Hari Pohon Sedunia, YKRI Sosialisasikan Sejuta Manfaat Tumbuhan

Silfa Humairah Utami

Kamis, 22 November 2018 | 14:50 WIB
Hari Pohon Sedunia, YKRI Sosialisasikan Sejuta Manfaat Tumbuhan
Talkshow Jaga Bhumi memperingati Hari Pohon sedunia, Rabu (22/11/2018).

Suara.com - Ilmu kedokteran cukup berkaitan dengan ilmu herbal, memanfaatkan kekayaan tumbuhan sebagai obat-obatan bukan hanya untuk mengobati tapi juga mencegah, hal itu disampaikan Dokter Lula Kamal selaku narasumber dalam talkshow gerakan Jaga Bhumi II, Rabu (21/11/2018) memperingati Hari Pohon Sedunia.

Bertepatan dengan peringatan Hari Pohon Sedunia pada 21 November pula, Yayasan Kebun Raya Indonesia (YKRI) meluncurkan gerakan Jaga Bhumi periode ke-2, 2018 – 2019.

"Masyarakat Indonesia harus sangat bersyukur hidup di Indonesia dengan kekayaan alam hutan dan tumbuhan yang sangat luas da beragam, di beberapa negara penduduknya bahkan membayar untuk mendapatkan oksigen dari alam, bahkan sulit menemukan hutan alami. Indonesia kaya akan hal tersebut, dan sudah harusnya kita jaga dan lestarikan," katanya.

Sementara itu, Oday Kodariyah, pemenang Sarasehan Kalpataru yang juga menjadi narasumber, menuturkan perjuangannya bertahan hidup dan selamat dari ancaman mematikan penyakit kanker karena mengonsumsi beraneka ragam tumbuhan yang dianjurkan banyak orang. 

Perempuan berumur 64 tahun ini berhasil sembuh dari penyakit kanker servik yang sangat mematikan itu, dengan obat herbal.

"Saya bersama 4 saudara saya terkena penyakit kanker tapi berbeda-beda dalam satu dekade. Keempat saudara saya tidak bisa diselamatkan, hanya saya saja yang bertahan," katanya.

Ia berobat kedokteran 3 tahun tidak berhenti hingga akhirnya tubuh saya menolak obat-obatan dengan membengkak setiap kali disuntik dan minum obat, maka saya dianjurkan seorang dokter untuk mencoba obat herbal hingga saya mencoba segala macam tumbuhan hingga akhirnya memiliki kebun dengan 700 jenis tumbuhan yang baik untuk kesehatan baik untuk mengobati dan mencegah.  

Gerakan Jaga Bhumi mengusung slogan ‘Kembalikan Kejayaan Alam Indonesia’.
Di acara deklarasi Gerakan Jaga Bhumi ini, digelar acara talkshow membedah tentang keanegaragaman kekayaan hayati Indonesia untuk obat herbal, antara lain dengan menghadirkan Ketua II Yayasan Kebun Raya Indonesia Sonny Keraf dan dokter Lula Kamal. Di acara ini pula, Walikota Surabaya Tri Rismaharini menyerahkan donasi Kebun Raya Mangrove 2018.

Michael Sumarijanto, Ketua I YKRI menuturkan YKRI berniat untuk terus mempromosikan kepada masyarakat luas mengenai manfaat tumbuhan dan keberadaan Kebun Raya. "Kebun Raya memiliki sangat banyak potensi yang baik bagi pengelolaan lingkungan hidup di Indonesia," tuturnya.

baca juga

Gerakan Jaga Bhumi pertama kali tercetuskan di tahun 2017 untuk periode 2017– 2018 dan menghasilkan Kebun Raya Mangrove pertama di dunia yang berlokasi di Pantai Timur Surabaya.

Inisiasi gerakan tersebut diresmikan melalui penandatanganan MOU antara Pemerintah Kota Surabaya dengan LIPI.

Gerakan Jaga Bhumi diinisiasi pertama kali oleh YKRI. Misinya untuk menyelamatkan plasma nutfah Indonesia melalui revitalisasi dan peningkatan jumlah kebun raya di Indonesia.

Selain itu, ada juga program Jelajah Bhumi yang berhasil dengan gerakan sepeda jarak 1000 kilometer dengan rute Jakarta ke Surabaya. Bahkan ini juga memberangkatkan program lainnya seperti Car Free Day, Office Visit, Community Visit dan mendekorasi Halte Transjakarta di daerah Tosari, Jakarta.

Jadi banyak sekali kegiatan yang akan dilakukan memperingati Hari Pohon Sedunia yang dilakukan gerakan jaga bhumi ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Setelah Dihajar Bom Atom, Pohon Ginko Masih Kokoh di Hiroshima

Setelah Dihajar Bom Atom, Pohon Ginko Masih Kokoh di Hiroshima

Tekno | Rabu, 08 Agustus 2018 | 06:36 WIB

Tahukah Anda Ini Pohon Tertua di Dunia?

Tahukah Anda Ini Pohon Tertua di Dunia?

Tekno | Minggu, 03 Juni 2018 | 12:39 WIB

Ternyata Ini Tujuan Awal Kebun Raya Didirikan

Ternyata Ini Tujuan Awal Kebun Raya Didirikan

Lifestyle | Rabu, 28 Februari 2018 | 13:08 WIB

Terkini

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 05:00 WIB

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

×