Banyak Fotografer Tak Tahu Arti Fesyen yang Sesungguhnya ?

Senin, 26 November 2018 | 22:00 WIB
Banyak Fotografer Tak Tahu Arti Fesyen yang Sesungguhnya ?
Kencan Rasa, komunitas yang membangun pola komunikasi [Suara.com/Risna Halidi].

Suara.com - Saat datang ke acara-acara pekan mode, Anda akan melihat banyak fotografer berlalu-lalang menenteng kamera besar-besar.

Mereka adalah kelompok yang masuk ke area peragaan paling pertama dan keluar paling akhir. Tugasnya hanya satu, mendapatkan foto sebaik dan sedramatis mungkin dari peragaan busana yang baru saja dihelat.

Bukan hanya saat perhelatan pekan mode atau peragaan busana tunggal, fotografer juga memiliki andil besar dalam tren fesyen dunia. Karyanya dilihat dan menjadi inspirasi lewat lembar-lembar editorial di majalah atau laman tentang mode. Saking krusialnya, beberapa fotografer mengkhususkan diri hanya pada genre fotografi fesyen.

Lalu bagaimana dengan perkembangan fotografi fesyen di Indonesia?

Menurut Tentry Yudvi, seorang fashion stylish yang lama bekerja di sebuah tabloid Nasional, masih banyak fotografer Tanah Air yang belum tahu arti fesyen itu sendiri.

Bersama-sama mengolah rasa untuk foto fesyen dalam Kencan Rasa  [Suara.com/Risna Halidi]
Bersama-sama mengolah rasa untuk foto fesyen dalam Kencan Rasa [Suara.com/Risna Halidi]

"Banyak dari mereka tahunya fesyen itu ya sekadar baju dan tidak memahami brand image si desainer atau media yang memuat hasil rancangannya," kata Tentry Yudvi saat ditemui Suara.com dalam workshop 'Creative Fashion Through Your Lense' by Sigma dan Bursa Kamera Profesional di kawasan Jakarta Pusat, Minggu(25/11/2018).

Senada dengan Tentry Yudvi, founder Kencan Rasa, sebuah komunitas fotografi, bernama Agung Nugie juga mengatakan bahwa masih ada beberapa fotografer yang kedapatan mengeluh tentang fisik model atau pakaian yang dikenakannya.

"Padahal fesyen itu bukan tentang itu (tampilan fisik) akan tetapi tentang kebebasan berekspresi. Bagaimana kita (fotografer) mengolah rasa subjek yang akan difoto," tambah Agung Nugie.

Untuk itu, Agung Nugie bersama dua rekannya yang lain membuat sebuah komunitas yang diberi nama Kencan Rasa. Komunitas fotografi ini bukan hanya tempat kumpul untuk belajar teknik fotografi, akan tetapi pola komunikasi serta bagaimana cara menjual karya foto yang dihasilkan.

Baca Juga: Gianluca Vialli Ungkap Perjuangan Dirinya Melawan Kanker

"Misal untuk teman-teman fotografer yang lebih sering hunting foto, mereka akan kesulitan mendirect sekitar. Sementara untuk fesyen fotografi, fotografer perlu mendirect model atau fesyen stylist. Fotografer juga harus bisa menerjemahkan keinginan klien," tambah Agung Nugie.

Ia menambahkan, kalau teknik fotografi mudah dipelajari akan tetapi komunikasi, mesti belajar lebih dalam lagi.  Bagaimana, Anda setuju?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI