4 Hal Menarik Ini Tak Boleh Kamu Lewatkan Saat Berkunjung ke Tana Toraja

Galih Priatmojo | Aditya Prasanda
4 Hal Menarik Ini Tak Boleh Kamu Lewatkan Saat Berkunjung ke Tana Toraja

Yuk segera packing cuss ke Toraja.

Suara.com - Kentalnya adat dan tradisi yang masih dilestarikan jadi salah satu alasan mengapa Toraja begitu memikat dan wajib dikunjungi.

Upacara mereka yang begitu menarik dan magis juga memancing minat wisatawan tak hanya dari Indonesia namun juga mancanegara.

Tak heran, tanah sakral ini kerap masuk dalam daftar liburan yang diagendakan para traveler.

Nah, sebelum kamu menginjakkan kaki di Tana Toraja, ini 4 hal yang harus kamu tentang cara bersikap disana. Apa saja?

Gunakan motor untuk bertualang

(Pixabay Vivekdchugh)
(Pixabay Vivekdchugh)

Destinasi wisata di Toraja terbilang dekat satu dan lainnya namun sayang angkutan umum disana tak selalu tersedia.

So, agar kamu dapat mengeksplor tempat-tempat unik di Toraja, sewalah motor di kawasan ibukota, Rantepao.

Kita hanya perlu merogoh kocek sekitar Rp 80 ribu untuk menyewa motor per harinya.

Makan dan minumlah apapun yang penduduk setempat tawarkan

(Wikimedia Lord Mountbatten)
(Wikimedia Lord Mountbatten)

Masyarakat Toraja terkenal begitu terbuka dan ramah pada para wisatawan.

Mereka pun tak sungkan menawarkan makanan dan minuman pada setiap pengunjung yang menyambangi tanah leluhur mereka.

Nah jika kamu diberikan makanan dan minuman oleh penduduk setempat, jangan pernah menolak tawaran tersebut. Sebab bagi masyarakat Toraja, menolak makanan dan minuman pertanda menolak rezeki.

Berpakaian sopan dan pada tempatnya

Sesuaikanlah pakaian yang semestinya digunakan pada acara dan musim yang terjadi.

Semisal memggunakan pakaian hitam saat upacara pemakaman Toraja tengah berlangsung dan tidak menggunakan pakaian berwarna kuning yang melambangkan kemakmuran.

Tak hanya berpakaian tepat dan sopan, bersikaplah ramah dan santun tatkala mengujungi Toraja.

Turut belajar bahasa Toraja

(Wikimedia Todi Yohanis)
(Wikimedia Todi Yohanis)

Mencoba berkomunikasi menggunakan bahasa lokal, menunjukkan hasrat ingin berbaur bersama masyarakat Toraja.

Jalin keakraban ini menunjukkan diyakini masyarakat setempat dapat menjadi jembatan rezeki mereka dari para pendatang. (guideku.com)

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS