Eksis Foto di Puncak Gunung tapi Tak Bawa Turun Sampah, Pendaki Unggah Ini

Silfa Humairah Utami

Senin, 18 Maret 2019 | 12:30 WIB
Eksis Foto di Puncak Gunung tapi Tak Bawa Turun Sampah, Pendaki Unggah Ini
Pendaki buang sampah kertas sembarangan di Gunung Kinabalu. (Facebook/Wilson Ls Thaddeus‎)

Suara.com - Eksis Foto di Puncak Gunung tapi Tak Bawa Turun Sampah, Pendaki Unggah Ini.

Keindahan Gunung Kinabalu di Sabah, Malaysia ini memiliki daya tarik tersendiri bagi para pendaki.

Gunung Kinabalu setinggi 4,095 meter ini hampir dikatakan selalu ramai dikunjungi para pendaki dari berbagai belahan dunia.

Dilansir Guideku.com dari laman World of Buzz, Gunung Kinabalu ini juga dianggap sakral dan suci oleh penduduk sekitar.

Oleh karenanya, sebelum mendaki gunung, terdapat ritual yang harus dilakukan sebagai simbol meminta izin untuk melakukan pendakian.

Yang membuat banyak orang semakin kagum, Gunung Kinabalu ini bahkan mendapat predikat Situs Warisan Dunia UNESCO.

Sayangnya, ad saja pendaki yang tidak menjaga kebersihan, usai berfoto ria dan bereksis dengan kertas bertuliskan permintaan atau nama-nama yang ingin pendakin ucapkan salam atau terima kasih, maka dibiarkan berserakan kertas tersebut usai berfoto.

Belum lama ini seorang netizen mengunggah foto dirinya menemukan banyak sampah kertas di puncak Gunung Kinabalu melalui Facebook.

Sampah kertas bertuliskan nama pendaki ini menurutnya merupakan tindakan yang tidak sopan.

baca juga

''Jangan hanya meninggalkannya di sini. Untuk semua orang di luar sana, jika kalian berencana untuk mendaki gunung tolong jangan lakukan ini,'' sebut Wilson Ls Thaddeus.

Pendaki buang sampah kertas sembarangan di Gunung Kinabalu.

''Apa yang dibawa naik , harus dibawa turun juga. Jangan ambil apa-apa selain foto dan jangan sisakan apapun selain jejak kaki,'' imbuhnya.

Aksi pendaki buang sampah sembarangan di Gunung Kinabalu ini tentu mengundang rasa prihatin dari banyak pihak.

Bukan hanya Gunung Kinabalu saja, aksi menjaga lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan ini juga wajib kamu terapkan di mana pun ya.

Semoga saja tidak ada lagi yang buang sampah sembarangan ya saat mendaki gunung. (Arendya Nariswari)

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kota Surabaya akan Tambah Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

Kota Surabaya akan Tambah Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

Jatim | Minggu, 17 Maret 2019 | 14:02 WIB

Komunitas Wanita dan Gunung, Wadah Berbagi Para Pendaki Pemula

Komunitas Wanita dan Gunung, Wadah Berbagi Para Pendaki Pemula

Lifestyle | Sabtu, 16 Maret 2019 | 09:58 WIB

Sampah Warga Depok Meningkat, TPA Cipayung Akan Gunakan Teknologi Anti Bau

Sampah Warga Depok Meningkat, TPA Cipayung Akan Gunakan Teknologi Anti Bau

News | Senin, 11 Maret 2019 | 17:21 WIB

PKL Paling Banyak Buang Sampah ke Kali, Pasukan Orange Kesal

PKL Paling Banyak Buang Sampah ke Kali, Pasukan Orange Kesal

News | Kamis, 07 Maret 2019 | 13:11 WIB

Terkini

Kepala BNPB Siap Bersih-Bersih Internal Usai OTT KPK, Pejabat Bisa Diganti!

Kepala BNPB Siap Bersih-Bersih Internal Usai OTT KPK, Pejabat Bisa Diganti!

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:17 WIB

Industri Sulit Serap Tenaga Kerja, Pemerintah Kirim Pekerja ke Korsel hingga Jepang

Industri Sulit Serap Tenaga Kerja, Pemerintah Kirim Pekerja ke Korsel hingga Jepang

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:16 WIB

Gus Lilur Pilih Jalur Hukum, Desak KPK Usut Dugaan Suap Muktamar NU

Gus Lilur Pilih Jalur Hukum, Desak KPK Usut Dugaan Suap Muktamar NU

Jatim | Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:14 WIB

BRI Dorong Koperasi Desa Merah Putih Jadi Motor Ekonomi Kerakyatan

BRI Dorong Koperasi Desa Merah Putih Jadi Motor Ekonomi Kerakyatan

Jogja | Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:13 WIB

KPK Buka Penyidikan Baru Kasus Fadia Arafiq, Belum Ada Tersangka

KPK Buka Penyidikan Baru Kasus Fadia Arafiq, Belum Ada Tersangka

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:11 WIB

Membangun Ekonomi dari Akar Rumput, BRI Dukung Koperasi Merah Putih

Membangun Ekonomi dari Akar Rumput, BRI Dukung Koperasi Merah Putih

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:10 WIB

Ahli UGM Sebut Ada Indikasi Pembiaran Pemerintah dalam Penanganan Banjir Sumatra

Ahli UGM Sebut Ada Indikasi Pembiaran Pemerintah dalam Penanganan Banjir Sumatra

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:10 WIB

Tak Cukup Mandi, Bagaimana Eksfoliasi Jadi Perawatan Tambahan untuk Angkat Sel Kulit Mati?

Tak Cukup Mandi, Bagaimana Eksfoliasi Jadi Perawatan Tambahan untuk Angkat Sel Kulit Mati?

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:09 WIB

Preview Kendal Tornado FC vs Persiba: Laskar Badai Pantura Bertekad Jaga Momentum

Preview Kendal Tornado FC vs Persiba: Laskar Badai Pantura Bertekad Jaga Momentum

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:09 WIB

Tak Cuma Pangkas Emisi, Teknologi Penangkap Karbon Bisa Hasilkan Rp3,6 Triliun

Tak Cuma Pangkas Emisi, Teknologi Penangkap Karbon Bisa Hasilkan Rp3,6 Triliun

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:08 WIB

×