Libur Lebaran, Yuk Coba Wisata Berburu di Cikidang Sukabumi

Ade Indra Kusuma

Kamis, 06 Juni 2019 | 11:10 WIB
Libur Lebaran, Yuk Coba Wisata Berburu di Cikidang Sukabumi
Ilustrasi wisata berburu [shutterstock]

Suara.com - Mencoba Wisata Berburu di Cikidang Sukabumi.

Bagi para pencinta adrenalin, berburu adalah salah satu hobi yang memiliki tantangan dan kenikmatan tersendiri. Meskipun berburu bukan hobi yang terbilang murah sesekali Anda tampaknya perlu untuk mencoba wisata yang satu ini.

Destinasi wisata di Sukabumi termasuk banyak, Bupati Sukabumi, Drs. H. Marwan Hamami bercerita panjang lebar saat berbincang bersama Suara.com beberapa waktu lalu.

Bupati Sukabumi Marwan Hamami memberi pakan Ikan Koi di Rumah dinas Bupati, Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (24/5). [Suara.com/Arief Hermawan P]
Bupati Sukabumi Marwan Hamami memberi pakan Ikan Koi di Rumah dinas Bupati, Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (24/5). [Suara.com/Arief Hermawan P]

"Tergantung hobi masing-masing, offroad di Sukabumi bisa, adventure bisa, lalu ada wisata berburu yang potensial. ada juga tempat buruan swasta yakni lokasi berburu berbayar di Cikidang, jadi orang yang hobi berbubru tak usah lari ke hutan. cukup di sana, hewan ternak yang disiapkan berburu juga ada, senjatanya disiapkan, sudah gampang," seru Marwan.

 

"Cikidang adalah destinasi wisata paket komplit, ada wisata berburu, arung jeram, hingga agrowisata perkebunan sawit di pegununugan. Jika biasanya perkebunan sawit di dataran rendah,  ini di pegunungan lho. Keren. Selain berburu yang ada di Cikidang, kita juga ada wisata berburu babi liar, atau berburu hama. Tapi ini biasanya undangan dari para petani yang lahannya diganggu babi hutan," lanjut Marwan.

Lokasi berburu tersebut berada di Cikidang Hunting Resort yang terletak di Desa Pangkalan, Kecamatan Cikidang, Kabupatan Sukabumi, Jawa Barat.

Di Cikidang Hunting Resort anda dapat berburu berbagai macam satwa seperti ayam, kelinci, bebek, kambing, kalkun, babi hutan sampai rusa. Hewan-hewan tersebut memang bukan satwa liar, tetapi merupakan hewan yang berasal dari tangkapan atau hewan yang sengaja diternak khusus.
 
Untuk berburu pihak resort menyediakan senapan angin 4,5 mm seberat 8-10 kg, adapula panahan untuk Anda yang suka memanah. Mobil berburu atau ATV juga bisa anda sewa di resort untuk menjelajahi kawasan berburu.

Ilustrasi babi hutan. [Shutterstock]
Ilustrasi: Serunya wisata berburu babi hutan di Cikidang, Sukabumi. [Shutterstock]

Harga dari setiap hewan yang anda buru memiliki patokan mulai dari Rp 300.000 untuk memburu tiga jenis hewan seperti kelinci, ayam, dan kalkun. Sedangkan untuk berburu kambing hutan Rp 800.000–Rp 1,2 juta per ekor, dan babi hutan Rp 1 juta–Rp 2 juta per ekor.

Selamat mencoba!

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mudik ke Sukabumi? Yuk Coba Jelajah 3 Spot WIsata di Situgunung

Mudik ke Sukabumi? Yuk Coba Jelajah 3 Spot WIsata di Situgunung

Lifestyle | Kamis, 06 Juni 2019 | 08:10 WIB

Ngobrol Seru Bupati Sukabumi, Bahas Ikan Koi Hingga Kelezatan Ayam Bakakak

Ngobrol Seru Bupati Sukabumi, Bahas Ikan Koi Hingga Kelezatan Ayam Bakakak

Lifestyle | Sabtu, 25 Mei 2019 | 17:42 WIB

Situgunung Trail Run 2019, Serunya Lari Gunung Sambil Wisata di Sukabumi

Situgunung Trail Run 2019, Serunya Lari Gunung Sambil Wisata di Sukabumi

Lifestyle | Sabtu, 25 Mei 2019 | 14:54 WIB

Terkini

Jelang MotoGP Mandalika, Okupansi Hotel Tembus 86%

Jelang MotoGP Mandalika, Okupansi Hotel Tembus 86%

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 08:00 WIB

Kenal Bulutangkis Sejak Usia 1,5 Tahun, Ini Perjalanan Peraih Emas Asian Games Leo Rolly Asal Klaten

Kenal Bulutangkis Sejak Usia 1,5 Tahun, Ini Perjalanan Peraih Emas Asian Games Leo Rolly Asal Klaten

Surakarta | Selasa, 29 September 2026 | 07:53 WIB

Transaksi LCT Indonesia Tembus 42,07 Miliar Dolar AS pada Semester I 2026

Transaksi LCT Indonesia Tembus 42,07 Miliar Dolar AS pada Semester I 2026

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 07:49 WIB

Urutan Zodiak Paling Dingin dan Tidak Punya Perasaan, Sikapnya Bikin Salah Paham

Urutan Zodiak Paling Dingin dan Tidak Punya Perasaan, Sikapnya Bikin Salah Paham

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 07:47 WIB

7 Efek Samping Mengoleskan Cuka Apel Langsung ke Flek Hitam, Jangan Sembarangan

7 Efek Samping Mengoleskan Cuka Apel Langsung ke Flek Hitam, Jangan Sembarangan

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 07:46 WIB

Ulasan Novel 'Partikel': Formula Hollywood di Balik Karya Dee Lestari

Ulasan Novel 'Partikel': Formula Hollywood di Balik Karya Dee Lestari

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 07:45 WIB

Tidur Terganggu Bau Aneh, Warga Kaget Ada King Kobra 3,5 Meter Melingkar di Bawah Kasur

Tidur Terganggu Bau Aneh, Warga Kaget Ada King Kobra 3,5 Meter Melingkar di Bawah Kasur

Bali | Selasa, 29 September 2026 | 07:43 WIB

Bikin Karyawati RS Tersungkur, Sejoli di Tulang Bawang Diringkus Saat Asyik Makan

Bikin Karyawati RS Tersungkur, Sejoli di Tulang Bawang Diringkus Saat Asyik Makan

Lampung | Selasa, 29 September 2026 | 07:43 WIB

Kekerasan Eks Kepsek SMPN 18 Malang Terkuak: 10 Siswa Trauma, Polisi Mulai Bergerak

Kekerasan Eks Kepsek SMPN 18 Malang Terkuak: 10 Siswa Trauma, Polisi Mulai Bergerak

Malang | Selasa, 29 September 2026 | 07:34 WIB

Rupiah Dekati Rp18.000, BI Pilih Kurangi Intervensi di Pasar Valuta Asing

Rupiah Dekati Rp18.000, BI Pilih Kurangi Intervensi di Pasar Valuta Asing

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 07:31 WIB

×