Sapi Biogas Desa

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:20 WIB

Kenaikan Saham FAST Tidak Wajar, BEI Ambil Tindakan

Kenaikan Saham FAST Tidak Wajar, BEI Ambil Tindakan

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:19 WIB

×