Merek Fesyen Premium Kena Semprot Karena Dugaan Rasis

Vania Rossa, Risna Halidi

Senin, 24 Desember 2018 | 15:08 WIB
Merek Fesyen Premium Kena Semprot Karena Dugaan Rasis
Tas merek Prada. (Shutterstock)

Suara.com - Komisi Hak Asasi Manusia di New York City, Amerika Serikat, tengah menyelidiki laporan tentang adanya tindakan rasis yang dilakukan merek fesyen premium, Prada.

Dugaan rasis tersebut menyeruak setelah Prada merilis gantungan kunci yang diberi nama "Pradamalia" dan pernak-pernik lainnya dengan tampilan karakter orang kulit hitam dan bibir merah besar beberapa minggu lalu.

Menurut salah satu warga New York, Chinyere Ezie, gantungan kunci tersebut mirip dengan Sambo, karakter rasis yang dibuat pada abad ke 19 lalu dan dianggap sebagai bentuk ejekan kepada ras Afrika.

Dugaan rasis yang dilakukan merek Prada. (NYPost)
Dugaan rasis yang dilakukan merek Prada. (NYPost)

"Ketika saya bertanya kepada seorang karyawan Prada apakah mereka tahu bahwa mereka telah menempel gambar wajah kulit hitam di seluruh toko mereka, mereka terus terang dan yang mengejutkan saya diberitahu bahwa ada seorang karyawan kulit hitam yang mengeluh tentang muka hitam di Prada, tetapi dia sudah tidak bekerja di sana lagi," Ezie menulis.

Dilansir dari NY Post, asisten Komisaris Komisi NYC untuk Hak Asasi Manusia, Sapna V. Raj, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa tindakan tersebut sangat mengerikan mengingat barang dagangan bernuansa rasis secara terang-terangan dijual oleh Prada.

"Warga New York kulit hitam menghadapi diskriminasi setiap hari. Melihat citra rasis dengan begitu jelas dipajang di depan toko pengecer mewah internasional sangat mengerikan dan tidak ditoleransi di kota kami," kata Raj.

Setelah kemarahan semakin menyebar secara online, Prada akhirnya merilis sebuah pernyataan pada Jumat lalu dan mengatakan bahwa mereka akan menarik seluruh barang dagangannya.

Kota New York juga memerintahkan agar rumah mode Italia tersebut untuk memberikan pelatihan Hukum Hak Asasi Manusia kepada seluruh karyawan, eksekutif, dan kontraktor independennya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Diperlakukan Rasis, Lelaki Ini Diusir dari Antrean Kelas Bisnis di Inggris

Diperlakukan Rasis, Lelaki Ini Diusir dari Antrean Kelas Bisnis di Inggris

Lifestyle | Jum'at, 21 Desember 2018 | 06:50 WIB

Hina Agama dan Ras, Ulah Wanita Teriaki Penumpang di Kereta Bikin Emosi

Hina Agama dan Ras, Ulah Wanita Teriaki Penumpang di Kereta Bikin Emosi

Lifestyle | Jum'at, 14 Desember 2018 | 21:10 WIB

Parah, Brooklyn Beckham Dituduh Rasis Karena Foto Ini

Parah, Brooklyn Beckham Dituduh Rasis Karena Foto Ini

Lifestyle | Selasa, 06 November 2018 | 20:30 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×