290 Brand Ternama Komitmen Kurangi Produksi Limbah Plastik

Ade Indra Kusuma
ilustrasi merek fashion H&M [shutyterstock]
ilustrasi merek fashion H&M [shutyterstock]

Banyak brand bergabung seperti Danone, Unilever, H&M Group, L'Oreal, Mars, Incorporated, PepsiCo, dan lain-lain.

Suara.com - Komitmen untuk menghilangkan limbah plastik dan polusi pada telah ditandatangani oleh 290 brand dan organisasi yang tergabung. The New Plastics Economy Global Commitment ini secara resmi diresmikan oleh Ellen MacArthur dalam Our Ocean Conference di Bali pada Oktober 2018.

Mengutip Ellen MacArthur Foundation, komitmen ini bertujuan untuk meminimalisir polusi plastik. 

"Kita tahu bahwa membersihkan plastik dari pantai dan lautan adalah hal yang vital, tetapi ini tidak menghentikan gelombang plastik memasuki lautan setiap tahun. Kita perlu bergerak, perlu komitmen global dengan pebisnis, pemerintah dan lainnya di seluruh dunia," seru Ellen.

Diperkirakan pada tahun 2050, akan ada lebih banyak sampah plastik di laut daripada ikan. Industri fashion disinyalir berkontribusi besar dalam polusi sampah plastik.

Penelitian tahun lalu menyebutkan bahwa pakaian melepaskan setengah juta ton mikrofiber ke laut setiap tahun. Volume itu setara dengan 50 miliar botol plastik.

Ada 3 target yang dituju. Pertama, menghilangkan kemasan plastik yang bermasalah atau tidak perlu dan pindahkan dari sekali pakai untuk menggunakan kembali model kemasan, kedua berinovasi untuk memastikan 100% kemasan plastik dapat dengan mudah dan aman digunakan kembali, didaur ulang, atau dibuat kompos pada tahun 2025, dan terakhir meningkatkan sirkulasi plastik yang dihasilkan, dengan meningkatkan jumlah plastik yang digunakan kembali atau didaur ulang dan dibuat menjadi kemasan atau produk baru.

Penandatangan komitmen ini meliputi banyak brand terkenal terkenal. Ada Danone, Unilever, H & M Group, L'Oreal, Mars, Incorporated, PepsiCo, The Coca-Cola Company, Burberry, Stella McCartney,  Inditex, produsen packaging seperti Amcor, produsen plastik Novamont, hingga spesialis manajemen sumber daya Veolia ikut andil dalam komitmen ini.

"Krisis plastik hanya dapat diselesaikan dengan upaya gabungan dari semua pemain kunci dalam sistem. Strategi World Wide Fund for Nature (WWF) dalam plastik adalah untuk mengadvokasi, memperkuat dan mempercepat rangkaian inisiatif yang terhubung untuk perubahan; oleh karena itu kami bekerja sama dengan organisasi-organisasi kunci seperti Yayasan Ellen MacArthur, untuk menyampaikan pesan bersama tentang komitmen bersama perusahaan, masyarakat sipil, pemerintah dan warga negara. Oleh karena itu WWF mengesahkan Komitmen Global The New Plastics Economy karena kami menganggapnya sebagai langkah maju yang penting untuk bergabung dengan upaya bisnis dan pemerintah di seluruh dunia terhadap solusi di seluruh sistem," seru Pavan Sukhdev, Presiden WWF Internasional.

Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS