Kopenhagen Terpilih Sebagai Kota Paling Layak Huni

Vania Rossa | Dinda Rachmawati
Kopenhagen Terpilih Sebagai Kota Paling Layak Huni

Kopenhagen memiliki kualitas lingkungan yang terjaga.

Suara.com - Kopenhagen telah terpilih sebagai kota paling layak huni bagi orang Eropa dalam penelitian yang baru saja dirilis oleh ECA International.

Sebagai ibukota Denmark, kota besar ini memang memiliki kualitas lingkungan yang terjaga. Hal ini tidak lepas dari besarnya komitmen masyarakat dan pemerintahnya. Salah satu wujud dari komitmen itu adalah dengan dijadikannya sepeda sebagai salah satu sarana transportasi utama masyarakat.

Dilansir dari The Independent, suasana kota Kopenhagen terbilang damai dan tertata cantik. Di sini terjalin perpaduan yang harmonis antara gaya perkotaan modern dan gaya dari abad pertengahan. Jaringan jalan dalam kota dan kanal-kanalnya juga tetap mengikuti gaya abad pertengahan.

Kota-kota di Skandinavia, Belanda, dan Swiss memang mendominasi 20 kota teratas untuk ekspatriat Eropa, menurut data dari konsultan ECA International.

"Kota-kota di Skandinavia, Swiss, dan Belanda telah menawarkan kemampuan hidup yang baik (liveability) selama bertahun-tahun, dengan faktor-faktor seperti infrastruktur yang sangat baik, sistem transportasi yang andal, dan perawatan kesehatan tingkat tinggi yang semuanya berkontribusi pada skor liveability yang sangat baik secara konsisten," ujar Neil Ashman, senior location ratings analyst di ECA International.

Di Inggris, Edinburgh adalah satu-satunya kota yang berada di peringkat 20 besar, sedangkan Aberdeen berada di nomor 21.

"Edinburgh dan Aberdeen memimpin bagi kota-kota di Inggris dalam hal kemampuan hidup karena berbagai faktor, termasuk polusi udara yang lebih rendah dan tingkat keamanan pribadi yang lebih besar," kata dia.

Di luar Eropa, kota-kota Kanada juga mendapat peringkat tinggi, seperti halnya Canberra di Australia dan ibu kota Selandia Baru, Wellington. Singapura adalah satu-satunya kota di Asia yang masuk dalam 100 besar.

Dia menambahkan bahwa kota-kota kecil umumnya mengungguli kota-kota besar dalam menawarkan kemampuan hidup yang baik.

ECA memberi peringkat 480 kota di seluruh dunia pada berbagai faktor liveability, termasuk layanan kesehatan, perumahan, kehidupan sosial dan iklim. Hmm, kira-kira Jakarta atau kota lain di Indonesia masuk di peringkat berapa, ya?

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS