Jangan Makan Sebelum Olahraga, Mitos atau Fakta?

Vania Rossa

Selasa, 29 Januari 2019 | 14:50 WIB
Jangan Makan Sebelum Olahraga, Mitos atau Fakta?
Ilustrasi makan sebelum olahraga. (Shutterstock)

Suara.com - Banyak orang menyarankan untuk tidak makan sebelum olahraga, karena diyakini bisa mendatangkan berbagai masalah, seperti perut kram, penurunan berat badan tidak maksimal, dan masalah pencernaan. Benarkah?

Ahli Diet Gabrielle Mancella dan Ahli Nutrisi Olahraga Atlanta Braves, memberi jawaban untuk pertanyaan dilematis ini. Dua pakar tersebut justru menganjurkan agar kita makan terlebih dahulu sebelum olahraga.

Dilansir dari The Independent, disebutkan bahwa makan adalah hal penting yang harus dilakukan sebelum melakukan olahraga kardio. Menurut Mancella, tujuan dari makan sebelum olahraga adalah untuk menyediakan energi agar kita bisa mengangkat beban yang lebih berat, bekerja lebih cepat, dan lebih keras.

Beberapa orang yang berolahraga dengan tujuan membentuk otot, memilih untuk mengonsumsi protein shake sebelum olahraga. Padahal menurut Mancella, ini adalah pemahaman yang benar-benar keliru. Tubuh kita tidak menggunakan protein sebagai sumber energi. Jadi, mengonsumsi banyak protein sebelum berolahraga tidak akan membantu mengisi energi untuk olahraga, dan tidak akan membantu dalam pembentukan otot tambahan.

Meski mengonsumsi protein shake tak akan meningkatkan kinerja saat berolahraga, bukan berarti protein tidak penting. "Mengonsumsi protein setelah olahraga akan membantu membangun otot," kata Braves. Tapi, tetap karbohidrat adalah asupan penting yang memberi kita energi untuk olahraga. Jadi, tak perlu mengonsumsi protein sebelum olahraga. Sebagai gantinya, pilih camilan kaya karbohidrat yang mengandung sekitar 200-300 kilo kalori, kira-kira dua hingga tiga jam sebelum berolahraga.

Makan sebelum olahraga juga diyakini dapat mengakibatkan masalah pencernaan, seperti mual. Ini adalah asumsi yang salah. Justru jika Anda mengalami masalah pencernaan karena makan sebelum olahraga, ada baiknya Anda periksa kembali apa yang ada dalam makanan yang Anda santap. Makanan tinggi serat atau mengandung bahan-bahan seperti gula alkohol, inulin, dan akar sawi putih dapat menyebabkan gas dan kembung. Semua makanan itu tak mengandung zat yang diperlukan untuk berolahraga. Jadi, tak usah takut makan sebelum olahraga, ya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tak Bergairah di Ranjang? Salahkan Olahraga Anda

Tak Bergairah di Ranjang? Salahkan Olahraga Anda

Lifestyle | Senin, 28 Januari 2019 | 20:05 WIB

5 Arti Posisi Garpu dan Pisau saat Makan Malam, Cek Agar Tidak Salah Kaprah

5 Arti Posisi Garpu dan Pisau saat Makan Malam, Cek Agar Tidak Salah Kaprah

Lifestyle | Senin, 28 Januari 2019 | 12:05 WIB

Ada Logo Hati, Brand Sepatu Olahraga Ini Siap Sambut Valentine

Ada Logo Hati, Brand Sepatu Olahraga Ini Siap Sambut Valentine

Lifestyle | Senin, 28 Januari 2019 | 11:39 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×