Ditarik Pasir Isap Saat Traveling, Pasangan Ini Terjebak 10 Jam

Silfa Humairah Utami, Vessy Dwirika Frizona

Jum'at, 22 Februari 2019 | 14:00 WIB
Ditarik Pasir Isap Saat Traveling, Pasangan Ini Terjebak 10 Jam
Ilustrasi Pasir Isap tarik pasangan yang sedang traveling. (Pixabay/Natalia_Kollegova)

Suara.com - Ditarik Pasir Isap saat Traveling, Pasangan Ini Terjebak 10 Jam.

Sungguh pengalaman langka bagi pasangan Ryan Osmun dan Jessika McNeill. Pasangan traveler itu mengalami hambatan yang sangat sulit dihadapi ketika melakukan pendakian di kawasan Zion National Park, Utah. Cuara buruk menimbulkan terjadinya fenomena pasir isap yang menyerang pasangan itu.

Seperti dilansir dari Insider, Kamis (20/2/2019), Ryan Osmun dan Jessika McNeill sedang mendaki di salah satu rute Zion National Park. Namun, Jessika McNeill tiba-tiba terperosok ke dalam pasir isap. Padahal peristiwa semacam itu tak pernah terjadi di rute tersebut.

Pasir isap sendiri kadang disebut pasir hisap atau pasir jerlus, yaitu kaloid hidrogel yang terdiri dari pasir, air dan tanah liat. Pasir isap biasanya terdapat di sekitar sumber air seperti di pantai, sungai dan rawa.

Pasir hisap mempunyai densitas 2 gram dan mililiter sedangkan desitas manusia adalah 1 gram atau mililiter yang menyebabkan tubuh manusia terbenam ke pasir. Kejadian itu tidak menyebabkan kematian, kecuali bila kepalanya duluan yang terbenam. Biasanya manusia akan dihisap sampai di pinggang atau setengah dari postur tubuh.

Akibat kejadian itu, Osmun bergegas menarik McNeill keluar dari tarikan pasir. Namun, setelah penyelamatan itu, selanjutnya malah kaki Osmun yang ikut tertarik hingga sedalam pinggul. Maka, McNeill akhirnya gentian menyelamatkan pacar. Sayangnya ia gagal.

''Cara terbaik mendeskripsikannya adalah seperti berdiri di gundukan semen yang mengering sangat cepat. Setelah diperhatikan, memang suhu saat itu sedang dingun. Berkisar antara -8 hingga 0 derajat Celcius,” kata Osmun.

Akhirnya, Jessika McNeill terpaksa meninggalkan Osmun sendiri sementara dia mencari bantuan. Totalnya, McNeill butuh waktu 3 jam mendaki sebelum bertemu penjaga taman. Mereka butuh 7 jam untuk kembali menemukan Osmun dikutip dari Guideku.com.

Tak sampai di situ, petugas masih membutuhkan waktu dua jam lagi untuk mengeluarkan Osmun dari pasir isap yang menjebak kakinya.

baca juga

''Salah satu lelaki mengeruk pasir itu menjauh dan mereka berhasil membebaskan kakiku. Mungkin ini adalah rasa sakit terparah yang pernah aku rasakan,'' kisah Osmun.

Akibat kejadian ini, pasangan ini menderita hipotermia, akhirnya dilarikan ke rumah sakit. Meski begitu, keduanya dilaporkan akan pulih seperti semula akibat ditarik pasir isap tersebut saat traveling di kawasan Zion National Park, Utah. (Amertiya Saraswati)

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tips Traveling dari Perokok : Berhenti Merokok dan Nabung Rp 22 Ribu Sehari

Tips Traveling dari Perokok : Berhenti Merokok dan Nabung Rp 22 Ribu Sehari

Lifestyle | Jum'at, 22 Februari 2019 | 09:10 WIB

Pernikahan Beda Usia Tak Hanya Ada di Indonesia, Amerika juga Ada

Pernikahan Beda Usia Tak Hanya Ada di Indonesia, Amerika juga Ada

Lifestyle | Kamis, 21 Februari 2019 | 10:32 WIB

4 Alasan yang Dicari Milenial saat Ingin Traveling, Nomor 1 Kamu Banget!

4 Alasan yang Dicari Milenial saat Ingin Traveling, Nomor 1 Kamu Banget!

Lifestyle | Kamis, 21 Februari 2019 | 08:20 WIB

Bergumul Hebat di Hotel, Pria Digiring ke Penjara Dituduh KDRT

Bergumul Hebat di Hotel, Pria Digiring ke Penjara Dituduh KDRT

Lifestyle | Kamis, 21 Februari 2019 | 08:05 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×