Aneh, Makan Tanah Liat Ternyata Bisa Jadi Solusi Turunkan Berat Badan

Vania Rossa

Kamis, 03 Januari 2019 | 11:11 WIB
Aneh, Makan Tanah Liat Ternyata Bisa Jadi Solusi Turunkan Berat Badan
Ilustrasi tanah liat. (Shutterstock)

Suara.com - Makan tanah liat atau dikenal dengan istilah geofagy, disebut-sebut bisa membantu menurunkan berat badan. Tapi, anggapan ini masih menjadi kontroversi soal kebenarannya.

Nah, baru-baru ini, studi mengungkap sebuah fakta baru. Dilansir dari Daily Mail, peneliti dari Australia menemukan bahwa tikus gemuk yang makan tanah liat memiliki penurunan berat badan yang jauh lebih besar daripada tikus yang diberi obat penurun berat badan.

Tren makan tanah liat sendiri sebenarnya sudah diadopsi oleh beberapa selebritis seperti Shailene Woodley dan Elle Macphereson. Mereka makan tanah liat untuk detoksifikasi.

Selain itu, Aktor Zoe Kravitz menggunakan tanah liat bentonit untuk menurunkan berat badannya hingga 9 kg, yang membuatnya akhirnya bisa mendapat peran dalam film "The Road Within" tahun 2014 lalu.

Praktik seperti ini ternyata sudah dilakukan dari zaman Yunani kuno, dan hampir di setiap benua di dunia telah dilaporkan melakukan hal ini.

Di belahan bumi bagian selatan, praktik makan tanah liat juga umum terjadi. Bahkan pada 2015, praktik ini dijadikan film dokumenter Eat White Dirt yang menunjukkan kecintaan orang Selatan terhadap kaolin, sejenis tanah liat putih yang terbentuk dari endapan mineral. Kaolin ini sebenarnya ditemukan dalam obat Kaopectate, anti diare.

Tahnee Dening, seorang kandidat PhD, sedang berusaha menemukan senyawa yang dapat meningkatkan cara tubuh menyerap pil antipsikotik.

Menurutnya, bahan tanah liat tidak hanya menjebak lemak di dalam struktur partikelnya, tetapi juga mencegah agar tidak diserap oleh tubuh dan memastikan bahwa lemak hanya melewati sistem pencernaan. Fungsi inilah yang menyebabkan berat badan menjadi berkurang. Namun Dening memperingatkan bahwa penelitian ini masih dalam tahap yang sangat awal dan belum diuji pada manusia.

Dilansir dari New York Post, Dening dan timnya menguji temuan pada tikus yang makan makanan tinggi lemak. Selama periode dua minggu, mereka diberi makan semacam tanah liat murni. Dia menemukan bahwa tanah liat bekerja lebih baik daripada plasebo dan obat penurun berat badan yang diberikan kepada tikus.

baca juga

"Mengingat bahwa bahan tersebut secara umum dianggap aman dan digunakan secara luas dalam produk makanan dan nutraceutical, uji klinis pada manusia dapat segera dimulai," tambahnya.

Namun terlepas dari itu aman atau tidak, alternatif yang lebih aman untuk menurunkan berat badan adalah olahraga, diet sehat, dan tidur yang cukup. Setuju, ya?

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kelly Clarkson Susut 37 Kilo, Ini Rahasia Dietnya

Kelly Clarkson Susut 37 Kilo, Ini Rahasia Dietnya

Lifestyle | Kamis, 03 Januari 2019 | 08:05 WIB

Diet di Tahun Baru, Ini Cara yang Tepat Menurut Sains

Diet di Tahun Baru, Ini Cara yang Tepat Menurut Sains

Health | Rabu, 02 Januari 2019 | 17:54 WIB

Diet Tujuh Hari ala Nagita Slavina, Ada yang Berani Coba?

Diet Tujuh Hari ala Nagita Slavina, Ada yang Berani Coba?

Health | Minggu, 30 Desember 2018 | 15:45 WIB

Terkini

Satgas PKH Masuk, Alat Berat Berdatangan: Kuasa Hukum PT KEL Pertanyakan Penguasaan Tambang

Satgas PKH Masuk, Alat Berat Berdatangan: Kuasa Hukum PT KEL Pertanyakan Penguasaan Tambang

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:32 WIB

Pendidikan Gratis di PTN Makin Serius Dikaji, Prabowo Bentuk Tim Khusus

Pendidikan Gratis di PTN Makin Serius Dikaji, Prabowo Bentuk Tim Khusus

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:26 WIB

6 Rekomendasi Vitamin Terbaik untuk Daya Tahan Tubuh, Biar Nggak Gampang Drop!

6 Rekomendasi Vitamin Terbaik untuk Daya Tahan Tubuh, Biar Nggak Gampang Drop!

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 21:23 WIB

Siasati Pipa Uzur Ibu Kota, PAM JAYA Berburu Skema Pendanaan Kreatif di Pentas Global

Siasati Pipa Uzur Ibu Kota, PAM JAYA Berburu Skema Pendanaan Kreatif di Pentas Global

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:11 WIB

KPU Bantah Syarat Pendidikan Gibran Cacat Hukum

KPU Bantah Syarat Pendidikan Gibran Cacat Hukum

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:09 WIB

Laba Operasional BABY Meledak 271%, Integrasi MTI-EGI Baru 56%

Laba Operasional BABY Meledak 271%, Integrasi MTI-EGI Baru 56%

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 21:05 WIB

Ombudsman Temukan Bangunan Khusus di Lapas Cibinong, Fasilitas Disebut seperti Apartemen

Ombudsman Temukan Bangunan Khusus di Lapas Cibinong, Fasilitas Disebut seperti Apartemen

Video | Rabu, 23 September 2026 | 21:05 WIB

Gugatan Soal Ijazah Gibran ke MK Disebut Masuk Kategori Permohonan Pemakzulan

Gugatan Soal Ijazah Gibran ke MK Disebut Masuk Kategori Permohonan Pemakzulan

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:01 WIB

DPR Restui KAI Impor Kereta Bekas untuk KRL Jabodetabek

DPR Restui KAI Impor Kereta Bekas untuk KRL Jabodetabek

News | Rabu, 23 September 2026 | 20:52 WIB

Donald Trump Serang Jurnalis Saat Sidang Umum PBB: Anda Seharusnya Tak Ada di Sini

Donald Trump Serang Jurnalis Saat Sidang Umum PBB: Anda Seharusnya Tak Ada di Sini

News | Rabu, 23 September 2026 | 20:45 WIB

×