Keraton Kasunanan Surakarta Gelar Gerebek Syawal

Ririn Indriani

Kamis, 06 Juni 2019 | 16:42 WIB
Keraton Kasunanan Surakarta Gelar Gerebek Syawal
Hari Lebaran kedua, Idulfitri 1 Syawal 1440 H, Keraton Kasunanan Surakarta menggelar Garebek Syawal, Kamis (6/6/2019). (Suara.com/Ari Purnomo)

Suara.com - Seperti tahun-tahun sebelumnya, di hari Lebaran kedua Keraton Kasunanan Surakarta menggelar tradisi Gerebek Syawal. Gerebek ini menghadirkan empat gunungan. Dua gunungan bernama gunungan jaler (laki-laki) dan dua lainnya bernama estri (perempuan).

Gunungan ini berisi hasil bumi. Ada sayuran, dan juga berbagai hasil bumi lainnya. Gunungan ini menjadi salah satu daya tarik wisatawan maupun warga untuk menyaksikan gerebek. Akan tetapi, untuk gelaran Gerebek Syawal kali ini terlihat tidak seramai tahun-tahun sebelumnya.

Hanya ada ratusan warga yang datang dan berebut gunungan. Sedangkan di tahun sebelumnya ada ribuan warga dari berbagai daerah datang untuk menyaksikan dan berebut gunungan.

Hari Lebaran kedua, Idulfitri 1 Syawal 1440 H, Keraton Kasunanan Surakarta menggelar Garebek Syawal, Kamis (6/6/2019). (Suara.com/Ari Purnomo)
Hari Lebaran kedua, Idul Fitri 1 Syawal 1440 H, Keraton Kasunanan Surakarta menggelar Gerebek Syawal, Kamis (6/6/2019). (Suara.com/Ari Purnomo)

Sebelum diperebutkan warga, empat gunungan dikirab terlebih dahulu. Kirab dimulai sekitar pukul 11.00 WIB dari Sitihinggil menuju ke Masjid Agung, Surakarta. Sesampainya di kompleks Masjid Agung, dua gunungan akan kembali ke Keraton Kasunanan Surakarta untuk diperebutkan.

Sedangkan dua gunungan sisanya tetap berada di kompleks Masjid Agung untuk diperebutkan warga. Sebelum diperebutkan, salah seorang pemuka agama membacakan doa. Setelah doa selesai dibacakan barulah dilakukan rebutan gunungan.

Banyak yang percaya bahwa gunungan membawa berkah. Sehingga tidak sedikit yang rela datang dari jauh untuk mendapatkan gunungan.

Hari Lebaran kedua, Idulfitri 1 Syawal 1440 H, Keraton Kasunanan Surakarta menggelar Garebek Syawal, Kamis (6/6/2019). (Suara.com/Ari Purnomo)
Hari Lebaran kedua, Idul Fitri 1 Syawal 1440 H, Keraton Kasunanan Surakarta menggelar Gerebek Syawal, Kamis (6/6/2019). (Suara.com/Ari Purnomo)

Pengageng Parentah Keraton Kasunanan Surakarta, KGPH Dipokusumo menjelaskan, bahwa tradisi Gerebek Syawal ini sudah menjadi agenda rutin yang diadakan oleh Keraton Kasunanan Surakarta. Kegiatan ini sebagai bentuk wujud syukur kepada Tuhan atas segala yang sudah diberikan.

"Ini sebagai wujud syukur, dan ini menjadi puncak dari perayaan Idul Fitri. Setelah melaksanakan ibadah puasa selama sebulan penuh," terangnya.

Kontributor : Ari Purnomo

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Tradisi Perayaan Lebaran di Dunia, Bikin Kumpul Keluarga Tambah Meriah

5 Tradisi Perayaan Lebaran di Dunia, Bikin Kumpul Keluarga Tambah Meriah

Lifestyle | Kamis, 30 Mei 2019 | 06:30 WIB

Melongok Tradisi Unik Lebaran di 7 Negara, Indonesia Ada Lho!

Melongok Tradisi Unik Lebaran di 7 Negara, Indonesia Ada Lho!

Lifestyle | Jum'at, 15 Juni 2018 | 05:00 WIB

Mengenal Tradisi Lebaran "Barong Ider Bumi" dari Banyuwangi

Mengenal Tradisi Lebaran "Barong Ider Bumi" dari Banyuwangi

Lifestyle | Rabu, 28 Juni 2017 | 07:50 WIB

Terkini

Nasib Penyeberangan Merak-Bakauheni di Tengah Geliat Gunung Anak Krakatau

Nasib Penyeberangan Merak-Bakauheni di Tengah Geliat Gunung Anak Krakatau

Lampung | Senin, 07 September 2026 | 07:38 WIB

Bukan Cuma Kejar Pace, ISOPLUS Run 2026 Hadirkan Pengalaman Digital di Lintasan

Bukan Cuma Kejar Pace, ISOPLUS Run 2026 Hadirkan Pengalaman Digital di Lintasan

Tekno | Senin, 07 September 2026 | 07:33 WIB

IHSG Diprediksi Melemah Terbatas, Saham Ini Dinilai Bisa Cuan

IHSG Diprediksi Melemah Terbatas, Saham Ini Dinilai Bisa Cuan

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 07:30 WIB

Jateng Disebut 'Minimarket Bencana', Ahmad Luthfi Minta Relawan Bergerak Cepat!

Jateng Disebut 'Minimarket Bencana', Ahmad Luthfi Minta Relawan Bergerak Cepat!

Jawa Tengah | Senin, 07 September 2026 | 07:29 WIB

Xiaomi SU7 Makin Buas, Sedan Listrik Pintar dengan Jangkauan hingga 902 Km

Xiaomi SU7 Makin Buas, Sedan Listrik Pintar dengan Jangkauan hingga 902 Km

Your Say | Senin, 07 September 2026 | 07:25 WIB

Asap Karhutla Belum Reda, Siswa di Pekanbaru Kembali Belajar dari Rumah

Asap Karhutla Belum Reda, Siswa di Pekanbaru Kembali Belajar dari Rumah

Riau | Senin, 07 September 2026 | 07:24 WIB

Imbas Abu Krakatau! Penutupan 7 Bandara Termasuk Soetta dan Halim Diperpanjang Sampai Senin Pagi

Imbas Abu Krakatau! Penutupan 7 Bandara Termasuk Soetta dan Halim Diperpanjang Sampai Senin Pagi

News | Senin, 07 September 2026 | 07:23 WIB

Saham CUAN dan BUMI Masuk 'Radar' di Tengah Gejolak Inflasi

Saham CUAN dan BUMI Masuk 'Radar' di Tengah Gejolak Inflasi

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 07:20 WIB

Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, TransNusa Siapkan Opsi Ubah Jadwal hingga Refund

Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, TransNusa Siapkan Opsi Ubah Jadwal hingga Refund

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 07:13 WIB

Erupsi Anak Krakatau, Menkomdigi Minta Warga Saring Informasi Sebelum Sebarkan

Erupsi Anak Krakatau, Menkomdigi Minta Warga Saring Informasi Sebelum Sebarkan

Tekno | Senin, 07 September 2026 | 07:05 WIB

×