Diet Pegan Diprediksi Akan Booming di 2019

Vania Rossa, Firsta Nodia

Selasa, 25 Desember 2018 | 07:05 WIB
Diet Pegan Diprediksi Akan Booming di 2019
Ilustrasi diet pegan, memperbanyak buah dan sayuran. (shutterstock)

Suara.com - Pernah mendengar diet pegan? Jenis diet ini dianggap sebagai salah satu tren diet yang akan booming di tahun mendatang. Diet yang pertama kali dikenalkan oleh Dr. Mark Hyman ini menggabungkan prinsip-prinsip utama dari diet paleo dan pola makan vegan, sehingga ketika digabung menjadi istilah pegan.

Diet paleo sendiri merujuk pada kebiasaan makan banyak buah-buahan, makanan laut, kacang-kacangan, dan daging tanpa lemak. Pada dasarnya, diet ini adalah menghindari makanan olahan.

Sementara diet vegan, menghindari produk hewani termasuk turunannya. Keduanya mungkin tampak tidak sejalan. Namun diet ini ternyata banyak dicari orang di Pinterest maupun situs pencarian lainnya. Itu sebabnya, Pinterest memprediksi diet ini akan populer di tahun mendatang.

"Para pengikut diet pegan harus menghindari susu, biji-bijian, dan kacang-kacangan," ujar Chloe Hall, ahli gizi di Dorset Healthcare University NHS Foundation Trust, seperti dilansir dari Huffington Post.

Ia menambahkan, pelaku diet pegan akan mengonsumsi lebih banyak buah dan sayuran, bahkan jumlahnya sekitar 75 persen dari asupan harian. Diet ini juga menekankan Anda untuk mengonsumsi lemak dari kacang-kacangan dan biji-bijian.

Tidak seperti pelaku diet vegan murni, diet pegan tetap diperbolehkan mengonsumsi telur, ikan berminyak, dan daging, namun tetap harus memperhatikan produk berkelanjutan seperti hanya hewan yang diberi makan rumput.

Satu porsi makanan dalam diet pegan harus terdiri dari 75 persen tanaman dan 25 persen protein hewani organik. Adapun jenis makanan yang harus dihindari terdiri dari produk susu, makanan olahan, gula industri, gluten, dan minyak olahan.

Dominika Piasecka, juru bicara dari Masyarakat Vegan, merasa senang melihat lebih banyak orang yang mencoba makanan vegan melalui diet pegan. Menurut dia, melakoni diet pegan bisa menjadi permulaan bagi orang untuk beralih ke diet vegan murni.

Jadi, apakah diet pegan itu sehat? Ahli gizi Hall mengatakan bahwa mendorong orang untuk mengonsumsi banyak buah dan sayuran bukanlah hal yang buruk karena dapat membantu mencegah kanker, dan kandungan seratnya bagus untuk menjaga usus tetap sehat.

baca juga

"Kandungannya yang rendah kalori juga dapat membantu menjaga berat badan yang sehat," tambah Hall.

Namun, ia menambahkan bahwa mengurangi makanan yang bermanfaat bagi kita seperti susu adalah sisi negatif dari diet ini. Pasalnya, menurut dia, susu adalah sumber kalsium yang bagus untuk menjaga tulang tetap sehat.

"Saya pikir menghindari beberapa kelompok makanan dapat menyebabkan kekurangan nutrisi jika tidak direncanakan dengan baik," imbuh dia.

Bagaimana, tertarik menjalani diet pegan pada 2019 mendatang?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Diet Bisa Merusak Kulit, Ini 4 Alasannya

Diet Bisa Merusak Kulit, Ini 4 Alasannya

Lifestyle | Sabtu, 22 Desember 2018 | 20:30 WIB

Impor Alkohol, Besi dan Sayuran Jadi Penyumbang Defisit Neraca Perdagangan

Impor Alkohol, Besi dan Sayuran Jadi Penyumbang Defisit Neraca Perdagangan

Bisnis | Senin, 17 Desember 2018 | 14:30 WIB

Deretan Diet Paling Populer Sepanjang 2018

Deretan Diet Paling Populer Sepanjang 2018

Health | Minggu, 16 Desember 2018 | 19:30 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Main Gadget, Begini Cara Teknologi Bisa Jadi Media Belajar Anak

Bukan Sekadar Main Gadget, Begini Cara Teknologi Bisa Jadi Media Belajar Anak

Lifestyle | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 12:42 WIB

Suahasil Rombak Lagi Pejabat Kemenkeu, Ada Dirjen hingga Staf Ahli

Suahasil Rombak Lagi Pejabat Kemenkeu, Ada Dirjen hingga Staf Ahli

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 12:41 WIB

Prabowo Sering Dapat Laporan Ekonomi RI Baik-baik Saja, Purbaya: Pejabat Lapor Asal Bapak Senang

Prabowo Sering Dapat Laporan Ekonomi RI Baik-baik Saja, Purbaya: Pejabat Lapor Asal Bapak Senang

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 12:39 WIB

Dua Anggota DPRD Pekanbaru Ribut Saling Cekik di Bandara Soetta, Polisi Kantongi Bukti CCTV

Dua Anggota DPRD Pekanbaru Ribut Saling Cekik di Bandara Soetta, Polisi Kantongi Bukti CCTV

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 12:31 WIB

LEPAS Pamerkan Fitur Parkir Otomatis dan Daya Listrik V2L di Tiongkok

LEPAS Pamerkan Fitur Parkir Otomatis dan Daya Listrik V2L di Tiongkok

Otomotif | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 12:27 WIB

Arema FC Resmi Pecat Marcos Santos usai Dibantai Persija Jakarta

Arema FC Resmi Pecat Marcos Santos usai Dibantai Persija Jakarta

Bola | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 12:25 WIB

Catat Tanggalnya! NCT Dream Bagikan Jadwal Teaser Album Dream After Dream

Catat Tanggalnya! NCT Dream Bagikan Jadwal Teaser Album Dream After Dream

Your Say | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Pramono Gelisah Polusi Udara Belum Lenyap Jelang Jakarta Running Festival: Saya Nggak Bisa Tidur

Pramono Gelisah Polusi Udara Belum Lenyap Jelang Jakarta Running Festival: Saya Nggak Bisa Tidur

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 12:19 WIB

Hindari Jalur Protokol, Simak Panduan Rekayasa Arus Jakarta Running Festival 2026 Akhir Pekan Ini

Hindari Jalur Protokol, Simak Panduan Rekayasa Arus Jakarta Running Festival 2026 Akhir Pekan Ini

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 12:17 WIB

Bagaimana Cara Memilih Shade Tinted Sunscreen agar Tidak Abu-abu?

Bagaimana Cara Memilih Shade Tinted Sunscreen agar Tidak Abu-abu?

Lifestyle | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 12:15 WIB

×