Gara-Gara Pabrik Saus Seafood, Kota Ini Disebut Paling Bau Amis di Dunia

Vania Rossa, Risna Halidi

Minggu, 17 Februari 2019 | 14:23 WIB
Gara-Gara Pabrik Saus Seafood, Kota Ini Disebut Paling Bau Amis di Dunia
Ilustrasi seafood. (Unsplash)

Suara.com - Kota kecil St. Mary di Newfoundland, Kanada, bisa jadi merupakan kota paling bau amis di dunia. Selama 17 tahun, warga di sana tersiksa dengan bau amis yang berasal dari bekas pabrik pembuatan saus seafood fermentasi.

Semua berawal pada 1990 lalu kala seorang imigran Vietnam membuka pabrik Saus Makanan Laut Atlantik di dekat St. Mary, dan memproduksi sejenis saus makanan laut fermentasi yang sangat populer dalam masakan Vietnam.

Semuanya baik-baik saja sampai 4 tahun kemudian, si pemilik yang bernama Sanh Go mulai mengeluh bahwa peraturan Kanada dapat membunuh bisnisnya.

Pada tahun 2000, Badan Inspeksi Makanan Kanada memeriksa pabrik tersebut dan menyimpulkan bahwa saus diproduksi dengan cara yang tidak sehat.

Dua tahun kemudian, pabrik tersebut ditutup untuk selamanya tetapi meminggalkan bertong-tong besar ikan fermentasi dan saus makanan laut.

"10 tahun terakhir ini, semuanya semakin buruk setiap tahun karena bau. Dan ini juga menyebabkan masalah kesehatan, karena Anda tidak bisa bernafas saat bau sangat menyengat," kata salah satu penduduk bernama Juliette Lee kepada CBC.

Lee tinggal tepat di sebelah pabrik makanan laut yang ditinggalkan tersebut. Ia mengatakan bahwa setiap kali cucunya datang berkunjung, ia akan meminta mereka mengenakan masker agar terlindung dari senyawa beracun di udara.

Dan setiap memasuki musim panas, bau amis dapat membuat warga mustahil untuk bernapas. Makanya banyak warga yang memilih berkemas dan pergi sejauh 100 km meninggalkan kota.

"Ada saatnya saya harus meninggalkan rumah dan pergi ke rumah putra atau putri saya, karena Anda tidak tahan baunya di sini," tambah Lee seperti dilansir dari Oddity Central.

baca juga

Beberapa tahun lalu, pemerintah setempat menemukan perusahaan swasta yang bersedia untuk masuk membersihkan 150 tong penyebab bau tak sedap tersebut.

Namun semua harus terhenti ketika lembaga lingkungan setempat menduga perusahaan tersebut telah membuang beberapa kontainer bahan yang berpotensi beracun ke laut.

Sejak itu juga, sekitar 400 penduduk telah berusaha mencari alternatif lain dengan asumsi biaya yang dikeluarkan mencapai 528 ribu dolar atau setara Rp 7,5 miliar.

Pemerintah kota juga baru-baru ini meminta bantuan keuangan ke Departemen Urusan Kota dan Lingkungan, meski beberapa kali proposal sebelumnya telah ditolak. Meski begitu, warga bersikukuh berton-ton saus busuk tersebut harus segera pergi dari kota karena dianggap berbahaya bagi kesehatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Kota di Dunia dengan Kehidupan Malam Paling Spektakuler

5 Kota di Dunia dengan Kehidupan Malam Paling Spektakuler

Lifestyle | Jum'at, 25 Januari 2019 | 16:30 WIB

Sungguh Menggemaskan: Maskot Kota "Menempel" di Motor

Sungguh Menggemaskan: Maskot Kota "Menempel" di Motor

Otomotif | Kamis, 24 Januari 2019 | 15:00 WIB

Parah, Kota Ini Mengatasi Polusi dengan Mengecat Salju

Parah, Kota Ini Mengatasi Polusi dengan Mengecat Salju

Lifestyle | Senin, 24 Desember 2018 | 14:00 WIB

Terkini

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 20:54 WIB

×