Ambon Creative Makers, Komunitas Seniman Muda Kreatif dari Kota Ambon

M. Reza Sulaiman, Risna Halidi

Sabtu, 08 Juni 2019 | 10:00 WIB
Ambon Creative Makers, Komunitas Seniman Muda Kreatif dari Kota Ambon
Komunitas Ambon Creative Makers, wadah seniman muda Ambon. (Dok. ACM)

Suara.com - Ambon Creative Makers, Komunitas Seniman Muda Kreatif dari Kota Ambon

Ambon Creative Makers (ACM) merupakan komunitas orang-orang kreatif sekaligus seniman produk buatan tangan asal Ambon, Maluku.

ACM dibentuk pada akhir Januari 2019 lalu setelah mengikuti kegiatan pameran Art Attack 2 di Ambon.

Komunitas Ambon Creative Makers, wadah seniman muda Ambon. (Dok. ACM)
Komunitas Ambon Creative Makers, wadah seniman muda Ambon. (Dok. ACM)

Menurut Priska Birahy yang merupakan salah satu anggota ACM, komunitas ini dibuat mengakomodir seniman handmade terutama pemuda-pemudi asli Ambon.

"Kami lihat di Ambon atau Maluku belum ada wadah jualan kreatif anak muda. Semacam bazaar di Kemang atau Semasa di Kota Tua. Ekosistem itu yang coba kami buat melalui ACM," kata perempuan yang akrab disapa Ika tersebut, saat berbincang dengan Suara.com.

Dilihat dari keanggotaan, ACM diisi oleh anggota dengan latar belakang bermacam-macam mulai dari jurnalis, Make Up Artist, pegawai pemerintahan, ibu rumah tangga, full time seniman, musisi, anak kuliah, pelatih paduan suara, travel operator, hingga pekerja di periklanan.

Komunitas Ambon Creative Makers, wadah seniman muda Ambon. (Dok. ACM)
Komunitas Ambon Creative Makers, wadah seniman muda Ambon. (Dok. ACM)

Karena baru terbentuk Januari lalu, ACM masih fokus pada pengenalan barang-barang produksi anggota ke pasar offline di Ambon. Produk yang dibuat sendiri biasanya memiliki unsur tradisional dan kontemporer seperti tas, baju, anting sampai jaket.

Ika dan kawannya Grace Rijoly dari Tana Paper misalnya, mereka membuat karya seni berbahan dasar kertas daur ulang yang dibuat dari bahan baku khas Maluku, sagu manta.

"Itu bahan baku buat bikin papeda dan ela sagu atau limbah sagu. Semua diambil dari hutan di Ambon dan pembuat sagu di desa Tulehu," tambahnya.

baca juga
Komunitas Ambon Creative Makers, wadah seniman muda Ambon. (Dok. ACM)
Komunitas Ambon Creative Makers, wadah seniman muda Ambon. (Dok. ACM)

Ada juga Grizzly Nahusuly dari Kaos Kaki Ambon yang Ika sebut telah membawa subkultur baru di Ambon dengan membawa kaos kaki motif kontemporer.

"Kebetulan dia juga seorang rapper, jadi kaos kaki itu semacam perekat untuk kultur bermusik hip-hop di Ambon."

Kata Ika, ACM sangat mengandalkan mutu. Karena itu juga banyak item yang diproduksi terbatas dan cepat habis.

"Kami tidak mau borongan. Kerjakan dengan tangan, perlahan-lahan dan makan waktu. Tapi hasilnya terbaik. Mulai dari layanan pelanggan di sosmed semisal ada yang tanya-tanya, sampe treat pembeli dengan paking dan ekstra hadiah. Itu yang bikin kami beda," tambahnya.

Komunitas Ambon Creative Makers, wadah seniman muda Ambon. (Dok. ACM)
Komunitas Ambon Creative Makers, wadah seniman muda Ambon. (Dok. ACM)

Untuk bisa bergabung dengan komunitas ini dan ikut serta berjualan, Ika mengaku tidak ada persyarat khusus. Tapi hal yang penting adalah memiliki ide karya sendiri, handmade, beda dari pelapak yang sudah ada, dan punya semangat sama untuk memajukkan para agen kreatif di Ambon.

