Dipecat Usai 15 Tahun Bekerja, Gary Tembak Mati 5 Rekan Kerjanya di Pabrik

Bangun Santoso

Minggu, 17 Februari 2019 | 14:22 WIB
Dipecat Usai 15 Tahun Bekerja, Gary Tembak Mati 5 Rekan Kerjanya di Pabrik
Ilustrasi penembakan. ( Shutterstock )

Suara.com - Pria bersenjata melepaskan tembakan di sebuah pabrik sesaat setelah mendapat pemberitahuan pemutusan hubungan kerja di tempat tersebut, Jumat (15/2/2019). Insiden penembakan itu menyebabkan lima rekan kerja pria tersebut tewas terbunuh dan mencederai lima polisi sebelum dia dihabisi oleh polisi, kata pihak berwenang.

Pembunuh bernama Gary Martin (45) telah bekerja di perusahaan Henry Pratt selama 15 tahun sebelum kejadian Jumat di perusahaan yang terletak di Aurora, sekitar 65 km sebelah barat Chicago itu, kata kepala polisi Aurora Kristen Ziman.

Pada jumpa pers tengah malam, Ziman mengatakan, belum jelas apakah tersangka yang bersenjata Smith & Wesson sudah membawa senjata pada saat dia dipecat atau dia "mengambil" senjata sebelum menembakkannya.

Seorang saksi mata dan rekan kerjanya mengatakan kepada CNN melihat pria iyu berlari melewati gedung dengan membawa pistol yang dilengkapi pembidik laser.

"Informasi yang kami dapat menunjukkan bahwa hari ini dia dipecat," kata Ziman, dan menambahkan bahwa polisi tidak mengetahui alasan pemecatannya.

Para penyelidik sedang memeriksa apakah pria itu sebelumnya pernah melakukan kejahatan atau tidak, namun menurut dokumen hukum catatan publik, Martin pernah dihukum tahun 1995 melakukan serangan di Mississippi.

Penjahat yang pernah dihukum biasanya dilarang memiliki senjata api.

Pertumpahan darah ini menandai kekerasan berenjata yang paling baru di negeri yang penembakan massal menjadi sering terjadi. Kejadian ini selang sehari setelah peringatan setahun penembakan massal terhadap 17 orang oleh seorang pria bersenjata di sekolah SMU Marjory Stoneman Douglas di Parkland, Florida.

Polisi terluka Lima orang polisi yang tertembak dan enam pegawai yang juga terluka sedang menjalani perawatan di rumah sakit setempat, diharapkan bisa selamat, kata Ziman kepada wartawan.

baca juga

Para detektif sedang memeriksa kemungkinan hubungan antara korban --semua laki-laki, dengan pemmbunuh, apakah mereka para penyelia.

Ziman mengatakan kelima polisi itu ditembak dalam lima menit pertama saat mereka tiba di pabrik-gudang yang mempekerjakan 200 pegawai dan berada di kawasan Aurora, kota kedua terbesar di Illinois.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Maslikin Tewas Dikapak saat Salat Isya di Masjid Miftahul Falah

Maslikin Tewas Dikapak saat Salat Isya di Masjid Miftahul Falah

News | Jum'at, 15 Februari 2019 | 20:40 WIB

Pengakuan Memilukan Remaja yang Nekat Bunuh Ayah Kandung Sendiri

Pengakuan Memilukan Remaja yang Nekat Bunuh Ayah Kandung Sendiri

News | Kamis, 14 Februari 2019 | 12:03 WIB

Kesal Dibilang Tak Mampu Bayar, Cikal Anarki Bunuh PSK di Cafe Jenggot

Kesal Dibilang Tak Mampu Bayar, Cikal Anarki Bunuh PSK di Cafe Jenggot

News | Selasa, 12 Februari 2019 | 15:36 WIB

Diduga Menghasut Pacar untuk Memutuskan Hubungan, Yuda Nekat Bunuh Fitri

Diduga Menghasut Pacar untuk Memutuskan Hubungan, Yuda Nekat Bunuh Fitri

News | Selasa, 12 Februari 2019 | 13:11 WIB

5 Negara dengan Tingkat Pembunuhan Tertinggi, Intip Tips untuk Traveler!

5 Negara dengan Tingkat Pembunuhan Tertinggi, Intip Tips untuk Traveler!

Lifestyle | Selasa, 12 Februari 2019 | 14:10 WIB

Terkini

Sadap Presiden Prabowo, Bisakah Listyo Dijerat Pasal Makar dan Dihukum Mati?

Sadap Presiden Prabowo, Bisakah Listyo Dijerat Pasal Makar dan Dihukum Mati?

News | Rabu, 04 November 2026 | 19:07 WIB

Mensos Ungkap Lima Tenaga Pendidik Sekolah Rakyat Dipecat, Termasuk Kepala Sekolah

Mensos Ungkap Lima Tenaga Pendidik Sekolah Rakyat Dipecat, Termasuk Kepala Sekolah

Bogor | Rabu, 04 November 2026 | 19:03 WIB

Surplus Dagang RI Menyusut Jadi 3,36 Miliar Dolar AS, Ini Penyebabnya

Surplus Dagang RI Menyusut Jadi 3,36 Miliar Dolar AS, Ini Penyebabnya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 19:01 WIB

Tren Budaya Lokal di Tangan Gen Z: Benar Merawat Tradisi atau Cuma Konten?

Tren Budaya Lokal di Tangan Gen Z: Benar Merawat Tradisi atau Cuma Konten?

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 19:00 WIB

Politisi Gerindra Singgung Penyandang Dana Kasus Penyadapan Prabowo, Siapa Dia?

Politisi Gerindra Singgung Penyandang Dana Kasus Penyadapan Prabowo, Siapa Dia?

Jatim | Rabu, 04 November 2026 | 19:00 WIB

Benny Harman Curiga Penyadapan Presiden Bermotif Perebutan Kekuasaan, Singgung Dugaan Makar

Benny Harman Curiga Penyadapan Presiden Bermotif Perebutan Kekuasaan, Singgung Dugaan Makar

News | Rabu, 04 November 2026 | 18:54 WIB

Eks Penyidik Dikabarkan Terlibat Kasus Penyadapan Ilegal Listyo, Begini Respons KPK

Eks Penyidik Dikabarkan Terlibat Kasus Penyadapan Ilegal Listyo, Begini Respons KPK

News | Rabu, 04 November 2026 | 18:47 WIB

Mediasi Sengketa Lahan 14 Hektare di Gunung Sindur Belum Menemukan Titik Terang, Ini Penyebabnya

Mediasi Sengketa Lahan 14 Hektare di Gunung Sindur Belum Menemukan Titik Terang, Ini Penyebabnya

News | Rabu, 04 November 2026 | 18:40 WIB

Solusi Disrupsi AI, UGM dan Uni Eropa Dorong Kolaborasi di EHEF 2026

Solusi Disrupsi AI, UGM dan Uni Eropa Dorong Kolaborasi di EHEF 2026

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 18:40 WIB

Koleksi Mobil Ariyo Windutomo, Plt KSP Usai Listyo Sigit Dipecat

Koleksi Mobil Ariyo Windutomo, Plt KSP Usai Listyo Sigit Dipecat

Otomotif | Rabu, 04 November 2026 | 18:39 WIB

×