Nekat Selfie di Pantai Ini Bisa Berujung Hukuman Mati

Ade Indra Kusuma | Firsta Nodia
Nekat Selfie di Pantai Ini Bisa Berujung Hukuman Mati
Ilustrasi. (Foto: shutterstock)

Badan otoritas setempat menganggap selfie di sini sangat berbahaya.

Suara.com - Nekat Selfie di Pantai Ini Bisa Berujung Hukuman Mati.

Selfie di tempat-tempat wisata sebenarnya sah-sah saja dilakukan. Tapi tidak di destinasi wisata satu ini. Ya, di pantai Mai Khao Thailand Anda bisa dikenai hukuman mati jika nekat selfie dengan latar belakang pesawat yang sedang melakukan pendaratan.

Letak pantai Mai Khao yang tak jauh dengan Bandara Internasional Phuket, Thailand, yang membuat pesawat melakukan terbang rendah ketika melewati pantai ini sebelum melakukan pendaratan.

Itulah sebabnya banyak wisatawan yang ingin mengabadikan selfie dengan latar pesawat yang begitu dekat.

Namun badan otoritas setempat melarang pengunjung untuk berfoto atau mengambil video di pantai tersebut karena dapat membahayakan dirinya. Menurut Bangkok Post, seperti melansir Nypost, badan otoritas setempat khawatir banyaknya pengunjung yang selfie itu dapat mengganggu kerja pilot saat melakukan pendaratan.

Kepala Bandara Internasional Phuket, Wichit Kaeothaithiam mengatakan bahwa peraturan yang lebih ketat harus diterapkan seperti yang disyaratkan oleh Organisasi Penerbangan Sipil Internasional dan pelanggar akan dikenakan hukuman berdasarkan Undang-Undang Navigasi Udara.

Para pelanggar akan menghadapi hukuman berat, seperti denda 1.253 dolar AS atau sekitar Rp 17 juta atau hukuman penjara hingga 20 tahun.

"Hukuman maksimumnya adalah hukuman mati," kata Wichit kepada Bangkok Post.

Tak hanya pantai Mai Khao yang berdekatan dengan bandara sehingga membahayakan pengunjung. Pantai Maho di pulau Saint Martin - Karibia juga telah menuai korban setelah wisatawan ingin mendapatkan foto dengan pesawat dalam jarak dekat.

Seorang perempuan berusia 57 tahun yang berlibur di Saint Martin terbunuh setelah jet di dekatnya meledak dan jatuh ke tanah. Pihak berwenang mengatakan perempuan itu sempat memegang pagar yang memisahkan pantai dari bandara ketika angin yang dihasilkan oleh mesin jet menghantam punggungnya.

Baru-baru ini, pasangan akrobatik juga dikritik karena melakukan headstand satu tangan hanya beberapa inci dari pesawat kargo yang akan mendarat. Pasangan bernama Oleg Kolisnichenko, 36, dan Yuliia Nos, 25, akhirnya menyadari bahwa hal itu membahayakan diri mereka.

"Meski tidak menyentuh kakiku tetapi aku merasakan begitu banyak udara dari pesawat dan aku kehilangan keseimbangan. Sangat menyenangkan dan mengasyikkan, tetapi setelahnya saya menyadari betapa berbahayanya itu," tandasnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS