Setelah Batu Cave, Ini Patung Dewa Murugan Tertinggi Kedua di Dunia

Silfa Humairah Utami

Rabu, 09 Januari 2019 | 18:00 WIB
Setelah Batu Cave, Ini Patung Dewa Murugan Tertinggi Kedua di Dunia
Patung Dewa Murugan di Kuil Shri Raja Rajeshwari Amman Kovil di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. (Suara.com/Silfa Humairah)

Suara.com - Sama persis dengan Patung Dewa Murugan di Batu Cave, Malaysia, patung yang berada di Kuil Shri Raja Rajeshwari Amman Kovil merupakan patung Dewa Murugan tertinggi kedua di dunia.

Terletak di Jalan Ibadah, Desa Padang Cermin, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Kuil Shri Raja Rajeshwari Amman Kovil ini memiliki Patung Dewa Murugan yang dibangun oleh pemahat dari India. Begitu pula arsitekturnya juga orang India agar sama persis pengerjaannya dengan Patung Dewa Murugan yang berada di Malaysia.

 Kuil Shri Raja Rajeshwari Amman Kovil. (Suara.com/Silfa Humairah)
Kuil Shri Raja Rajeshwari Amman Kovil. (Suara.com/Silfa Humairah)

Patung Murugan dibangun pada 2012 dengan mendatangkan langsung pemahat dan arsitektur dari India untuk pengerjaannya.

Semua bahannya juga dari luar, katanya bahan yang sama juga digunakan untuk pembuatan patung di Batu Cave, Malaysia.

Patung Dewa Murugan dengan tinggi 55 kaki atau sekitar 17 meter ini tentu saja menjadi kebanggaan bagi Indonesia.Di sini Anda bisa menikmati kemegahan dan keindahan Patung Dewa Murugan.

Dewa Murugan adalah Dewa Hindu yang terkenal di kalangan orang Tamil di negara bagian Tamil Nadu di India, dan Sri Lanka. Dewa ini juga dikenal dengan berbagai nama, seperti Kartikeya, Kumara, Shanmukha, Skanda dan Subramaniam. Dia merupakan Dewa perang dan pelindung negeri Tamil.

Dewa Murugan digambarkan sebagai dewa berparas muda, bersenjata tombak dan mengendarai burung merak. Oleh karena itu, di dalam komplek kuil ini juga terdapat kandang burung merak dan ada tiga ekor burung merak yang cantik di dalamnya.

Jemaah yang datang ke kuil ini untuk melihat Patung Dewa Murugan merupakan pendatang dari luar daerah khususnya Medan. Jadi, cukup terbuka untuk umum dari pagi hingga sore, namun untuk masuk ke dalam kuil hanya hingga pukul 12.00 WIB.

Untuk melihat-lihat dan berfoto di area Patung Dewa Murugan pun pihak kuil tidak memungut biaya, asal pengunjung sopan dan menjaga ketertiban, serta tidak ribut jika ada yang sembahyang.

baca juga

Itulah Patung Dewa Murugan tertinggi kedua di dunia, yang ternyata ada di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Makna Patung Prajurit Bedjokarto di Maliobro, Ada Harapan untuk Yogyakarta

Makna Patung Prajurit Bedjokarto di Maliobro, Ada Harapan untuk Yogyakarta

Lifestyle | Sabtu, 05 Januari 2019 | 18:22 WIB

Duh, Bagian Vital Ronaldo Terkelupas Gegara Tangan Jahil Turis

Duh, Bagian Vital Ronaldo Terkelupas Gegara Tangan Jahil Turis

Bola | Kamis, 03 Januari 2019 | 20:05 WIB

Unik, Kuil di Jepang Ini Didedikasikan Untuk Roh Sushi

Unik, Kuil di Jepang Ini Didedikasikan Untuk Roh Sushi

Lifestyle | Kamis, 01 November 2018 | 21:00 WIB

Terkini

Update Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Malam Ini: Bergerak ke Timur, Sumsel Bersiap Terdampak

Update Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Malam Ini: Bergerak ke Timur, Sumsel Bersiap Terdampak

News | Minggu, 06 September 2026 | 23:45 WIB

Darurat Abu Vulkanik, Bupati Bogor Instruksikan Sekolah Daring dan Penyemprotan Masif

Darurat Abu Vulkanik, Bupati Bogor Instruksikan Sekolah Daring dan Penyemprotan Masif

Bogor | Minggu, 06 September 2026 | 23:30 WIB

Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada

Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada

News | Minggu, 06 September 2026 | 23:11 WIB

Terus Bertambah, 36 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Batal Akibat Abu Anak Krakatau

Terus Bertambah, 36 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Batal Akibat Abu Anak Krakatau

Sumsel | Minggu, 06 September 2026 | 23:01 WIB

Sambut Kunjungan Komisi XII DPR RI, Pertamina Tegaskan Kesiapan Kilang Plaju Kawal Mandatori B50

Sambut Kunjungan Komisi XII DPR RI, Pertamina Tegaskan Kesiapan Kilang Plaju Kawal Mandatori B50

Sumsel | Minggu, 06 September 2026 | 22:36 WIB

Bogor Diselimuti Abu Vulkanik, 11 Sektor Damkar Lakukan Penyemprotan Light Water Spray Masif

Bogor Diselimuti Abu Vulkanik, 11 Sektor Damkar Lakukan Penyemprotan Light Water Spray Masif

Bogor | Minggu, 06 September 2026 | 22:29 WIB

BRI: Teknologi Digital Harus Bantu Generasi Muda Kelola Keuangan

BRI: Teknologi Digital Harus Bantu Generasi Muda Kelola Keuangan

Surakarta | Minggu, 06 September 2026 | 22:27 WIB

BRI Dorong Generasi Muda Kelola Penghasilan untuk Bangun Aset Masa Depan

BRI Dorong Generasi Muda Kelola Penghasilan untuk Bangun Aset Masa Depan

Malang | Minggu, 06 September 2026 | 22:24 WIB

BRI Dorong Financial Growth Mindset Bagi Masa Depan Generasi Muda

BRI Dorong Financial Growth Mindset Bagi Masa Depan Generasi Muda

Kaltim | Minggu, 06 September 2026 | 22:21 WIB

BRI: Semakin Awal Menabung dan Investasi, Semakin Panjang Waktu Bangun Aset

BRI: Semakin Awal Menabung dan Investasi, Semakin Panjang Waktu Bangun Aset

Kalbar | Minggu, 06 September 2026 | 22:18 WIB

×