GenPI Maluku Siapkan Destinasi Digital Baru

Fabiola Febrinastri

Kamis, 11 Oktober 2018 | 15:00 WIB
GenPI Maluku Siapkan Destinasi Digital Baru
Destinasi Digital Pasar Salamoeli Indah. (Dok: Kemenpar)

Suara.com - Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Maluku akan menambah daftar destinasi digital Indonesia, yaitu Pasar Salamoeli Indah. Destinasi ini bakal diluncurkan Minggu (14/10/2018), di Desa Suli Bawah, Kecamatan Salahutu, Maluku Tengah.

"Akan ada soft launching pada, Sabtu (13/10/2018), pukul 20.00 WIT. Besoknya baru launching mulai pukul 11.00-20.00 WIT," ujar Ketua GenPI Maluku, Glenn Wattimury, Rabu (10/10/2018).

Seperti apa sih Pasar Salamoeli Indah?

Konsepnya, pasar rakyat dengan nuansa wisata pantai. Atraksi yang sudah dibuat seperti Selfie Spot, Education Corner, Garden Spot, Nature Spot, Camping Ground, dan WWYT (write what you think) Board.

"Selain itu, juga telah dibuat Kids House Tree, Floating Tent, Fishing Kit dan Community Corner," tambah Glenn.

Dari segi budaya, pasar ini akan diramaikan dengan atraksi seni dan budaya khas Maluku, seperti Bambu Gila, Cakalele, serta tari-tarian daerah Maluku. Komunitas pun akan diberikan kesempatan untuk berkreasi setiap pasar diadakan.

"Konsep besarnya diharapkan bisa memasukan seluruh budaya kepulauan Maluku melalui pertunjukan budaya ini," terang Glenn.

Untuk kuliner, tentu saja akan didominasi oleh makanan khas Maluku. Di antaranya papeda, rujak natsepa, dan sagu gula.

"Paket memancing, sunset hunting dan night camp juga akan dijual pada pasar ini, supaya menambah banyak atraksi yang bisa dinikmati pengunjung," tambah Glenn.

baca juga

Saat pre-launch session, GenPI Maluku juga mengundang sejumlah stakeholders pariwisata. Di antaranya Bupati Maluku Tengah, Camat Salahutu, Kadispar Provinsi Maluku, Kadispar Kabupaten Maluku Tengah, Pimpinan bank cabang Maluku, Komunitas Kreatif, GM hotel di Maluku, pimpinan media massa di Maluku, dan pimpinan maskapai penerbangan di Maluku.

"Undangan akan diberikan penjelasan dan diajak untuk berkontribusi dalam penyelenggaraannya ke depan, sambil mencicipi makanan yang akan dijual pada saat pembukaan pasar dan menikmati barbeque night," tuturnya.

Ada satu cerita menarik dari destinasi digital ini. Awalnya, destinasi ini tadinya akan dinamai Pasar Pasir Putih, namun diubah menjadi Pasar Salamoeli Indah atas permintaan masyarakat.

"Kenapa dinamakan Salamoeli? Karena di lokasi pasar tersebut banyak tumbuh pohon Salamuli yang sudah tergolong langka di Maluku," tutupnya.

Juragan Pasar Salamoeli Indah, Marthen Reasoa menambahkan, lokasi pasar sangat strategis, yaitu dekat objek wisata Pantai Natsepa dan Pantai Supapei.

"Setiap akhir pekan, wisatawan mambanjiri kedua lokasi wisata itu. Belum lagi Pasar Salamoeli Indah, yang juga berada di jalur balik dari Pantai Ora Beach. Tidak menutup kemungkinan, pasar ini juga disinggahi wisatawan yang baru kembali dari pulau Seram," papar Marthen.

Ia berharap, Pasar Salamoeli Indah menjadi tempat wisata yang bisa membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat di lokasi tersebut.

"Semoga dengan dibukanya lokasi ini, akan ada lokasi lain yang dibuat di seantero Maluku," pungkasnya.


Bagi Koordinator GenPI Nasional, Mansyur Ebo, Pasar Salamoeli Indah makin menambah warna destinasi digital di Indonesia. Saat ini ada banyak kreasi pasar yang sedang dipersiapkan di seluruh Indonesia, yang berbasis pada atraksi pariwisata, untuk memperkuat daya tarik dan daya saing destinasi.

“Kami selalu menggabungkan alam dan budaya, yang dikombinasi dengan manmade,” ujar Ebo.

Anak muda zaman now tidak mau yang biasa-biasa saja. Semua harus punya cerita, asyik difoto, dan kreatif. Selain itu destinasi digital harus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal.

“Mereka maunya berlama-lama nongkrong, seperti di cafe, asal jaringan telekomunikasinya bagus. Pasar ini diisi oleh masyarakat di sekitar lokasi pasar, sehingga masyarakat juga merasakan manfaat ekonomi dari destinasi digital ini,” ucapnya.

Respons positif diberikan Menteri Pariwisata (Menpar), Arief Yahya atas rencana peluncuran Pasar Salamoeli Indah. Kini Menpar makin antusias, destinasi digital GenPI akan menjadi salah satu destinasi wisata unggulan.

Ia berpesan, GenPI harus selalu inovatif dan selalu fresh dalam menyelenggarakan kegiatan aktivasi komunitas.

"Saya sering menyebutnya 2C, yaitu Creative Value dan Commercial Value. Kreatif dalam mengangkat tema-tema pariwisata di media sosial dari desain, pemilihan kata sampai pembuatan event, dan selanjutnya harus menciptakan nilai komersial yang bermanfaat bagi setiap anggota komunitas maupun masyarakat sekitar," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Health | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:08 WIB

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Sport | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Video | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×