Studi : Sering Seks Oral Lebih Rendah Risiko Alami Keguguran

Silfa Humairah Utami, Firsta Nodia

Jum'at, 05 April 2019 | 21:30 WIB
Studi : Sering Seks Oral Lebih Rendah Risiko Alami Keguguran
Ilustrasi pasangan suami istri, sering seks oral lebih rendah risiko alami keguguran. [Shutterstock]

Suara.com - Studi : Sering Seks Oral Lebih Rendah Risiko Alami Keguguran.

Perempuan yang sering melakukan seks oral memiliki risiko yang lebih rendah mengalami keguguran berulang. Menurut studi yang dipublikasikan dalam Journal of Reproductive Immunology ini menemukan bagaimana seks oral dapat memengaruhi hasil kehamilan dengan cara positif.

Untuk mengarah pada kesimpulan ini, peneliti dari Leiden University Medical Center di Belanda menganalisis data 97 perempuan yang pernah mengalami setidaknya tiga kali keguguran berturut-turut sebelum penelitian dan 137 perempuan yang tidak pernah keguguran.

Tim peneliti memberikan kuesioner pada responden untuk menanyakan kegiatan seksual mereka dengan pasangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 56,9 persen dari kelompok yang pernah mengalami keguguran mengaku jarang melakukan hubungan seks oral, sementara 72,9 persen dari kelompok keguguran melaporkan lebih sering melakukan seks oral.

"Studi kasus ini menunjukkan bahwa perempuan dengan keguguran berulang memiliki frekuensi seks oral lebih sedikit dibandingkan dengan perempuan dengan kehamilan yang lancar," kata para peneliti dalam penelitian tersebut dilansir Medical Daily.

Menurut peneliti, temuan ini sejalan dengan hipotesis bahwa usus memiliki penyerapan yang paling memadai dan cairan mani mengandung antigen HLA larut yang dapat meningkatkan kekebalan ibu hamil sehingga mengurangi risiki keguguran.

Bahkan sebuah penelitian sebelumnya juga telah menunjukkan bahwa menelan sperma dapat mengurangi terjadinya risiko preeklampsia yang termasuk gangguan kehamilan paling sering dialami ibu hamil.

"Temuan ini memang tidak memberikan hubungan langsung antara seks oral dan penurunan risiko keguguran. Namun, kami menemukan cairan mani memiliki beberapa faktor imunoregulasi, yang memainkan peran penting dalam menciptakan toleransi ibu untuk melindungi janin selama kehamilan," tambah peneliti.

Meski demikian para peneliti mencatat perlunya penelitian lebih lanjut dengan skala yang lebih besar untuk memperkuat temuan mereka dan menyediakan hubungan langsung antara paparan sperma dan risiko yang lebih rendah dari keguguran berulang.

baca juga

Jadi perempuan yang suka seks oral lebih kecil berisiko keguguran karena paparan sperma. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lihat Perempuan Mandi Sendirian di Sungai, AIJ Beraksi Mengendap-endap

Lihat Perempuan Mandi Sendirian di Sungai, AIJ Beraksi Mengendap-endap

Jatim | Kamis, 04 April 2019 | 13:43 WIB

Studi: Sperma yang Rusak Bisa Sebabkan Keguguran

Studi: Sperma yang Rusak Bisa Sebabkan Keguguran

Health | Minggu, 31 Maret 2019 | 06:50 WIB

9 Kali Keguguran dalam 10 Tahun, Kesabaran Perempuan Ini Berbuah Manis

9 Kali Keguguran dalam 10 Tahun, Kesabaran Perempuan Ini Berbuah Manis

Lifestyle | Rabu, 27 Maret 2019 | 07:05 WIB

Terkini

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:31 WIB

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:24 WIB

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:11 WIB

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:09 WIB

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:01 WIB

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:30 WIB

×