7 Produk Kecantikan Ini Tak Pernah Direkomendasikan oleh Dokter Kulit

Vania Rossa
7 Produk Kecantikan Ini Tak Pernah Direkomendasikan oleh Dokter Kulit
Tabir Surya Semprot. (Shutterstock)

Mulai sekarang, Anda mungkin tak perlu lagi mengeluarkan uang untuk membeli produk-produk ini.

Suara.com - Para dokter kulit selalu punya rahasia seputar kecantikan yang ingin diketahui oleh para pasiennya. Bukan apa-apa, pasalnya, kemulusan kulit para dokter spesialis kecantikan ini kerap mengundang decak kagum dan rasa iri dari para pasiennya.

Nah, dilansir dari laman Bright Side, ada satu rahasia yang perlu Anda tahu seputar produk kecantikan yang tidak pernah digunakan maupun direkomendasikan oleh dokter kulit kepada para pasiennya. Yang artinya, setelah membaca artikel ini, Anda tak perlu lagi merogoh kocek untuk membeli produk-produk ini, dan mengalihkannya untuk produk lain yang lebih direkomendasikan.

1. Lotion tangan dan tubuh
Dokter kulit biasanya menggunakan krim yang lebih berat dan mengandung pelembap lebih tinggi daripada lotion. Krim mampu menembus kulit dan memberikan penghalang yang mencegah hilangnya kelembaban dari kulit, sedangkan lotion tidak bekerja dengan cara itu. Lotion tubuh biasanya memiliki kandungan air yang lebih tinggi, dan lebih disarankan untuk kulit yang tidak terlalu kering, atau ketika Anda menginginkan efek yang tidak terlalu lengket atau berminyak pada kulit.

2. Masker charcoal atau arang
Produk ini sebenarnya cukup populer belakangan, tapi ternyata masker charcoal ini banyak ditentang oleh dokter kulit. Para spesialis mengklaim bahwa masker seperti ini dapat merusak struktur kulit. Bahan-bahan dari masker ini sangat agresif dalam mengangkat sel-sel kulit, rambut tipis, dan minyak dari kulit.

3. Tabir surya berbentuk spray
Para ahli sepakat bahwa tabir surya dalam bentuk spray sangat mudah diaplikasikan. Tetapi mereka lebih memilih tabir surya dalam bentuk krim untuk penggunaan pribadi. Spray tidak bisa diaplikasikan banyak-banyak. Selain itu, ketika disemprotkan, produk ini bisa saja kehilangan sebagian elemen aktifnya sebelum mencapai kulit. Dokter kulit juga percaya bahwa produk tabir surya yang mengandung seng oksida lebih lembut bagi kulit dan lebih efektif karena menangkal sinar ultraviolet dan tidak menyerapnya.

4. Krim tanning
Dokter kulit sama sekali tidak merekomendasikan krim tanning. Selain tidak memiliki perlindungan terhadap sinar ultraviolet, krim tanning juga cenderung menyumbat pori-pori yang memperburuk kondisi kulit.

5. Krim hidrokortison
Krim ini adalah produk steroid yang kuat, yang hanya digunakan ketika seseorang memiliki penyakit kulit yang serius. Namun, beberapa orang suka menggunakannya pada jerawat tanpa resep dokter. Jika digunakan dalam jangka waktu lama, krim ini dapat menyebabkan ruam, penipisan kulit, dermatitis, dan memperparah kondisi jerawat.

6. Masker kaki
Dokter kulit tidak merekomendasikan menggunakan masker kaki yang melembabkan atau memberi nutrisi. Kalau Anda ingin menutrisi kulit kaki, cukup oleskan krim yang kaya pelembap. Selain tidak berguna, penggunaan masker kaki juga membuat Anda tidak nyaman.

7. Minyak kelapa
Minyak kelapa sangat populer, terutama sebagai perawatan kecantikan di rumah. Tapi itu bukan pilihan terbaik untuk perawatan wajah. Minyak kelapa membuat kulit menjadi berminyak, menyumbat pori-pori, dan menyebabkan jerawat serta pigmentasi.

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS