Jepang Uji Kereta Peluru Baru Diklaim Saingi Kecepatan Pesawat

Dythia Novianty, Rezza Dwi Rachmanta

Minggu, 19 Mei 2019 | 09:53 WIB
Jepang Uji Kereta Peluru Baru Diklaim Saingi Kecepatan Pesawat
Kereta peluru Jepang. [YouTube/Wion]

Suara.com - Jepang memiliki beberapa kereta api cepat atau Shinkansen. Namun, kali ini disebut sebagai kereta peluru yang digadang kecepatannya bisa bersaing dengan pesawat.

Kereta peluru tercepat yang dinamakan Alfa-X (Shinkansen E956) siap diuji coba di Jepang dengan kecepatan yang menyaingi pesawat.

Alfa-X dikenalkan oleh perusahaan kereta Api Jepang, JR East, dan dapat mengangkut penumpang dengan kecepatan 224 mph atau 368 kmh (kilometer per jam).

Kecepatan tersebut melampaui kereta peluru Jepang reguler tercepat yang saat ini beroperasi, dengan sekitar 40 kmh lebih cepat.

Perjalanan sejauh 1.094 kilometer antara Tokyo dan Sapporo (kota terbesar di Hokkaido utara) dapat ditempuh kurang dari empat jam.

Nantinya, kereta peluru akan menyediakan layanan transportasi yang memanjakan pengguna.

Jika disamakan di Indonesia, kereta Alfa-X dapat melakukan perjalanan dari Banten ke Malang (Jawa Timur) dengan menempuh waktu kurang dari empat jam (jarak Banten-Malang adalah 971 km).

Tentunya, Alfa-X merupakan kereta peluru yang diidamkan setiap negara mengingat bisa mempersingkat waktu tempuh.

Jalur kereta api baru akan disediakan khusus untuk Alfa-X pada tahun 2030 sehingga kereta peluru dan beroperasi secara efektif.

baca juga

Alfa-X akan diuji coba selama tiga tahun ke depan dengan kecepatan hingga 249 mph atau 401 kmh antara kota Amori dan Sendai.

Kereta peluru hanya akan diuji coba pada malam hari mengingat kereta reguler memenuhi jalur kereta pada siang harinya.

Dikutip dari NBC News, kereta peluru yang menelan biaya 91 juta dolar AS atau Rp 1,3 triliun ini memiliki 10 gerbong.

Kereta peluru Jepang. [YouTube/Wion]
Kereta peluru Jepang. [YouTube/Wion]

Alfa-X ditenagai dengan motor listrik super kuat di bagian gerbong depan yang dikombinasikan dengan kabel overhead.

Kereta peluru akan diuji coba dengan kerucut hidung (nose cone) dengan panjang mencapai 72 kaki atau 22 meter.

Fungsi kerucut yang memanjang tersebut berfungsi mengurangi ledakan keras yang dibuat saat kereta melaju ke sebuah terowongan.

Alfa-X sudah dilengkapi dengan teknologi suspensi terbaru sehingga diklaim tetap stabil jika terdapat gempa Bumi. Kereta peluru dilengkapi pengereman udara pada kecepatan tinggi serta rem elektromagnetik pada roda.

Melihat kemampuan kereta peluru Alfa-X, kendaraan ini sangat pantas apabila dinobatkan sebagai kendaraan masa depan yang efektif.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tunnel Walini untuk Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Ditembus

Tunnel Walini untuk Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Ditembus

Bisnis | Selasa, 14 Mei 2019 | 17:08 WIB

Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung akan Lahirkan Kota Baru

Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung akan Lahirkan Kota Baru

Bisnis | Senin, 11 Januari 2016 | 15:47 WIB

Ini Rekor Baru Kereta Tercepat di Dunia

Ini Rekor Baru Kereta Tercepat di Dunia

News | Sabtu, 18 April 2015 | 06:00 WIB

Kereta Api Super Mewah Jepang Ini Rancangan Desainer Ferrari

Kereta Api Super Mewah Jepang Ini Rancangan Desainer Ferrari

Otomotif | Minggu, 13 Juli 2014 | 16:28 WIB

Terkini

Pura-pura Beli Motor Buat Istri, Pria di Tambora Gasak PCX Showroom Demi Foya-foya

Pura-pura Beli Motor Buat Istri, Pria di Tambora Gasak PCX Showroom Demi Foya-foya

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:57 WIB

Strategi Mal Bantu Brand Lokal Jangkau Konsumen Lewat Festival Kreatif

Strategi Mal Bantu Brand Lokal Jangkau Konsumen Lewat Festival Kreatif

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:52 WIB

Pasokan Gas Singapura Berkurang, Begini Dampak Nyatanya Versi Pemerintah Singapura

Pasokan Gas Singapura Berkurang, Begini Dampak Nyatanya Versi Pemerintah Singapura

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:51 WIB

Intan Jaya Siapkan Lahan 7 Hektare, Gus Ipul: Kita Perluas Sekolah Rakyat di Daerah 3 T

Intan Jaya Siapkan Lahan 7 Hektare, Gus Ipul: Kita Perluas Sekolah Rakyat di Daerah 3 T

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Tak Hanya Pusat, Pemda Juga Diminta Jalankan Program Bansos

Tak Hanya Pusat, Pemda Juga Diminta Jalankan Program Bansos

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Hadir Jadi Saksi, Perancang UU Kesehatan Sebut Kasus Richard Lee Cukup Sanksi Administrasi

Hadir Jadi Saksi, Perancang UU Kesehatan Sebut Kasus Richard Lee Cukup Sanksi Administrasi

Entertainment | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:44 WIB

Michael Carrick Deg-degan Tunggu Keputusan: Dipecat atau Dipertahankan

Michael Carrick Deg-degan Tunggu Keputusan: Dipecat atau Dipertahankan

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:43 WIB

Yusril: Presiden Bukan Berarti Setuju Kajian Luhut Soal Definisi Korupsi

Yusril: Presiden Bukan Berarti Setuju Kajian Luhut Soal Definisi Korupsi

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:41 WIB

Bobotoh Tewas Dibacok, Pengamat Desak Super League Evaluasi Total: Stop Sementara

Bobotoh Tewas Dibacok, Pengamat Desak Super League Evaluasi Total: Stop Sementara

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:36 WIB

Gubernur Khofifah Serahkan Bansos dan Tali Asih bagi Masyarakat Pacitan Senilai Rp 11,499 M

Gubernur Khofifah Serahkan Bansos dan Tali Asih bagi Masyarakat Pacitan Senilai Rp 11,499 M

Jatim | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:35 WIB

×