Sakit Autoimun, Perempuan Ini Tak Memiliki Sehelai Rambut di Seluruh Tubuh

Ade Indra Kusuma, Dinda Rachmawati

Kamis, 28 Maret 2019 | 07:10 WIB
Sakit Autoimun, Perempuan Ini Tak Memiliki Sehelai Rambut di Seluruh Tubuh
Rebecca Dawe [FB]

Suara.com - Sakit Autoimun, Perempuan Ini Tak Memiliki Sehelai Rambut di Seluruh Tubuh.

Hidup dengan Alopecia Areata bukanlah hal yang mudah untuk dijalani. Ini adalah suatu kondisi kerontokan rambut yang disebabkan oleh serangan sistem imunitas tubuh sendiri (autoimun) terhadap folikel.

Penderita Alopecia Areata biasanya mengalami kebotakan rambut, atau rambut-rambut halus secara cepat, serta kehilangan rambut atau bulu halus di seluruh bagian-bagian tubuh yang ditumbuhi rambut, seperti alis, kumis, bulu mata, dan sebagainya. 

Kisah inspiratif kini datang dari perempuan bernama Rebecca Dawe yang berasal dari Bedfordshire, yang mengalami Alopecia Areata. Dia mengaku bahkan menghabiskan waktu hingga lebih dari 20 tahun untuk merahasiakan kondisinya.

"Ketika Anda tidak memiliki rambut, asumsi alami adalah bahwa Anda sakit atau Anda menderita kanker. Ketika semua rambut saya rontok pertama kali, saya merasa sangat kesulitan. Orang-orang bahkan membiarkan saya melewati antrian dan lain-lain karena mereka mengira saya sakit. Saya merasa seperti penipu," ungkap dia.

Mengutip Metro, suatu hari Rebecca mulai kehilangan rambutnya ketika dia berusia 16 tahun, ia menemukan ada kebotakan kecil pada salah satu bagian rambutnya.

"Itu tepat di atas telinga. Saya tidak akan pernah melupakan itu. Reaksi awal saya adalah saya ketakutan. Saya tidak pernah tahu ada yang botak atau semacamnya. Saya dipenuhi dengan kepanikan," kata dia.

Ilustrasi rambut rontok. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi rambut rontok. (Sumber: Shutterstock)

Pada saat itu, Rebecca berada sedang berada di masa remajanya. Satu-satunya penyebab rambut rontok yang pernah dia dengar adalah efek dari kemoterapi. Di berpikir ditinya menderita kanker. 

Dia lantas pergi ke dokter dan disarankan menggunakan krim steroid dan merasa sedikit tenang bahwa kondisinya cukup umum. Dokter tidak mengatakan kepadanya secara persis mengapa itu terjadi, selain karena respons autoimun di mana tubuhnya mulai menyerang rambutnya sendiri.

baca juga

Meskipun menerapkan krim seperti yang diinstruksikan, pitaknya menjadi lebih besar tetapi karena posisinya berada di bagian bawah kulit kepalanya, ia mampu menyembunyikannya. Pada usia 20 tahun, Rebecca bepergian, di mana dia mulai menyadari kondisinya semakin buruk. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kulit Berubah Merah dan Bengkak, Waspada Psoriasis Artritis

Kulit Berubah Merah dan Bengkak, Waspada Psoriasis Artritis

Health | Jum'at, 22 Maret 2019 | 08:50 WIB

Sempat Sakit Tifoid, Begini Kondisi Nana Mirdad Kini

Sempat Sakit Tifoid, Begini Kondisi Nana Mirdad Kini

Health | Rabu, 20 Maret 2019 | 10:55 WIB

Menyentuh, Polisi Ini Sumbangkan Hatinya demi Selamatkan Bayi

Menyentuh, Polisi Ini Sumbangkan Hatinya demi Selamatkan Bayi

Health | Selasa, 19 Maret 2019 | 11:07 WIB

Terkini

Little Bee and the Bloom: Petualangan Lebah Kecil Mengenal Keajaiban Alam

Little Bee and the Bloom: Petualangan Lebah Kecil Mengenal Keajaiban Alam

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 18:00 WIB

Medsos Jadi Etalase Bisnis Konten Seksual, Perhatian Penonton Bisa Dikomodifikasi

Medsos Jadi Etalase Bisnis Konten Seksual, Perhatian Penonton Bisa Dikomodifikasi

Jogja | Rabu, 23 September 2026 | 17:59 WIB

BRI InFrame 2026 Soroti UMKM, Inklusi Keuangan Hingga Ekonomi Pesisir

BRI InFrame 2026 Soroti UMKM, Inklusi Keuangan Hingga Ekonomi Pesisir

Lampung | Rabu, 23 September 2026 | 17:56 WIB

Pakar Hukum Bongkar Bahaya Tersembunyi di Balik Perpres Tata Kelola Timah Babel

Pakar Hukum Bongkar Bahaya Tersembunyi di Balik Perpres Tata Kelola Timah Babel

Video | Rabu, 23 September 2026 | 17:55 WIB

Lagi-lagi Antre Solar Makan Korban, Petugas SPBU di Mamuju Dibacok Sopir Truk

Lagi-lagi Antre Solar Makan Korban, Petugas SPBU di Mamuju Dibacok Sopir Truk

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 17:55 WIB

Dari 'Bantuin' Jadi 'Kerjain': Bahaya Ketergantungan AI bagi Berpikir Kritis

Dari 'Bantuin' Jadi 'Kerjain': Bahaya Ketergantungan AI bagi Berpikir Kritis

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 17:53 WIB

Usul Jadwal Pemilu Dipisah, Golkar: Biar Hasil Pileg Jadi 'Tiket' Pilpres

Usul Jadwal Pemilu Dipisah, Golkar: Biar Hasil Pileg Jadi 'Tiket' Pilpres

News | Rabu, 23 September 2026 | 17:51 WIB

Hyundai Hibahkan Sembilan Mobil Pelatihan untuk Fasilitas Praktik SMK Dukung Pendidikan Vokasi

Hyundai Hibahkan Sembilan Mobil Pelatihan untuk Fasilitas Praktik SMK Dukung Pendidikan Vokasi

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 17:50 WIB

Viral Video Ustad Dasad Latif Sindir Keras Buku Islam Ala Prabowo: Penjilat Muka Tikus

Viral Video Ustad Dasad Latif Sindir Keras Buku Islam Ala Prabowo: Penjilat Muka Tikus

Entertainment | Rabu, 23 September 2026 | 17:49 WIB

BRI InFrame 2026 Jadi Ruang Dokumentasi Wajah Ekonomi Kerakyatan

BRI InFrame 2026 Jadi Ruang Dokumentasi Wajah Ekonomi Kerakyatan

Bekaci | Rabu, 23 September 2026 | 17:49 WIB

×