Ini Alasan Banyak Pasangan Semakin Gemuk Usai Menikah

Ade Indra Kusuma | Firsta Nodia | Suara.com

Sabtu, 22 September 2018 | 15:26 WIB
Ini Alasan Banyak Pasangan Semakin Gemuk Usai Menikah
Perhatikan tanda-tanda pria belum siap menikah.

Suara.com - Sebuah penelitian terkini menyebut bahwa 3 dari 4 orang di Amerika atau sekitar 79 persen mengalami kenaikan berat badan setelah menikah. Penelitian yang dilakukan terhadap 2.000 orang ini menemukan bahwa rata-rata kenaikan berat badan pasangan usai menikah mulai dari 7-16 kilogram.

Yang menarik, dibandingkan perempuan, lelaki lebih tinggi peluangnya untuk mengalami kenaikan berat badan yakni sebesar 69 persen sementara perempuan hanya 45 persen. Menurut hasil penelitian yang dilakukan Jenny Craig dan tim, kenaikan berat badan ini umumnya disebabkan karena peningkatan selera makan setelah menjalani pernikahan.

"Selain itu usai menikah, pasangan menjadi lebih sering memasak makanan di rumah atau memesannya di restoran," ujarnya.

Rata-rata, peneliti menemukan, peningkatan berat badan pada mereka yang telah menikah terjadi setelah satu tahun pernikahan. Sekitar 57 persen responden mengakui peningkatan berat badan sebesar 7.7 kilogram setelah satu tahun menikah pada lelaki dan 5.8 kilogram pada perempuan.

"Lima tahun pernikahan adalah fase paling sering orang mengalami berat badan terbanyak. Setelah menikah mereka mengakui kurang memperhatikan tubuh mereka sendiri," tambah dia.

Meski demikian tak sedikit pula responden yang mengakui bahwa menikah membuat mereka lebih sehat. Sekitar 55 persen responden mengalami kehilangan berat badan rata-rata 7.25 kilogram setelah satu tahun pernikahan.

Sebanyak 52 persen responden mengatakan mereka lebih sering berolahraga dengan pasangannya, 60 persen responden mulai makan sehat dengan pasangannya setelah menikah, dan beberapa bahkan 40 persen responden melakukan keduanya.

Manfaatnya tidak berhenti pada penurunan berat badan saja. Pasangan yang berolahraga dan makan sehat bersama juga berpeluang dua kali lebih mungkin untuk merasa selalu bahagia dalam hubungan mereka daripada mereka yang tidak.

"Hubungan yang positif dengan pasangan mempengaruhi hasil kesehatan mereka. Data ini merupakan indikator yang jelas bahwa pasangan yang mendukung satu sama lain untuk menjalani gaya hidup sehat dapat memetik manfaat kebahagiaan bersama juga," ujar Dr. Pamela Peeke, seorang asisten profesor klinis di Fakultas Kedokteran Universitas Maryland.

Nah, gimana jomblo, semoga artikel ini bisa membuatmu selalu semangat cari pasangan dan bisa membuatmu menjadi gemuk, lebih sehat dan hidup bahagia ya!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Masih Jomblo di Usia 36 Tahun, Syahrini Salahkan Sang Adik

Masih Jomblo di Usia 36 Tahun, Syahrini Salahkan Sang Adik

Entertainment | Jum'at, 21 September 2018 | 10:46 WIB

Sudah Menikah, Poppy Sovia Jadi Bisa Masak

Sudah Menikah, Poppy Sovia Jadi Bisa Masak

Entertainment | Jum'at, 21 September 2018 | 08:13 WIB

Pakar Relationship : Selingkuh Hanya Ada 2 Tipe

Pakar Relationship : Selingkuh Hanya Ada 2 Tipe

Lifestyle | Kamis, 20 September 2018 | 16:15 WIB

Terkini

Kapan Mulai Puasa Syawal? Ini Penjelasan Waktu yang Dianjurkan

Kapan Mulai Puasa Syawal? Ini Penjelasan Waktu yang Dianjurkan

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 13:10 WIB

Mengapa Opor Ayam Selalu Ada saat Lebaran? Ini Sejarah dan Makna Simbolisnya

Mengapa Opor Ayam Selalu Ada saat Lebaran? Ini Sejarah dan Makna Simbolisnya

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 12:40 WIB

Promo Lebaran di Indomaret: Diskon hingga 50 Persen, Berlaku sampai 1 April 2026

Promo Lebaran di Indomaret: Diskon hingga 50 Persen, Berlaku sampai 1 April 2026

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 12:35 WIB

Apakah 3 Butir Nastar Sama dengan Sepiring Nasi? Ini Faktanya

Apakah 3 Butir Nastar Sama dengan Sepiring Nasi? Ini Faktanya

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 12:35 WIB

Lebaran di Jakarta Anti-Boring! Ini 5 Tempat Wisata Favorit di Ibu Kota

Lebaran di Jakarta Anti-Boring! Ini 5 Tempat Wisata Favorit di Ibu Kota

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 12:05 WIB

Adab Bertamu saat Lebaran: Tetap Sopan dan Berkesan Tanpa Merepotkan Tuan Rumah

Adab Bertamu saat Lebaran: Tetap Sopan dan Berkesan Tanpa Merepotkan Tuan Rumah

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 11:30 WIB

Daftar Promo Makanan Saat Lebaran 2026: Pizza, Ramen, dan Menu Favorit Lainnya

Daftar Promo Makanan Saat Lebaran 2026: Pizza, Ramen, dan Menu Favorit Lainnya

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 11:25 WIB

Bolehkah Orang Tua Menggunakan THR Lebaran Anak? Begini Hukumnya dalam Islam

Bolehkah Orang Tua Menggunakan THR Lebaran Anak? Begini Hukumnya dalam Islam

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 11:15 WIB

11 Kata-Kata Gagal Mudik karena Kerja yang Lucu, Anti Baper buat Pelepas Rindu

11 Kata-Kata Gagal Mudik karena Kerja yang Lucu, Anti Baper buat Pelepas Rindu

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 11:00 WIB

Dari Aksi Nyata ke Apresiasi: Program Perlindungan Perempuan Ini Raih Pengakuan Nasional

Dari Aksi Nyata ke Apresiasi: Program Perlindungan Perempuan Ini Raih Pengakuan Nasional

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 09:24 WIB