3 Alasan Mengapa Perempuan Milenial Kini Kurang Ngebet Bercinta

Ade Indra Kusuma, Risna Halidi

Kamis, 04 April 2019 | 21:00 WIB
3 Alasan Mengapa Perempuan Milenial Kini Kurang Ngebet Bercinta
Ilustrasi (Shutterstock)

Suara.com - 3 Alasan Mengapa Perempuan Milenial Kurang Ngebet Bercinta 

Sebuah riset tentang kepuasan seksual yang dilakukan terhadap 7 ribu perempuan baru-baru ini mengungkapkan bahwa perempuan milenial cenderung tidak menikmati kehidupan seks mereka.

Elizabeth Santosa, seorang sexpert sekaligus psikolog, sebagaimana dikutip Suara.com dalam rilis Supreme Premium Condoms mengungkapkan tiga penyebab utama berkurangnya kepuasan seksual pada perempuan zaman sekarang.

Apa tiga hal tersebut?

Pertama, katanya, adanya individualism freedom atau kebebasan individu. 

"Itu semua terjadi karena saat ini kebebasan dijunjung tinggi, masyarakat memiliki banyak pilihan cara untuk hidup, termasuk untuk menentukan kapan akan menikah, memiliki anak, serta menentukan tipe rumah tangga seperti apa yang ingin dibangunnya nanti,"

Karena hal itu juga, tekanan sosial cenderung berkurang. Sehingga tekanan untuk membangun sebuah hubungan pun lebih sedikit. 

Akibatnya, kata Elizabeth, perempuan zaman sekarang cenderung tidak terburu-buru dan lebih berhati-hati dalam hal berhubungan. 

Kedua, adanya technological advancement. Kemajuan teknologi tidak dipungkiri sangat memanjakan penggunanya. 

baca juga

"Kita tidak lagi memiliki urgensi untuk pergi keluar rumah dan berusaha menemukan teman kencan. Kita bisa melakukan berbagai hal sendir seperti menonton Netflix, chatting tanpa harus keluar dari kamar, hingga memesan makanan,"

Hal tersebut mengakibatkan kontak sosial semakin berkurang, dan tanpa sadar banyak orang yang malas bertemu dengan orang lain secara langsung.

Ketiga, menjamurnya dating app atau aplikasi berkencan online. Kebutuhan untuk memiliki pasangan sebenarnya tetap tinggi dari masa ke masa. Bahkan Maslow memasukkan intimate relationship sebagai salah satu kebutuhan dasar manusia. 

Tapi lagi-lagi teknologi yang serba canggih ini memunculkan berbagai Dating App seperti Tinder, OkCupid, dan lainnya. 

Banyaknya aplikasi perjodohan maya ini membuat orang melewatkan proses berkenalan secara natural. Proses awal bertemu, mengenal satu sama lain, hingga mengungkapkan rasa. 

"Hal ini menyebabkan bonding antar pasangan menjadi kurang kuat. Perlu ekstra effort untuk mendapatkan chemistry dengan pasangan saat berkenalan lewat Dating App," pungkas Elizabeth.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak Zaman Now Lebih Milih Main Game Ketimbang Seks

Anak Zaman Now Lebih Milih Main Game Ketimbang Seks

Lifestyle | Kamis, 04 April 2019 | 17:00 WIB

Jangan Percaya, Informasi Soal Seks dan Kehamilan Ini Cuma Mitos

Jangan Percaya, Informasi Soal Seks dan Kehamilan Ini Cuma Mitos

Health | Kamis, 04 April 2019 | 18:55 WIB

Moammar Emka : Fenomena Sekstaiment, Side Job Kekinian Para Selebritas

Moammar Emka : Fenomena Sekstaiment, Side Job Kekinian Para Selebritas

Lifestyle | Rabu, 03 April 2019 | 19:30 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×