Lemas Jangan Jadi Alasan Malas Saat Berpuasa, Ini Tipsnya Biar Jangan Lesu

Selasa, 07 Mei 2019 | 03:20 WIB
Lemas Jangan Jadi Alasan Malas Saat Berpuasa, Ini Tipsnya Biar Jangan Lesu
Ilustrasi lemas saat berpuasa. (Shutterstock)

Suara.com - Lemas Jangan Jadi Alasan Malas Saat Berpuasa, Ini Tipsnya Biar Jangan Lesu.

Jangan jadikan lemas jadi alasan bermalas-malasan di bulan puasa.  Kuncinya adalah persiapan yang baik, mulai dari niat sampai asupan nutrisi yang tepat.

Lemas saat puasa dikatakan hanya terjadi pada fase awal puasa, yakni 3-4 hari pertama. setelah 3-4 hari tubuh akan beradaptasi sehingga tak akan lagi merasa lemas dan lesu. Tidak ada masalah orang yang berpuasa melakukan kegiatan seperti biasa. Harusnya tidak terjadi kurang fokus atau konsentrasi kalau seseorang sahur dan buka puasa dengan tepat dan gizi yang seimbang.

Jika Anda merasa lemas saat puasa, mungkin ada yang salah dengan pola hidup atau pola makan Anda saat berbuka puasa dan sahur, perhatikan hal berikut ini agar puasa tidak lemas dilansir Hello Sehat.

Cara mengatasi lesu dan kurang energi saat puasa

Mengubah beberapa kebiasaan Anda di bulan Ramadan dapat menciptakan perbedaan besar untuk membuat tubuh lebih bertenaga. Jangan biarkan rasa lemas saat puasa menurunkan produktivitas. Ada beberapa cara sederhana yang dapat dicoba untuk mengatasi lesu dan kurang energi saat puasa.

1. Pastikan Anda cukup minum

Dehidrasi saat berpuasa kemungkinan besar menjadi penyebab Anda merasa lemas. Pastikan pada saat berbuka puasa dan sahur, Anda mencukupi kebutuhan minum Anda.

Anda bisa mencoba pola 2-4-2, dua gelas saat berbuka puasa, empat gelas sepanjang malam, dan dua gelas saat sahur. Tidak hanya air putih, Anda bisa mengonsumsi buah-buahan atau yogurt untuk menambah asupan cairan.

Baca Juga: Buka Puasa Bareng, Mien Uno Puji Sandiaga: Kok Cakep Banget Sih

Hindari minuman yang mengandung kafein selama puasa. Kafein dalam kopi, minuman bersoda, maupun teh yang dikonsumsi 3-6 jam sebelum tidur dapat membuat Anda sulit tidur dan berpeluang mendadak terjaga di tengah malam.

Berhenti mengonsumsi kafein secara bertahap adalah cara terbaik untuk tetap berenergi sepanjang hari. Anda mungkin justru akan merasa lemas dan sakit kepala saat tidak mengonsumsi kafein. Kondisi ini hanya bersifat sementara.

2. Perhatikan makanan saat berbuka puasa dan sahur

Semua makanan memang terlihat mengenyangkan pada saat berbuka puasa, tapi tidak semuanya mendatangkan nutrisi bagi tubuh. Makanan berbahan dasar tepung dan yang mengandung kadar gula tinggi bisa membuat Anda cepat lelah. Jadi usahakan hindari makanan seperti ini. Konsumsi makanan segar seperti sayur-sayuran dan buah-buahan secara teratur.

Dibandingkan menyantap makanan dalam jumlah besar pada satu kesempatan, lebih baik mengonsumsinya dalam jumlah kecil tiap 3 jam sekali dari waktu berbuka puasa hingga menjelang imsyak. Berikut ini adalah beberapa pilihan kudapan yang bisa menghasilkan energi untuk beraktivitas:

Buah potong, misalnya sebuah pisang ambon ukuran sedang mengandung sekitar 100 kalori dan apel ukuran sedang mengandung sekitar 80 kalori.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI