Nike Dapat Protes dari Penduduk Asli Guna, Ada Apa?

Rima Sekarani Imamun Nissa, Yasinta Rahmawati

Rabu, 29 Mei 2019 | 15:25 WIB
Nike Dapat Protes dari Penduduk Asli Guna, Ada Apa?
Nike Air Force 1 "Puerto Rico". (Twitter/@IsaacLarrier)

Suara.com - Raksasa pakaian olahraga, Nike, baru-baru ini mengatakan pihaknya mencabut sepatu terbarunya setelah komunitas adat Guna, penduduk asli Panama, menuduhnya "membajak" desain tradisional yang dilindungi.

Seperti dilansir dari Daily Magazine, pengacara untuk Guna mengatakan model sepatu Air Force 1 edisi khusus menampilkan desain Mola tradisional tanpa izin mereka sehingga melanggar hak kekayaan intelektual.

"Kami meminta maaf atas representasi yang tidak akurat dari asal desain untuk Nike Air Force 1 'Puerto Rico' 2019. Akibatnya, produk ini tidak lagi tersedia," ujar pihak Nike.

Padahal Nike awalnya akan merilis versi sepatu Air Force 1 yang dimaksudkan untuk menghormati Puerto Rico tersebut pada Juni mendatang.

Pengacara orang Guna, Aresio Valiente mengatakan kepada AFP bahwa desain Mola merupakan bagian dari spiritualitas orang-orang Guna. "Jadi perusahaan harus memberikan kompensasi kepada kami karena itu adalah salinan ilegal desain kami," kata Aresio Valiente, seraya menambahkan bahwa mereka sudah mengirim surat protes kepada Nike.

Orang-orang Guna hidup dengan cara berkomunitas di Panama dan Kolombia. Sebagian besar Guna hidup di Kuna Yala, juga dikenal sebagai Pulau San Blas, wilayah lepas pantai Karibia Panama.

Nike Air Force 1 "Puerto Rico". (Twitter/@IsaacLarrier)
Nike Air Force 1 "Puerto Rico". (Twitter/@IsaacLarrier)

"Mola seperti bendera untuk Guna. Benar-benar ada identitas budaya yang diartikulasikan di sekitar mola. Itu adalah elemen identitas yang sangat kuat," kata Monica Martinez, profesor antropologi sosial di Universitas Barcelona yang telah mempelajari Guna selama hampir dua dekade.

Kata Monica, ada semakin banyak kasus di seluruh dunia di mana masyarakat adat melaporkan pencurian kekayaan intelektual mereka oleh desainer atau perusahaan besar.

Kasus orang Guna terhadap Nike bukan pertama kali terjadi. Ribuan desain dan pengetahuan leluhur masyarakat adat sudah pernah dibajak oleh perusahaan multinasional lainnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Busana Serena Willams di Prancis Terbuka 2019 Punya Pesan Kuat, Apa Itu?

Busana Serena Willams di Prancis Terbuka 2019 Punya Pesan Kuat, Apa Itu?

Lifestyle | Rabu, 29 Mei 2019 | 06:05 WIB

Nike Jadi Merek Sneakers Terfavorit dan Paling Berharga di 2019

Nike Jadi Merek Sneakers Terfavorit dan Paling Berharga di 2019

Lifestyle | Senin, 27 Mei 2019 | 12:08 WIB

Kolaborasi, Nike - Supreme Hadirkan Sneakers Air Max 95 Bertabur Swarovski

Kolaborasi, Nike - Supreme Hadirkan Sneakers Air Max 95 Bertabur Swarovski

Lifestyle | Kamis, 04 April 2019 | 07:10 WIB

Terkini

Polresta Karawang Siagakan 390 Personel Amankan Pilkades Digital di 67 Desa

Polresta Karawang Siagakan 390 Personel Amankan Pilkades Digital di 67 Desa

Jabar | Minggu, 08 November 2026 | 17:14 WIB

Dari Bjorka ke Penyadapan Presiden, Seburuk Itukah Keamanan Data Negara?

Dari Bjorka ke Penyadapan Presiden, Seburuk Itukah Keamanan Data Negara?

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 17:10 WIB

Air Fryer Apakah Boleh Dicuci? Ini Cara Membersihkannya yang Benar agar Tidak Cepat Rusak

Air Fryer Apakah Boleh Dicuci? Ini Cara Membersihkannya yang Benar agar Tidak Cepat Rusak

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 17:10 WIB

Ayah Abzalul Riza, Korban Penembakan Maulid Nabi Aceh: Kenapa Anak Saya Dibunuh?

Ayah Abzalul Riza, Korban Penembakan Maulid Nabi Aceh: Kenapa Anak Saya Dibunuh?

News | Minggu, 08 November 2026 | 17:05 WIB

Lintasi Flyover Antasari, JEKATE Running 2026 Ajak Warga Nikmati Jakarta Sambil Berolahraga

Lintasi Flyover Antasari, JEKATE Running 2026 Ajak Warga Nikmati Jakarta Sambil Berolahraga

News | Minggu, 08 November 2026 | 17:04 WIB

Dekatkan Akses Perbankan di Riau, Agen BRILink Bantu Transaksi Petani Sawit Kampar

Dekatkan Akses Perbankan di Riau, Agen BRILink Bantu Transaksi Petani Sawit Kampar

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 17:01 WIB

Segera Antre, Harga Emas Batangan Diproyeksi Turun Jadi Rp2,41 Juta

Segera Antre, Harga Emas Batangan Diproyeksi Turun Jadi Rp2,41 Juta

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 16:58 WIB

Kronologi Helikopter Pemadam Karhutla Jatuh di Sungai Barito Kalsel, 1 Kru WNI Hilang

Kronologi Helikopter Pemadam Karhutla Jatuh di Sungai Barito Kalsel, 1 Kru WNI Hilang

News | Minggu, 08 November 2026 | 16:54 WIB

Mengingat Kembali Pentingnya Pendidikan Lewat Novel Ronggeng Dukuh Paruk

Mengingat Kembali Pentingnya Pendidikan Lewat Novel Ronggeng Dukuh Paruk

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 16:53 WIB

Bukan Cuma Modal, UMK Perlu Perkuat Manajemen agar Bisa Naik Kelas

Bukan Cuma Modal, UMK Perlu Perkuat Manajemen agar Bisa Naik Kelas

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 16:50 WIB

×