Setelah Dihajar Bom Atom, Pohon Ginko Masih Kokoh di Hiroshima

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Rabu, 08 Agustus 2018 | 06:36 WIB
Setelah Dihajar Bom Atom, Pohon Ginko Masih Kokoh di Hiroshima
Ilustrasi pohon Ginko. [Twitter/@TravelIndustry]

Suara.com - Pada 6 Agustus 1945, sebuah pesawat sekutu menjatuhkan bom atom di Hiroshima, Jepang, membuat bola api berdiameter 1.200 kaki dan menewaskan sekitar 150.000 orang serta meratakan baik lanskap biologis maupun buatan manusia. Hanya sedikit yang tersisa, namun entah bagaimana Pohon Ginko mampu mengatasi salah satu momen paling merusak dalam sejarah manusia.

Dilansir dari Inverse, pohon-pohon itu yang sekarang dijuluki 'pohon-pohon yang dibom' atau Hibakujumoku, masih berada di Hiroshima hingga saat ini. Tetapi hanya ada sekitar 170 Pohon Ginko yang terkenal karena selamat dari ledakan Hiroshima.

Tanaman berbiji dapat dipecah menjadi dua kategori, yaitu angiospermae (biji tertutup) dan gymnospermae (biji terbuka). Pohon Ginko termasuk dalam kategori gymnospermae tetapi membentuk subkelas yang disebut Ginkgoidae.

Ginko yang saat ini berada di Hiroshima adalah satu-satunya anggota subkelas yang tersisa.

Sir Peter Crane, Ph.D., direktur Sekolah Kehutanan dan Studi Lingkungan Yale, mengatakan bahwa ada banyak pohon yang tahan banting dan kemungkinan Ginko adalah salah satunya. Seperti pada tahun 1923, sebuah gempa dahsyat terjadi di selatan Tokyo dengan kekuaan 7,9 dan menyisakan sekitar 10.000 Pohon Ginko.

Namun dalam beberapa bulan, pohon-pohon yang lain mati tetapi Pohon Ginko perlahan mulai tumbuh kembali. Kulit dan lingkaran luar dari pohon-pohon itu telah hangus, tetapi sel-sel hidup di dalamnya masih hidup.

"Orang Jepang mencatat bahwa Pohon Ginko selamat secara tidak proporsional dari pohon lain. Jaringan hidup pohon tidak sepenuhnya rusak oleh api dengan cara yang sama, itulah mengapa mereka tidak rusak oleh bom Hiroshima," jelas Sir Peter Crane.

Saat bom Hiroshima terjadi dan menghanguskan kulit bagian luar Pohon Ginko, ajaibnya organisasi ekstrem dari jaringan selnya menciptakan kompartemen yang kebal terhadap kehancuran. Di bagian luarnya adalah kulit kayu, sel yang keras dan mati.

Di dalamnya terdapat floem yang lebih lembut, yang membawa gula untuk memberi makan sel-sel lain. Kemudian muncul xilem, lapisan pohon penghasil kayu. Dan yang paling dekat ke inti adalah kambium, yang disebut Crane sebagai 'silinder sel hidup'.

baca juga

Silinder sel hidup itulah yang mampu bertahan hidup pascaledakan. Pohon-pohon Ginko yang saat ini ditandai di Hiroshima, semuanya tumbuh dalam jarak sekitar 2.200 meter dari pusat ledakan. Pohon-pohon itu terkena radiasi dalam jumlah besar tetapi setelah terpapar, pohon-pohon itu tetap bertahan hidup.

Pada musim semi, Pohon Ginko akan mekar kembali dan terus seperti itu pada setiap musim semi di tahun-tahun berikutnya. Setiap pohon memiliki nama dan ditandai dengan sebuah plakat.

