Begini Caranya Mengubah Kebiasaan Tidur Larut Malam Agar Bisa Bangun Pagi

Vania Rossa

Rabu, 12 Juni 2019 | 14:16 WIB
Begini Caranya Mengubah Kebiasaan Tidur Larut Malam Agar Bisa Bangun Pagi
Ilustrasi bangun tidur. (Shutterstock)

Suara.com - Penyesuaian sederhana dapat membantu mereka yang biasanya suka tidur larut malam agar tidak terlalu stres dan mengantuk di siang hari. Dan nantinya, kebiasaan tersebut dapat diubah menjadi kebiasaan bangun pagi.

Selain berpotensi stres akibat sering tidur malam, orang yang suka tidur larut malam juga sering kesulitan menyesuaikan diri dengan jadwal kerja dan sekolah yang tidak sesuai dengan pola tidur mereka.

Tetapi para peneliti sekarang telah menemukan bahwa bagi mereka yang jam tidurnya sangat larut malam dan bangun siang, bisa dilatih agar punya kebiasaan bangun pagi hanya dalam waktu tiga minggu.

Sebuah studi yang melibatkan 22 orang yang suka tidur larut malam, yang waktu tidur rata-ratanya adalah pukul 02.30 dan waktu bangun pukul 10.15 pagi, menemukan manfaat tidur awal secara konsisten termasuk merasa kurang stres dan tertekan, serta kurang mengantuk di siang hari.

Untuk jangka waktu tiga minggu, mereka diminta untuk memajukan waktu tidur dan waktu bangun mereka dua atau tiga jam, dan tidak mengubahnya meski di hari libur.

Mereka juga diminta untuk terpapar dengan sinar matahari pagi sebanyak mungkin, untuk segera sarapan setelah bangun tidur, makan siang pada waktu yang sama setiap hari, dan makan malam tidak lebih dari jam 7 malam.

Temuan penelitian yang dilakukan oleh universitas Birmingham dan Surrey, dan Monash University di Australia, diterbitkan dalam jurnal Sleep Medicine.

Dilansir dari The Independent, hasil penelitian menunjukkan peningkatan kinerja kognitif (waktu reaksi) dan fisik (kekuatan genggaman) selama pagi hari, sementara waktu kinerja puncak bergeser dari sore ke siang hari.

Salah satu peneliti Dr. Andrew Bagshaw, dari Pusat Kesehatan Otak Manusia Universitas Birmingham, mengatakan, "Memiliki pola tidur yang terlambat membuat Anda berselisih dengan jadwal masyarakat umumnya, yang dapat merugikan Anda, mulai dari mengantuk di siang hari hingga kesejahteraan mental yang lebih buruk."

baca juga

“Kami ingin melihat apakah ada hal-hal sederhana yang dapat dilakukan orang di rumah untuk menyelesaikan masalah ini."

“Dan cara ini berhasil, rata-rata memungkinkan orang untuk tidur dan bangun sekitar dua jam lebih awal dari sebelumnya."

“Yang paling menarik, ini juga dikaitkan dengan peningkatan kesejahteraan mental dan rasa kantuk yang dirasakan, yang berarti bahwa itu adalah hasil yang sangat positif bagi para peserta."

"Kita sekarang perlu memahami bagaimana pola kebiasaan tidur berhubungan dengan otak, bagaimana hubungan ini dengan kesejahteraan mental dan apakah intervensi ini dapat mengarah pada perubahan jangka panjang."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Orang-orang Ini Jadi Sukses karena Bangun Lebih Pagi

Orang-orang Ini Jadi Sukses karena Bangun Lebih Pagi

Bisnis | Kamis, 28 Maret 2019 | 06:01 WIB

Pilihan Bunyi Alarm Bisa Pengaruhi Kondisi Psikis saat Bangun Pagi

Pilihan Bunyi Alarm Bisa Pengaruhi Kondisi Psikis saat Bangun Pagi

Health | Selasa, 19 Februari 2019 | 14:25 WIB

Bunyi Alarm Seperti Apa yang Baik untuk Bangun Pagi?

Bunyi Alarm Seperti Apa yang Baik untuk Bangun Pagi?

Lifestyle | Senin, 18 Februari 2019 | 14:13 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:06 WIB

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

×