Wow, Manusia Habiskan 36 Tahun dari Usia Mereka di Tempat Tidur

Vania Rossa | Firsta Nodia
Wow, Manusia Habiskan 36 Tahun dari Usia Mereka di Tempat Tidur
Ilustrasi, studi menunjukkan manusia habiskan 36 tahun dari usianya di Tempat Tidur. (Shutterstock)

Bukan hanya di tempat tidur, tetapi juga kegiatan lain, apa saja?

Suara.com - Tidur merupakan kebutuhan setiap manusia dan biasanya dalam sehari seseorang menghabiskan waktunya selama 7-8 jam untuk tidur.

Nah, sebuah studi baru-baru ini menunjukkan bahwa jika dihitung, maka seseorang umumnya menghabiskan 36 tahun dari total usianya untuk berada di tempat tidur.

Ya, studi yang dilakukan terhadap 2.000 responden di Amerika ini mengungkap berapa lama waktu yang kita habiskan di tempat tidur. Selain tidur, umumnya orang akan melakukan kegiatan lain di ranjang mereka seperti menonton televisi hingga membaca buku.

Dalam sehari, para responden ini rata-rata menghabiskan 11 jam dari 24 jam atau setengah hari berada di tempat tidur. Jika dikalikan dalam setahun (365 hari), berarti sekitar 167 hari dihabiskan untuk tidur dalam setahun.

Jika harapan hidup orang Amerika rata-rata mencapai 78 tahun, maka sekitar 35,6 tahun dari usia mereka dihabiskan untuk berada di atas ranjang.

Survei yang dilakukan OnePoll untuk Slumber Cloud, juga menemukan bahwa, meskipun kita menghabiskan begitu banyak waktu di tempat tidur, hanya 53 persen responden yang mengatakan bahwa mereka benar-benar menyukai tempat tidur mereka.

Menariknya, hanya setengah dari responden atau sekitar 50 persen yang mengatakan bahwa tempat tidur mereka memiliki efek positif pada kualitas tidur mereka. Bahkan sekitar 40 persen dari responden mengaku berpindah dari tempat tidur mereka ke perabot lain, seperti kursi tamu untuk mendapatkan tidur yang lebih nyenyak.

Katie Mellott dari Slumber Cloud pun memberikan beberapa tips untuk membantu Anda tidur lebih nyenyak di ranjang. Pertama, gunakan bantal atau selimut berwarna cerah untuk tampilan penuh gaya yang membuat tidur Anda semakin nyaman. Lalu pilih sprei yang berbahan lembut dan tidak panas sehingga nyaman untuk tidur.

"Kami menemukan bahwa penyebab umum orang kurang tidur adalah karena bahan sprei atau sarung bantal yang tidak berbahan katun sehingga terasa panas," ujar Katie seperti dilansir NY Post.

Tidur nyenyak sendiri berhubungan dengan kondisi fisik yang lebih baik. Sekitar 64 persen responden merasa bahwa tubuh mereka lebih fit setelah mendapat tidur nyenyak semalaman.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS