Amanda Septevani, Teliti Limbah Biomassa Jadi Layar Perangkat Elektronik

Ririn Indriani, Risna Halidi

Senin, 17 Desember 2018 | 10:00 WIB
Amanda Septevani, Teliti Limbah Biomassa Jadi Layar Perangkat Elektronik
Peneliti LIPI, Athanasia Amanda Septevani, yang meneliti limbah biomassa untuk dijadikan layar perangkat elektronik. (Foto: Dok. L'Oreal UNESCO Women in Science 2018)

Suara.com - Athanasia Amanda Septevani merupakan salah satu peneliti perempuan yang punya mimpi Indonesia memiliki kemandirian teknologi. Mimpinya itu berusaha dia wujudkan melalui penelitian nanopaper berbasis biomassa serat manoselulosa alami.

Penelitiannya ini dilakukan Amanda Septevani, karena nanopaper berbasis biomassa serat manoselulosa alami dapat dijadikan layar atau display pada perangkat elektronik masa depan.

Sekadar diketahui, perempuan yang akrab disapa Amanda tersebut memang telah memiliki banyak pengalaman dalam riset dan menulis jurnal ilmiah, misalnya, riset di Oregon State
University, Amerika Serikat, mengenai “Atomic Layer Disposition of Cellulose Nanocrystals Aerogel”.

Selain itu, Amanda Septevani juga pernah melakukan penelitian di Australian Institute for Bioengineering and
Nanotechnology – The University of Queensland, mengenai “Sustainable Rigid Polyurethane Foam Incorporating Natural Oil Polyol and Nanocellulose”.

Kali ini, Amanda kembali memanfaatkan nanoteknologi dan berencana mengubah limbah biomassa yang berlimpah dan belum
dimanfaatkan secara optimal di Indonesia untuk direkayasa menjadi produk teknologi yang mutakhir, yaitu berupa layar atau display perangkat elektronik pada telepon genggam, monitor dan TV.

"Penelitian saya bertujuan mengembangkan nanopaper yang berfungsi sebagai layar elektronik berbasis selulosa dari limbah biomassa," ujar Peneliti LIPI tersebut dalam acara Women in Science Loreal beberapa waktu lalu.

Amnda Septevani juga menambahkan, saat ini layar pada perangkat elektronik merupakan komponen termahal yang masih didominasi oleh produk asing.

Hal tersebut membuat penelitian yang Amanda Septevani inisiasi berpotensi menjadi pendorong daya saing untuk meningkatkan nilai ekonomi dari kekayaan biomassa Indonesia, serta mewujudkan kemandirian teknologi inovasi nasional.

Hasil penelitian tersebut diharapkan dapat menjawab tantangan keterbatasan teknologi layar yang saat ini bahannya kaku, mudah retak saat terjatuh, dan berasal dari sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui menjadi kuat, fleksibel dan keberlanjutan dalam mendukung teknologi layar masa depan.

baca juga

Amanda Septevani bukanlah orang baru di dunia penelitian. Pada 2010, ia bergabung dalam kelompok Kimia Polimer, Pusat Penelitian LIPI.

Dan pada 2013, Amanda Septevani mendapat beasiswa dari Australia Awards untuk kemudian melanjutkan pendidikan Master of Philosophy di The University of Queensland, Australia.

Saat pertengahan pendidikan S2-nya, Amanda Septevani berhasil naik tingkat dari Master program menjadi PhD program. Pendidikan tersebut ia tempuh setelah melewati proses seleksi yang ketat dari berbagai pihak, seperti Australia Awards, LIPI, DFAT Jakarta dan The University of Queensland.

Pada pertengahan 2017, Amanda Septevani berhasil meraih gelar Doctor of Philosophy di bidang material science.

Setelah menyelesaikan studinya, Amanda Septevani kembali ke LIPI dan melanjutkan penelitian yang telah didalami di Australia dan berusaha mengaplikasikannya di Indonesia.

