Nihingo Partners, Bantu Generasi Muda Belajar Bahasa Jepang

Vania Rossa, Dinda Rachmawati

Selasa, 21 Mei 2019 | 16:29 WIB
Nihingo Partners, Bantu Generasi Muda Belajar Bahasa Jepang
Nihingo Partners, Bantu Generasi Muda Belajar Bahasa Jepang. (Suara.com/Dinda Rachmawati)

Suara.com - Untuk menciptakan peluang global dalam menumbuhkan persahabatan, kepercayaan dan rasa saling pengertian melalui budaya, bahasa, dan dialog, The Japan Foundation kembali menggelar ajang simposium Internasional Program NIHONGO Partners (NP).

Ajang simposium Internasional Program NP sendiri, jelas Director General Japan Foundation, Tsukamoto Nohirisa, merupakan sarana bagi negara-negara penerima NP untuk berdiskusi mengenai hasil yang telah didapatkan dari program NIHONGO Partner yang telah berjalan selama 5 tahun, mulai sejak tahun 2014 hingga 2018.

Kali ini simposium Internasional Program NP dilaksanakan di Jakarta, Indonesia dengan pertimbangan bahwa Indonesia merupakan negara yang paling banyak menerima Program NP.

Dengan mengundang masing-masing satu siswa pembelajar bahasa Jepang dari sekolah menengah penerima NP, yang berada di lima negara di ASEAN, diharapkan mereka dapat menceritakan pengalaman yang dirasakan dan dipelajari selama mereka berinteraksi dengan NP menggunakan bahasa Jepang.

"Dengan simposium ini kami bermaksud memperlihatkan dan memperkenalkan hasil dari program NP ini selama lima tahun berjalan. Di mana orang merasakan manfaatnya," jelas Tsukamoto Nohirisa saat suara.com temui di sela simposium di Jakarta, Selasa (21/5/2019).

Program NP sendiri, kata dia, merupakan proyek besar The Japan Foundation - Asia Center, di mana NP akan mengirim warga Jepang sebagai tenaga Native Speaker atau tenaga pengajar Bahasa Jepang ke berbagai lembaga pendidikan di negara-negara ASEAN untuk menjadi mitra guru bahasa Jepang dan siswa selama kurang dari satu tahun.

Di Indonesia, sejak 2014, kata dia, pengiriman para tenaga pengajar ini diutamakan ke SMA dan SMK. Setiap tahunnya, kata Tsukamoto Nohirisa, The Japan Foundation mengirimkan 150 tenaga pengajar bahasa Jepang, ke berbagai wilayah di Indonesia, mulai dari Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Jawa Barat, Bali, Sumatera Utara, Lombok, Lampung, hingga D.I Yogyakarta.

"Pengiriman dilakukan secara bertahap setiap tahunnya. Selain membantu para guru bahasa Jepang di Indonesia mengajar bahasa Jepang, para tenaga pengajar yang kami kirim ke Indonesia juga diharapkan dapat berlajar mengenaik kehidupan dan kebudayaan di Indonesia, sehingga saat mereka pulang ke Jepang, mereka bisa memperkenalkan Indonesia ke masyakat Jepang," tutup dia.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Unik, Jepang Ciptakan Interior Kereta Api Berbentuk Rumah Tradisional Kyoto

Unik, Jepang Ciptakan Interior Kereta Api Berbentuk Rumah Tradisional Kyoto

Lifestyle | Selasa, 21 Mei 2019 | 11:28 WIB

Curhat Pencinta Anime, Bonekanya Diculik Burung Liar saat ke Pantai

Curhat Pencinta Anime, Bonekanya Diculik Burung Liar saat ke Pantai

Lifestyle | Minggu, 19 Mei 2019 | 18:23 WIB

Unik, Seperti Ini Penampakan Kafe Bertema Facebook di Jepang

Unik, Seperti Ini Penampakan Kafe Bertema Facebook di Jepang

Lifestyle | Minggu, 19 Mei 2019 | 14:52 WIB

Terkini

Jangan Terjebak Harga Murah, Tengok Strategi Investasi Setelah Aturan Rp1

Jangan Terjebak Harga Murah, Tengok Strategi Investasi Setelah Aturan Rp1

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 18:31 WIB

7 Sabun Muka Ekstrak Mawar untuk Cerahkan dan Lembapkan Kulit Kusam

7 Sabun Muka Ekstrak Mawar untuk Cerahkan dan Lembapkan Kulit Kusam

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 18:30 WIB

Direktur Pegadaian Bagikan Pengalaman Karier Dalam "Alumni Calling" Indonesia Punya Kamu 2026

Direktur Pegadaian Bagikan Pengalaman Karier Dalam "Alumni Calling" Indonesia Punya Kamu 2026

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 18:28 WIB

KPAI Minta Kasus Dugaan Bullying Siswa SMP di Serpong Tak Berhenti di Mediasi

KPAI Minta Kasus Dugaan Bullying Siswa SMP di Serpong Tak Berhenti di Mediasi

News | Rabu, 30 September 2026 | 18:27 WIB

Siap Bantu Gus Kikin, Gus Ipul: Jadi Waketum PBNU Pun Tak Masalah!

Siap Bantu Gus Kikin, Gus Ipul: Jadi Waketum PBNU Pun Tak Masalah!

News | Rabu, 30 September 2026 | 18:26 WIB

Dulu Buka Jalan Gibran Lewat MK, Kini Almas Tiba-tiba Dukung Denny Indrayana Usut Ijazah Wapres!

Dulu Buka Jalan Gibran Lewat MK, Kini Almas Tiba-tiba Dukung Denny Indrayana Usut Ijazah Wapres!

Surakarta | Rabu, 30 September 2026 | 18:24 WIB

Tekan Penggunaan LPG, 1 Juta Jargas Akan Dibangun

Tekan Penggunaan LPG, 1 Juta Jargas Akan Dibangun

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 18:23 WIB

Rupiah Melemah, Pedagang Tempe Ikut Menjerit

Rupiah Melemah, Pedagang Tempe Ikut Menjerit

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 18:22 WIB

Alya Sometimes Hides Her Feelings in Russian 2 Rilis PV Baru, Tayang 2027

Alya Sometimes Hides Her Feelings in Russian 2 Rilis PV Baru, Tayang 2027

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 18:20 WIB

CCTV dan ETLE Ungkap Pergerakan Terakhir Sutrimo Sebelum Ditemukan Kritis

CCTV dan ETLE Ungkap Pergerakan Terakhir Sutrimo Sebelum Ditemukan Kritis

News | Rabu, 30 September 2026 | 18:18 WIB

×