Ke depan, Ika dan rekan-rekan lain di ACM berharap dapat memiliki toko permanen.

"Kami ingin mandiri dan berharap bisa bikin event sendiri buat pelapak kreatif alternative macam kami. Dan berharap suatu saat ada yang bisa memboyong kami ke luar negeri ikut pameran kreatif dengan kerajinan khas kami," tutupnya.

Bagaimana, tertarik memborong oleh-oleh kontemporer khas Ambon dari Ambon Creative Makers saat berkunjung ke sana?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komunitas Pengembang Aplikasi muda akan Berkolaborasi Teknologi

Komunitas Pengembang Aplikasi muda akan Berkolaborasi Teknologi

Press Release | Kamis, 06 Juni 2019 | 17:27 WIB

Velogirls Indonesia Ajak Perempuan Bersepeda Sambil Beramal

Velogirls Indonesia Ajak Perempuan Bersepeda Sambil Beramal

Lifestyle | Sabtu, 01 Juni 2019 | 10:02 WIB

Kenali Jakarta Lebih Jauh Bareng Komunitas NgoJak

Kenali Jakarta Lebih Jauh Bareng Komunitas NgoJak

Lifestyle | Sabtu, 25 Mei 2019 | 10:11 WIB

Terkini

Kemenhut Bekukan Izin 26 Perusahaan Terkait Karhutla, Bisa Berujung Pidana

Kemenhut Bekukan Izin 26 Perusahaan Terkait Karhutla, Bisa Berujung Pidana

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:26 WIB

Batas Minimal Harga Saham Rp1 Diterapkan Akhir September

Batas Minimal Harga Saham Rp1 Diterapkan Akhir September

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:25 WIB

10 Dampak Pencemaran Air dan Tanah bagi Kehidupan Organisme

10 Dampak Pencemaran Air dan Tanah bagi Kehidupan Organisme

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 13:25 WIB

7 Cara Menata Area Teras dan Foyer Rumah sebagai Mulut Chi Penarik Keberuntungan

7 Cara Menata Area Teras dan Foyer Rumah sebagai Mulut Chi Penarik Keberuntungan

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 13:25 WIB

Menilik Sisi Rapuh Stray Kids Lewat Lagu Sorry, I Love You, Bikin Nyesek!

Menilik Sisi Rapuh Stray Kids Lewat Lagu Sorry, I Love You, Bikin Nyesek!

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 13:24 WIB

Datang Jadi Saksi, Pulang Masuk Bui: Pak Dur Ditahan Usai Cekcok dengan Anggota DPRD Malang

Datang Jadi Saksi, Pulang Masuk Bui: Pak Dur Ditahan Usai Cekcok dengan Anggota DPRD Malang

Malang | Rabu, 16 September 2026 | 13:22 WIB

Perang Arab Saudi vs Houthi, Jet F-15 Ditembak Jatuh Pakai Rudal Buatan Lokal di Marib

Perang Arab Saudi vs Houthi, Jet F-15 Ditembak Jatuh Pakai Rudal Buatan Lokal di Marib

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:21 WIB

Antrean Panjang di SPBU Akibat Perubahan Pola Konsumsi, Bahlil Siapkan Aturan sebagai Solusi

Antrean Panjang di SPBU Akibat Perubahan Pola Konsumsi, Bahlil Siapkan Aturan sebagai Solusi

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:20 WIB

Tak Disangka, 3 Anak Kurir SPX Express Lanjut Kuliah di Kampus Bergengsi

Tak Disangka, 3 Anak Kurir SPX Express Lanjut Kuliah di Kampus Bergengsi

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:20 WIB

Ketum Parpol Koalisi Pemerintah Sudah Bahas RUU Pemilu, Gerindra Tegaskan Sepakat Threshold 5 Persen

Ketum Parpol Koalisi Pemerintah Sudah Bahas RUU Pemilu, Gerindra Tegaskan Sepakat Threshold 5 Persen

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:18 WIB

×