Ini Terapi Kecantikan yang Bakal Tren di 2019

Ade Indra Kusuma, Firsta Nodia

Sabtu, 10 November 2018 | 19:00 WIB
Ini Terapi Kecantikan yang Bakal Tren di 2019
Event soal kecantikan di "20 Tahun Deby Vinski Berkarya" [Suara.com/Firsta]

Suara.com - Berbicara mengenai perawatan kecantikan memang tak ada habisnya. Setiap tahun selalu hadir tren terkini yang memiliki keunggulan dibandingkan tren perawatan sebelumnya. Disampaikan Professor Anti-aging Medicine, Prof. Dr. Deby Vinski, MScAA, PhD terapi kecantikan yang bakal tren di 2019 mendatang adalah stem cell.

Ya, stem cell atau sel punca memang selama ini disebut-sebut dapat mengatasi penyakit yang berhubungan dengan penuaan. Bahkan tak hanya mencegah penyakit, pada 2019 mendatang Prof Deby mengatakan bahwa sel punca juga bisa diterapkan untuk meningkatkan performa di ranjang baik pada laki-laki maupun perempuan.

"Sel punca untuk laki-laki bisa memperbesar organ penis. Untuk perempuan bisa mengurangi gejala menopause yang ditandai dengan vagina kering sehingga memicu rasa sakit ketika berhubungan seks," ujar Prof Deby di sela-sela '20 Tahun Deby Vinski Berkarya.

Perempuan yang juga menjabat sebagai Presiden World Council of Preventive Medicine (WOCPM) ini menambahkan, terapi sel punca memang bertujuan untuk meregenerasi sel tubuh yang sudah rusak karena usia maupun pengaruh gaya hidup tak sehat.

Kemampuannya dalam memberikan terapi sel punca didapatnya setelah menimba ilmu melanjutkan Program Doktor Stem cell and Peptide di Institute Bioregulator & Gerontology, Saint Petersburg Rusia. Risetnya mengenai stem cell dan peptide untuk memperpanjang telomere dan pengaruh sirtuin gen di Rusia langsung dibimbing oleh penemu peptide bioregulator, Prof. Vladimir Khavinson, MD, PhD.

"Jadi memang sel punca ini multidisiplin. Bisa untuk mengatasi penyakit degeneratif seperti diabetes tapi juga di ranah kecantikan juga bermanfaat dalam meregenerasi sel kita. Proses pemberian sel punca juga sangat individual, setiap pasien pendekatannya istimewa sehingga beda reaksinya juga berbeda," tambah dia.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Ikatan Dokter Indonesia, Dr. Daeng M Faqih, SH, MH mengatakan bahwa ketertinggalan teknologi kedokteran di Indonesia memang harus terus dikejar. Itu sebabnya pihaknya terus mendorong para dokter untuk melakukan riset yang pada gilirannya bisa diterapkan di negeri sendiri.

"Kita mendorong riset yang berkaitan dengan preventif medicine. Ada yang dari anti aging, estetika, regeneratif. Terapi sel punca juga termasuk. Jadi memang IDI mendorong untuk riset sehingga bisa membantu pelayanan yang ada di Indonesia," tambah dia.

Bertepatan dengan ulang tahun Prof. Deby kali ini, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) membuat gebrakan dalam hal ilmu kedokteran Anti-aging, yaitu dengan dibuatnya kesepakan (MOU) dengan WOCPM Indonesia.

baca juga

"Tujuan dari MOU ini adalah untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat anti-aging dunia sehingga berdampak baik pada perekenomian Indonesia itu sendiri," tandas dr Daeng.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Heboh Tren Makan Mukbang Dilarang di Korsel, Apa Itu?

Heboh Tren Makan Mukbang Dilarang di Korsel, Apa Itu?

Lifestyle | Jum'at, 26 Oktober 2018 | 17:03 WIB

Konsumsi Kopi Meningkat karena Tren Hangout Masa Kini

Konsumsi Kopi Meningkat karena Tren Hangout Masa Kini

Lifestyle | Kamis, 18 Oktober 2018 | 20:15 WIB

8 Tren Travelling 2019, yang Mana Gayamu?

8 Tren Travelling 2019, yang Mana Gayamu?

Lifestyle | Kamis, 18 Oktober 2018 | 16:55 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×