Waspada! 5 Gejala Awal Campak pada Bayi yang Sering Dikira Cuma Flu Biasa

Chyntia Sami Bhayangkara

Sabtu, 07 Maret 2026 | 13:56 WIB
Waspada! 5 Gejala Awal Campak pada Bayi yang Sering Dikira Cuma Flu Biasa
gejala campak pada bayi/shutterstock

Suara.com - Campak merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus dan sangat mudah menular, terutama pada anak-anak. Oleh karena itu, orang tua perlu mengenali gejala campak pada bayi sejak dini agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.

Infeksi ini biasanya diawali dengan gejala yang mirip flu sebelum muncul ruam khas pada kulit. Banyak orang tua sering mengira gejala awal hanya sebagai demam biasa, padahal kondisi tersebut bisa menjadi tanda awal gejala campak pada bayi yang perlu diwaspadai.

Gejala campak pada bayi

Beberapa tanda campak pada bayi biasanya muncul secara bertahap. Berikut beberapa gejala campak pada bayi yang umum terjadi.

a. Demam tinggi

Pada tahap awal infeksi, bayi biasanya mengalami demam yang cukup tinggi. Suhu tubuh dapat mencapai lebih dari 38°C dan berlangsung selama beberapa hari sebelum ruam muncul di kulit.

Demam yang muncul pada kondisi ini sering disertai rasa tidak nyaman sehingga bayi menjadi lebih rewel dan mudah menangis. Pada beberapa kasus, demam dapat meningkat secara bertahap sebelum akhirnya muncul tanda lain yang lebih khas dari campak.

b. Ruam merah pada kulit

Salah satu tanda paling khas dari campak adalah munculnya ruam merah pada kulit. Ruam biasanya mulai terlihat di area wajah atau belakang telinga, kemudian menyebar ke leher, dada, hingga seluruh tubuh.

Pada bayi, ruam ini sering terlihat sebagai bintik-bintik merah yang cukup rapat dan dapat menyatu pada beberapa bagian kulit. Kemunculan ruam ini biasanya terjadi beberapa hari setelah demam tinggi muncul, sehingga sering menjadi indikator utama gejala campak pada bayi.

baca juga

c. Batuk dan pilek

Infeksi virus campak juga sering menyebabkan gangguan pada saluran pernapasan. Karena itu, bayi dapat mengalami batuk kering disertai pilek yang cukup mengganggu.

Batuk dan pilek pada campak biasanya berlangsung selama beberapa hari bersamaan dengan demam. Kondisi ini membuat bayi sulit tidur dan terkadang menurunkan nafsu makan, sehingga orang tua perlu memberikan perhatian ekstra pada asupan cairan dan nutrisi bayi.

d. Mata merah dan sensitif terhadap cahaya

Selain menyerang kulit dan saluran pernapasan, virus campak juga dapat memengaruhi area mata. Pada beberapa bayi, mata terlihat merah, berair, dan lebih sensitif terhadap cahaya.

Kondisi ini dikenal sebagai konjungtivitis yang sering muncul bersamaan dengan gejala lain. Mata yang merah dan berair membuat bayi tampak sering menggosok mata atau terlihat tidak nyaman ketika berada di ruangan yang terlalu terang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kota Yogyakarta Catat 6 Kasus Positif Campak, Dinkes Sebut Masih Ada Warga Anti Vaksin

Kota Yogyakarta Catat 6 Kasus Positif Campak, Dinkes Sebut Masih Ada Warga Anti Vaksin

News | Jum'at, 06 Maret 2026 | 13:39 WIB

Riwayat Pendidikan Ruce Nuenda, Ternyata Lulusan Sarjana di Kampus Ini

Riwayat Pendidikan Ruce Nuenda, Ternyata Lulusan Sarjana di Kampus Ini

Lifestyle | Rabu, 04 Maret 2026 | 14:48 WIB

Biodata dan Agama Ruce Nuenda, Viral gegara Keluyuran Saat Diduga Sakit Campak

Biodata dan Agama Ruce Nuenda, Viral gegara Keluyuran Saat Diduga Sakit Campak

Lifestyle | Rabu, 04 Maret 2026 | 09:57 WIB

Terkini

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Jabar | Selasa, 08 September 2026 | 23:51 WIB

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

News | Selasa, 08 September 2026 | 23:30 WIB

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Banten | Selasa, 08 September 2026 | 23:23 WIB

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Bali | Selasa, 08 September 2026 | 23:12 WIB

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Surakarta | Selasa, 08 September 2026 | 23:07 WIB

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Jatim | Selasa, 08 September 2026 | 22:54 WIB

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 22:26 WIB

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 22:24 WIB

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Tekno | Selasa, 08 September 2026 | 22:20 WIB

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

News | Selasa, 08 September 2026 | 22:15 WIB

×