Bukan Lagi Kuat Fisik, Ini Pendapat Lelaki Milenial Tentang Arti Maskulin

Ade Indra Kusuma, Vessy Dwirika Frizona

Selasa, 04 Desember 2018 | 20:00 WIB
Bukan Lagi Kuat Fisik, Ini Pendapat Lelaki Milenial Tentang Arti Maskulin
Ilustrasi lelaki sixpack [shutterstock]

Suara.com - Tak bisa dipungkiri secara tradisional kata maskulin selalu identik diartikan dengan hal-hal berbau fisik dan ketahanan mental yang wajib dimiliki laki-laki.

Misalnya, laki-laki tidak boleh menangis, harus mandiri, memiliki daya saing tinggi, secara fisik harus kuat, tidak boleh lemah, apalagi mengeluh.

Namun, belakangan ini pandangan semacam itu sudah dipatahkan dan tidak dipakai lagi oleh laki-laki milenial. Berdasarkan hasil studi, laki-laki generasi milenial memiliki pendapat baru yang lebih dekat dengan realita tentang makna maskulin yang sebenarnya.                                                                                               

Seperti dilansir Dailymail, Selasa (4/12/2018) lewat sebuah studi yang melibatkan 630 lelaki berusia 15 hingga 29, lelaki milenial berpendapat ciri-ciri maskulin secara tradisional yang identik dengan kekuatan fisik dan mental dianggap kurang penting.

Sebaliknya, ciri-ciri dan makna maskulin untuk saat ini yang paling relevan adalah lelaki harus bisa bersikap terbuka, empati, hidup sehat, murah hati, dan sifat-sifat terpuji lainnya.

Survei memang hanya mencakup lelaki Kanada, yang memiliki reputasi sopan santun dan sadar sosial, tetapi para peneliti mengatakan bahwa tampaknya ada pergeseran generasi umum dalam nilai-nilai kemaskulinan.

Studi yang diterbitkan dalam Psychology of Men & Masculinity itu tidak hanya menilai bagaimana pendapat lelaki milenial tentang makna maskulin saja, tetapi juga ingin menelusuri lebih jauh tentang dampaknya bagi kesehatan.

Nick Black, managing partner di Intentions Consulting, yang turut menulis makalah bersama University of British Columbia mengatakan, secara tradisional, lelaki selalu dianggap memiliki harapan hidup lebih pendek daripada perempuan. Sebabnya adalah karena mereka lebih diprioritaskan terlibat pekerjaan yang banyak melibatkan fisik. Selain itu secara mental mereka dipaksa untuk bertahan dalam keadaan sesulit apa pun tanpa boleh mengeluh. Akibatnya, kesehatan laki-laki menjadi lebih rentan.

Berdasarkan survei tersebut peneliti menemukan bahwa nilai terpenting bagi laki-laki adalah membantu orang lain. Sebanyak 91 responden mengatakan bahwa itu adalah yang seharusnya dilakukan.

baca juga

Ciri terpenting kedua adalah keterbukaan (menurut 88 persen laki-laki), seterusnya adalah kecerdasan (87 persen) dan kesehatan (86,5 persen)

"Kami cukup terkejut, terutama ketika menyangkut keterbukaan dan kesehatan,” kata Black.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Di Balik Foto Terbaik di Instagram, Ini Realitanya

Di Balik Foto Terbaik di Instagram, Ini Realitanya

Tekno | Jum'at, 30 November 2018 | 20:00 WIB

Gaet Milenial, Pengembang Ini Tawarkan Promo Akhir Tahun Tanpa DP

Gaet Milenial, Pengembang Ini Tawarkan Promo Akhir Tahun Tanpa DP

Bisnis | Rabu, 28 November 2018 | 17:06 WIB

Bolehkah Ajari Anak Lelaki Memasak? Ini Kata Psikolog

Bolehkah Ajari Anak Lelaki Memasak? Ini Kata Psikolog

Health | Selasa, 27 November 2018 | 19:25 WIB

Terkini

Bisnis Danareksa Berubah, Jadi Pengelola Kawasan Industri

Bisnis Danareksa Berubah, Jadi Pengelola Kawasan Industri

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:46 WIB

Review Film Dokumenter NAZA: Ketika Nyawa Manusia Diringkas Menjadi Angka!

Review Film Dokumenter NAZA: Ketika Nyawa Manusia Diringkas Menjadi Angka!

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:45 WIB

Jakpro Siapkan Pembibitan Rumput Khusus untuk Percepat Perbaikan Lapangan JIS

Jakpro Siapkan Pembibitan Rumput Khusus untuk Percepat Perbaikan Lapangan JIS

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:44 WIB

Baru 5 Bulan Kenal Motor, Fiandra Reja Sikat P4 Klasemen Junior GP-0 160cc

Baru 5 Bulan Kenal Motor, Fiandra Reja Sikat P4 Klasemen Junior GP-0 160cc

Sport | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:44 WIB

Viral Kuburan Dibongkar Paksa di Bekasi, Buntut Saling Ejek Hasil Pilkades

Viral Kuburan Dibongkar Paksa di Bekasi, Buntut Saling Ejek Hasil Pilkades

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:43 WIB

5 Jenis Parfum yang Wanginya Makin Enak Dipakai saat Musim Hujan

5 Jenis Parfum yang Wanginya Makin Enak Dipakai saat Musim Hujan

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:42 WIB

Cara Menghilangkan Jamur di Lemari Pakaian Lembab Sampai ke Akarnya

Cara Menghilangkan Jamur di Lemari Pakaian Lembab Sampai ke Akarnya

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:42 WIB

Resmob Polda Sumbar Ungkap Dugaan Pencurian Alat Pendeteksi Banjir di Padang, Satu Orang Ditangkap

Resmob Polda Sumbar Ungkap Dugaan Pencurian Alat Pendeteksi Banjir di Padang, Satu Orang Ditangkap

Sumbar | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:41 WIB

Benarkah Maskulinitas Hambat Laki-Laki Bekerja di Sektor Ramah Lingkungan?

Benarkah Maskulinitas Hambat Laki-Laki Bekerja di Sektor Ramah Lingkungan?

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Apakah Peserta BPJS Mandiri Kelas 3 Bisa Langsung Naik Kelas Perawatan ke VIP saat Rawat Inap?

Apakah Peserta BPJS Mandiri Kelas 3 Bisa Langsung Naik Kelas Perawatan ke VIP saat Rawat Inap?

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:35 WIB

×