Sambut Lebaran, Giordano Gandeng Iwet Ramadhan Rilis Koleksi Baru

Vania Rossa | Firsta Nodia
Sambut Lebaran, Giordano Gandeng Iwet Ramadhan Rilis Koleksi Baru
Koleksi terbaru Giordano - Iwet Ramadhan. (Dok. Giordano)

Koleksi baru tersebut bertema Enlightening Love.

Suara.com - Jelang lebaran, berbagai lini fesyen meluncurkan koleksi terbarunya. Begitu pula dengan Giordano. Lini fesyen ini menggandeng desainer Iwet Ramadhan meluncurkan koleksi terbaru bertema Enlightening Love.

Disampaikan Chief Merchant Giordano Indonesia, Ekawati Wongso, tema Enlightening Love memiliki makna yang selaras dengan motif Beautiful Sorrow yang dirancang oleh Iwet Ramadhan.

Motif ini bercerita soal harapan, bahwa setiap kesulitan, ujian, atau cobaan, akan selalu berakhir dengan kebahagiaan. Begitu pula dengan Enlightening Love, sebuah harapan di mana cinta akan menjadi cahaya terang bagi semua orang khususnya di momen hari raya tahun ini.

Koleksi terbaru Giordano - Iwet Ramadhan. (Dok. Giordano)
Koleksi terbaru Giordano - Iwet Ramadhan. (Dok. Giordano)

"Enlightening Love adalah tema yang kami usung dalam kampanye edisi Lebaran kali ini. Tagline Enlightening Love berbicara mengenai cinta yang penuh harapan mencerahkan, di mana harapannya rasa cinta ini akan menjadi cahaya terang bagi semua orang khususnya di moment ramadhan ini," ujar Ekawati dalam rilis yang diterima Suara.com, Sabtu (25/5/2019).

Kerjasama dengan Iwet Ramadhan sendiri, kata Ekawati, dilakukan sebagai salah satu bukti keseriusan dan komitmen Giordano dalam mengapresiasi kekayaan dan talenta lokal yang dimiliki Indonesia. Hal ini juga dilakukan di kampanye-kampanye Giordano sebelumnya seperti Art Of Freedom di tahun 2014, The Legacy dan My Cup Story pada 2016, kemudian One Indonesia: Let's Play Anda Stand Together di 2017, dan yang terakhir adalah Kita Garuda pada tahun 2018.

Sementara itu, Iwet Ramadhan mengatakan motif Batik Beautiful Sorrow sendiri terisnpirasi dari motif batik klasik Kelengan dari Pekalongan. Motif batik sarat makna yang punya nilai spiritual yang tinggi. Asalnya batik ini berwarna biru dan putih. Iwet Ramadhan sengaja menambahkan aksen merah dalam rancangannya, sebuah simbol harapan, simbol cinta, dan kehidupan.

“Kita butuh harapan, sudah terlalu lama kita beradu argument, mempertahankan pendapat, berdebat tanpa ujung. Waktunya untuk kembali berkumpul, bersatu, dengan seluruh kerabat dalam suasana damai penuh cinta," ujar Iwet Ramadhan.

Dipilihnya Iwet Ramadhan untuk berkolaborasi dengan koleksi terbaru Giordano tidak hanya karena desainer ini merancang sendiri motif batik, tapi juga menulis buku, membuat video youtube series tentang cerita dan filosofi batik, juga mengajarkan Ibu Rusun membuat batik.

"Itu sebabnya kami mengajak Iwet untuk terlibat dalam campaign ini," tutup Ekawati.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS