ATF Nobatkan Pasar Karetan Jadi Community Based Tourism 2019

Silfa Humairah Utami

Sabtu, 19 Januari 2019 | 19:55 WIB
ATF Nobatkan Pasar Karetan Jadi Community Based Tourism 2019
Wisatawan tampak berfoto dengan Cut Meyriska di Pasar Karetan, Community Based Tourism 2019. (Suara.com/Adam Iyasa)

Suara.com - Kumpulan anak milenial besutan Kementerian Pariwisata, komunitas Generasi Pesona Indonesia (Genpi) Jawa Tengah kini berbangga, buah kerja keras dalam dua tahun untuk mengkonsep sebuah destinasi digital sukses dikonversi menjadi prestasi.

Adalah Asean Tourism Forum (ATF), sebuah event pariwisata tahunan terbesar di kawasan Asia Tenggara, menilai Pasar Karetan mampu menjadi proyek dasar percontohan (prototipe) dalam membentuk destinasi pasar digital lainnya yang kian menjamur di seantero Indonesia.

ATF menobatkan penghargaan bagi Pasar Karetan sebagai kategori 'Community Based Tourism 2019', yang mampu menciptakan market pariwisata melalui komunitas para milenial. Penghargaan di terima oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya di FLC Grand Halong Bay Resort, Vietnam, Jumat (18/1/2019), kemarin.

"Saya ucapkan selamat kepada Pasar Karetan mampu meraih award 'Community Based Tourism 2019' dalam ajang Asian Tourism Forum di Vietnam. Ini bukti jika kreatifitas komunitas Genpi Jateng mampu membangun destinasi digital pertama di Indonesia," kata Menteri Pariwisata Arief Yahya, dalam video pendek ucapan selamatnya.

Kata Arief Yahya, prestasi penghargan itu tak bisa dipandang sebelah mata, pasalnya, ATF dihadiri oleh pembuat kebijakan tertinggi, praktisi, dan penyuplai produk dan jasa pariwisata yang berasal dari kawasan ASEAN.

"Bertujuan sebagai kerjasama regional yang berupaya untuk mempromosikan wilayah ASEAN sebagai tujuan wisatawan," lanjutnya.

Ketua Genpi Jawa Tengah, Wahyudi D Hartanto mengatakan, Pasar Karetan dikonsep dengan 'Kembali ke Alam dengan 1001 spot selfie kekinian'.

ATF menobatkan penghargaan bagi Pasar Karetan sebagai kategori 'Community Based Tourism 2019'. (Suara.com/Adam Iyasa)
ATF menobatkan penghargaan bagi Pasar Karetan sebagai kategori 'Community Based Tourism 2019'. (Suara.com/Adam Iyasa)

Kombinasi antara alam berupa hutan karet, didesain kreatif kekinian khas nuansa anak milenial. Menjadikan arena spot photo selfie yang mampu dijadikan ajang promosi di media sosial.

"Pasar Karetan menyabet penghargaan dari Asean Tourism Forum Award. Ini hasil jerih payah teman-teman Genpi Jateng dalam membesarkan konsep yang disebut destinasi digital," kata Wahyudi, Sabtu (19/1/2019).

baca juga

Pasar Karetan terletak di tepian hutan karet di Radja Pendapa Camp Desa Segrumung Kecamatan Boja Kendal Jawa Tengah. Sejak dilaunching 5 November 2017 dan berjalan setiap hari Minggu dari pukul 07.00-12.00 WIB.

Menyuguhkan kuliner-kuliner tradisional yang sudah jarang dijumpai di kota-kota besar lainnya, seperti cengkelek, bubur djenang, gablok pecel.

"Yang dijual di Pasar Karetan pun memakai bahan-bahan yang ramah lingkungan, meminimalisir penggunaan kantong, sendok dan gelas plastik," tutur Yudi, sapaan akrabnya.

Mei Kristianti Konseptor Pasar Karetan menambahkan, sebagai prototipe destinasi digital, Pasar Karetan diisi kegiatan yang unik seperti atraksi, kuliner, dan hiburan. Warga setempat turut dilibatkan sebagai penyedia kuliner.

"Luar biasa, selain bermanfaat banget bagi warga sekitar, adanya Pasar Karetan juga melatih kreativitas teman-teman memanajemen sebuah event di tiap minggunya yang selalu tampil beda," tambahnya.

Di Pasar Karetan, kata Mei, sudah banyak dikunjungi para artis tanah air. Sebut saja Cut Meyriska, Vega Darwanti, Ucie Sucita, Dewi Sandra, Ayu Sitha dan lainnya.

"Sebagai destinasi wisata keluarga, ada dolanan anak yang bisa dimainkan, ada bakiak, dakon, kelereng, dan lainnya. Tiap Minggunya ramai dikunjungi wisatawan baik keluarga maupun korporat," kata Mei.

Sebagai destinasi digital, peran kreatifitas anggota Genpi Jateng mampu mengawinkan teknologi kekinian yakni media sosial sebagai ajang promosi digitalnya. Lewat Instagram, Facebook, Twitter, maupun literasi blog dan video kreatif.

"Dari kreatifnya promosi digital, omset Pasar Karetan dari pertama dibuka sampai bulan ke lima menembus angka Rp 400-500 juta. Dan memberikan manfaat untuk warga sekitar, dari pengelolaan transportasi, dan juga warga yang berjualan di Pasar Karetan," terang Mei.

Maka, lanjut Mei, tak salah Pasar Karetan mendapat penghargaan dari ATF, karena turut menginspirasi destinasi digital lainnya yang ada di Jawa Tengah seperti Pasar Semarangan, Pasar Lodrajaya Banjarnegara, Pasar Kumandang Wonosobo, Pasar Punakawan Boyolali, Pasar Kebon Watu Gede Magelang. Serta pasar-pasar lain besutan Genpi se Nusantara.

Kumpulan anak milenial besutan Kementerian Pariwisata, komunitas Generasi Pesona Indonesia (Genpi) Jawa Tengah ini pun kini menginspirasi  anak muda di kota lainnya. 

Kontributor : Adam Iyasa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sebut Kaum Milenial Banyak Pilih Jokowi - Ma'ruf, JK: Ini Bukan Kampanye

Sebut Kaum Milenial Banyak Pilih Jokowi - Ma'ruf, JK: Ini Bukan Kampanye

News | Sabtu, 19 Januari 2019 | 14:16 WIB

Belajar Mendidik Si Kaki Empat Bersama Komunitas Pecinta Pitbull

Belajar Mendidik Si Kaki Empat Bersama Komunitas Pecinta Pitbull

Lifestyle | Sabtu, 19 Januari 2019 | 09:00 WIB

Komunitas Beri Saran untuk Perubahan Xpander

Komunitas Beri Saran untuk Perubahan Xpander

Otomotif | Jum'at, 18 Januari 2019 | 13:00 WIB

Terkini

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:56 WIB

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:38 WIB

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:06 WIB

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:39 WIB

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:11 WIB

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×