Pohon Ginko di Hiroshima sekarang menjadi peringatan alami, pengingat bahwa evolusi telah melengkapi kehidupan untuk bertahan hidup bahkan dengan bencana terbesar yang dilakukan oleh manusia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Siswa Jepang Gunakan VR untuk Rekonstruksi Bom Hiroshima

Siswa Jepang Gunakan VR untuk Rekonstruksi Bom Hiroshima

Tekno | Selasa, 07 Agustus 2018 | 20:30 WIB

Ingin Kulit Bersinar? Psst ... Begini Rahasia Kuno dari Jepang

Ingin Kulit Bersinar? Psst ... Begini Rahasia Kuno dari Jepang

Health | Selasa, 31 Juli 2018 | 21:00 WIB

Mumi Biksu di Jepang, Ini Proses Ritualnya yang Mengerikan!

Mumi Biksu di Jepang, Ini Proses Ritualnya yang Mengerikan!

Lifestyle | Selasa, 31 Juli 2018 | 20:00 WIB

Orang Jepang Ramai-ramai Memasak di Atas Mobil, Tren Baru?

Orang Jepang Ramai-ramai Memasak di Atas Mobil, Tren Baru?

Lifestyle | Senin, 30 Juli 2018 | 02:40 WIB

Wow! Jepang Punya Masjid Berjalan

Wow! Jepang Punya Masjid Berjalan

Otomotif | Minggu, 29 Juli 2018 | 20:29 WIB

Cuaca Panas Menewaskan 80 Orang di Jepang

Cuaca Panas Menewaskan 80 Orang di Jepang

News | Rabu, 25 Juli 2018 | 03:00 WIB

Terkini

Sungai Batanghari Jambi Surut Akibat Kemarau, Ramai Diobok-obok Pemburu Benda Antik

Sungai Batanghari Jambi Surut Akibat Kemarau, Ramai Diobok-obok Pemburu Benda Antik

News | Rabu, 23 September 2026 | 13:39 WIB

Bedah RUU Perampasan Aset, IMC Sebut 'Kekayaan Tak Wajar' Sudah Diatur di LHKPN

Bedah RUU Perampasan Aset, IMC Sebut 'Kekayaan Tak Wajar' Sudah Diatur di LHKPN

News | Rabu, 23 September 2026 | 13:37 WIB

Donald Trump Terima Kasih ke Indonesia: Telah Berkomitmen Bantu Menstabilkan Jalur Gaza

Donald Trump Terima Kasih ke Indonesia: Telah Berkomitmen Bantu Menstabilkan Jalur Gaza

News | Rabu, 23 September 2026 | 13:33 WIB

Warga Makassar-Gowa Bernapas Lega! Proyek Jalan Aroepala Selesai, Segera Dibuka Penuh

Warga Makassar-Gowa Bernapas Lega! Proyek Jalan Aroepala Selesai, Segera Dibuka Penuh

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 13:31 WIB

Waspada Cuci Uang Bermodus Aset Digital, IMC Usul Judol Masuk RUU Perampasan Aset

Waspada Cuci Uang Bermodus Aset Digital, IMC Usul Judol Masuk RUU Perampasan Aset

News | Rabu, 23 September 2026 | 13:30 WIB

5 Masker Wajah Mengandung Bengkoang untuk Memutihkan Kulit

5 Masker Wajah Mengandung Bengkoang untuk Memutihkan Kulit

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 13:30 WIB

Grow Wild, My Child: Saat Alam Menjadi Ruang Kelas Terbaik Anak

Grow Wild, My Child: Saat Alam Menjadi Ruang Kelas Terbaik Anak

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 13:30 WIB

Gus Ipul Tempuh Jalur Hukum, Tiga Orang Disiapkan untuk Disomasi soal Muktamar NU

Gus Ipul Tempuh Jalur Hukum, Tiga Orang Disiapkan untuk Disomasi soal Muktamar NU

Jakarta | Rabu, 23 September 2026 | 13:28 WIB

Revisi RKAB Disetujui, UNTR Optimistis Kinerja Meningkat di Semester II 2026

Revisi RKAB Disetujui, UNTR Optimistis Kinerja Meningkat di Semester II 2026

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 13:27 WIB

Dubbing Tak Lagi Bikin Aneh, AI Kini Bisa Sinkronkan Gerak Mulut Aktor

Dubbing Tak Lagi Bikin Aneh, AI Kini Bisa Sinkronkan Gerak Mulut Aktor

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 13:26 WIB

×