Itulah kisah inspiratif Amanda septevani yang berupaya melakukan terobosan yang inovatif dengan memanfaatkan limbah biomassa menjadi layar pada perangkat elektronik masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DAN Indonesia Jadikan Maya Watono CEO Perempuan Pertama di Dunia Periklanan

DAN Indonesia Jadikan Maya Watono CEO Perempuan Pertama di Dunia Periklanan

Lifestyle | Kamis, 13 Desember 2018 | 17:20 WIB

Putri Habibie, Cucu BJ Habibie yang Jadi Guru Masak Selebriti

Putri Habibie, Cucu BJ Habibie yang Jadi Guru Masak Selebriti

Lifestyle | Senin, 03 Desember 2018 | 09:00 WIB

Korri El Khobar, Optimis Temukan Cara Deteksi Dini Kanker Hati

Korri El Khobar, Optimis Temukan Cara Deteksi Dini Kanker Hati

Lifestyle | Senin, 26 November 2018 | 10:10 WIB

Terkini

John Herdman Dibuat Pusing Jelang Timnas Indonesia vs Timor Leste di Piala AFF 2026, Kenapa?

John Herdman Dibuat Pusing Jelang Timnas Indonesia vs Timor Leste di Piala AFF 2026, Kenapa?

Bola | Rabu, 29 Juli 2026 | 10:33 WIB

4 Rekomendasi Smartwatch Xiaomi Termurah, Fitur Canggih dan Baterai Super Awet

4 Rekomendasi Smartwatch Xiaomi Termurah, Fitur Canggih dan Baterai Super Awet

Tekno | Rabu, 29 Juli 2026 | 10:33 WIB

Nyesek! Fabio Quartararo Ternyata Bukan Pilihan Utama Honda untuk Direkrut

Nyesek! Fabio Quartararo Ternyata Bukan Pilihan Utama Honda untuk Direkrut

Your Say | Rabu, 29 Juli 2026 | 10:31 WIB

Review Thunderbolts: Ketika Antihero Marvel Menghadapi Masa Lalu Kelam

Review Thunderbolts: Ketika Antihero Marvel Menghadapi Masa Lalu Kelam

Your Say | Rabu, 29 Juli 2026 | 10:31 WIB

Bertemu Prabowo, Bahlil Buka-bukaan Ribuan Desa Belum Nikmati Listrik

Bertemu Prabowo, Bahlil Buka-bukaan Ribuan Desa Belum Nikmati Listrik

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 10:23 WIB

KBRI Jepang Ungkap Kondisi WNI Pasca Gempa Besar Kumamoto

KBRI Jepang Ungkap Kondisi WNI Pasca Gempa Besar Kumamoto

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 10:22 WIB

Hati Bukan Sengketa: Strategi PN Batam Utus Mediator Perempuan Tekan Kasus Perceraian

Hati Bukan Sengketa: Strategi PN Batam Utus Mediator Perempuan Tekan Kasus Perceraian

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 10:22 WIB

Serum G2G untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 3 Rekomendasi Terbaiknya Sesuai Review

Serum G2G untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 3 Rekomendasi Terbaiknya Sesuai Review

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 10:21 WIB

Jangan Gagal Paham! Putusan MK Soal Kuota Hangus Bukan Berarti Semua Paket Abadi, Ini Penjelasannya

Jangan Gagal Paham! Putusan MK Soal Kuota Hangus Bukan Berarti Semua Paket Abadi, Ini Penjelasannya

Tekno | Rabu, 29 Juli 2026 | 10:17 WIB

Perang Makin Panas! Amerika Kerahkan 20 Kapal Tempur Perketat Blokade Selat Hormuz Iran

Perang Makin Panas! Amerika Kerahkan 20 Kapal Tempur Perketat Blokade Selat Hormuz Iran

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 10:10 WIB

×