Berikut 5 Mahasiswa Politeknik Terpilih di Kompetisi #CiptaKepastian

Ade Indra Kusuma Suara.Com
Rabu, 05 Desember 2018 | 14:37 WIB
Berikut 5 Mahasiswa Politeknik Terpilih di Kompetisi #CiptaKepastian
Presentasi Niko Setiawan di Ajang Kompetisi #CiptaKepastian [press release]

Suara.com - Melalui Polytechnic Education Development Project (PEDP), kualitas dunia pendidikan politeknik terus berbenah salah satunya melalui program Kompetisi Inovasi #CiptaKepastian antar mahasiswa Politeknik di seluruh Indonesia yang berbasis online melalui media sosial.

Kompetisi ini menggugah mahasiswa-mahasiswi politeknik untuk mempromosikan inovasi yang telah atau akan mereka ciptakan, berbagi praktik baik, serta kisah sukses. Kompetisi ini menjadi ‘jendela’ untuk mempromosikan produk dan jasa yang diciptakan oleh mahasiswa politeknik.

Dewan Juri yang terdiri dari Direktur Pembelajaran dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian RIset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Dr. Ir. Paristiyanti Nurwardani, MP, Wakil Direktur PEDP Jaswadi DBA, Ak, CPA, Direktur Politeknik Banyuwangi Dr. Eng. Son Kuswadi dan Co-Founder Cubeacon Tiyo Avianto, hari ini mengumumkan 5 grand finalists dan inovasi terbaik dalam kesempatan Polytexpo 2018, International Seminar and Polytechnic Exhibition di Politeknik Negeri Malang.

Masing-masing sesuai peraihan skor adalah:

1. Niko Setiawan (Mahasiswa Politeknik Caltex Riau) dengan karya “Electrical Distribution Disturbance Notification (ED2N)”, 

2. Alfiansyah Ramadlan (Mahasiswa Politeknik Elektronika Negeri Surabaya) dengan karya “Garbage Transporters in Rivers with Renewable Energy”

Salah satu pemenang lomba Kompetisi #CiptaKepastian [press release]
Putri Ramadhani, salah satu pemenang lomba Kompetisi #CiptaKepastian [press release]

3. Putri Ramadhani (Mahasiswi Politeknik Negeri Padang) dengan karya “Alat Penumbuk Emping Melinjo Menggunakan Motor Penggerak”,

4. Antony Dermawan (Mahasiswa Politeknik Caltex Riau) dengan karya “Robot Transformer (Laba-Laba Delapan Kaki menjadi Silinder)”

5. Ahmad Muammar Habibi (Mahasiswa Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya) dengan karya “WAKEMEUP: Alat Keselamatan Pengendara dari Kondisi Lelah  dengan Dilengkapi Multi-Level Safety Berbasis Pengolahan Citra dan Kecerdasan Buatan”

Baca Juga: Sukses Juara Liga 2 2018, Para Pemain PSS Sleman Cukur Rambut

Direktur Pembelajaran dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian RIset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Paristiyanti Nurwardani sangat mengapresiasi kegiatan ini.

“Budaya kompetisi positif antar mahasiswa Politeknik di seluruh Indonesia perlu terus ditingkatkan. Selain itu, kemampuan mereka untuk memasarkan inovasi produk dan jasa perlu terus diasah. Sudah sepantasnya mahasiswa Politeknik disediakan platform untuk mendemonstrasikan kapabilitas mereka, untuk membuka mata para pelaku industri dan dunia usaha. Kompetisi ini juga diharapkan dapat mendekatkan publik dengan dunia pendidikan politeknik,” serunya dalam siaran pers yang diterima Suara.com (12/5/2018).

Kompetisi yang dbuka sejak tanggal 1 Oktober-16 November 2018 ini diikuti oleh total sebanyak 47 karya. Peserta kompetisi mendaftarkan lebih dari satu karya inovasi mereka, baik berbentuk produk maupun jasa, yang diciptakan dalam kurun waktu dua tahun terakhir. Inovasi bisa merupakan gagasan orisinil atau pengembangan atau modifikasi dari inovasi yang telah diciptakan sebelumnya, asalkan inovasi tersebut memiliki manfaat ekonomi dan sosial. Inovasi yang telah diproduksi serta diaplikasikan dalam skala tertentu lebih disukai oleh Dewan Juri.

“Selain mendaftarkan karya inovasinya, peserta kompetisi juga diharapkan aktif mempromosikan inovasi mereka,” ujar  Co-Founder Cubeacon Tiyo Avianto.

 “Kami mendorong agar platform digital sosial media yang saat ini begitu lekat dengan kehidupan generasi muda, bisa dimanfaatkan dengan jeli oleh para peserta untuk mempromosikan inovasi yang mereka ciptakan,” lanjutnya.

Kompetisi ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa-mahasiswi politeknik untuk menunjukkan bukti bahwa kiprah dan keluaran pendidikan mereka bersifat PASTI (Profesional, Aplikatif, Siap Kerja, Tepat Waktu dan Inovatif). Selain itu diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa-mahasiswi di luar institusi politeknik, siswa-siswi SMA, SMK dan MA, akan kapabilitas dan kualitas mahasiswa politeknik, serta dapat menciptakan gairah dan minat publik umum untuk memahami pendidikan politeknik dengan lebih baik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI