Pilihan Bunyi Alarm Bisa Pengaruhi Kondisi Psikis saat Bangun Pagi

Ade Indra Kusuma, Vessy Dwirika Frizona

Selasa, 19 Februari 2019 | 14:25 WIB
Pilihan Bunyi Alarm Bisa Pengaruhi Kondisi Psikis saat Bangun Pagi
Ilustrasi lelaki enggan bangun pagi. [shutterstock]

Suara.com - Pilihan Bunyi Alarm Bisa Pengaruhi Kondisi Psikis saat Bangun Pagi.

Bangun kesiangan memang bikin menderita. Maka banyak orang mengandalkan alarm agar bisa bangun pagi. Meski begitu masih saja ada yang tetap kesiangan.

Makanya, mereka memakai nada musik yang menghentak agar benar-benar bisa terjaga.  Namun, tahukah Anda bahwa pilihan bunyi alarm bangun tidur dapat memengaruhi kondisi psikis saat bangun tidur?

Lalu, bunyi alarm seperti apa yang lebih baik digunakan untuk bangun pagi?

Dikutip dari rilis Hellosehat, kebanyakan orang yang menggunakan suara keras sebagai bunyi alarm berpendapat bahwa bunyi keras menggelegar dapat membuat mereka “melek” dan segar seketika. 

Dengan begitu, mereka tidak akan bablas dan bangun tepat waktu. Biasanya, yang menganut paham ini adalah mereka yang susah bangun tidur sehingga harus dikejutkan dengan bunyi-bunyian.

Sementara itu, orang yang memasang alarm dengan melodi tenang beranggapan bahwa suara ini sudah pas karena toh mereka mudah terbangun dari tidur.  Bahkan, bagi orang yang sensitif dengan bunyi, sedikit suara seperti bunyi tetes air dari keran pasti bisa membangunkan mereka.

Jika dilihat dari sisi medis, mana bunyi alarm yang lebih baik?

Dr. James Giordano, seorang dosen di Departemen Neurologi di Georgetown University Medical Centre berpendapat bahwa bunyi alarm yang baik adalah yang tenang. Bunyi alarm yang dimaksud adalah bunyi yang tidak membuat Anda bangun terjungkal atau jengkel ingin membanting ponsel atau jam weker. Mengapa?

baca juga

"Bunyi keras akan mengaktifkan sistem saraf simpatik di otak yang masih “terlelap”. Kondisi ini dibaca otak sebagai ancaman karena tubuh dipaksa “bangun tidur sebelum waktunya” sehingga memaksa otak untuk memproduksi lebih banyak hormon stres kortisol dan adrenalin dari biasanya," jelas James Giordano.

Akibatnya, Anda akan bangun dengan panik, grasak-grusuk, dan lebih stres. Tidak menutup kemungkinan juga Anda justru mengalami pusing atau sakit kepala setelah bangun tidur karenanya.

Dokter sekaligus dosen di sekolah keperawatan Case Western Reserve University bernama Michael J. Decker, PhD, juga beranggapan bahwa bunyi alarm yang tenang lebih cocok untuk membangunkan kita karena memungkinkan otak “bangun” secara bertahap sehingga melepaskan hormon-hormon stres juga secara bertahap. 

"Pada akhirnya, kita bangun dengan mood yang lebih baik karena tubuh sudah lebih siap menerima efek-efek hormon stres tersebut," paparnya.

Ada pun saran lain agar tetap bisa bangun tepat waktu, jangan mengandalkan bunyi alarm saja. Sebenarnya, ada cara lain yang bisa membuat Anda terbangun dari tidur selain alarm, yaitu cahaya. Cahaya akan menjadi sinyal bagi jam biologis tubuh untuk memproduksi hormon yang membuat Anda bangun dari tidur.

Selain itu, Anda juga harus tidur lebih awal, menghindari kopi, atau aktivitas lainnya yang bisa mengganggu tidur. Dengan begitu, bangun pagi akan jadi lebih mudah.


 

 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada, Tukang Begadang Lebih Rentan Terhadap Penyakit Mental

Waspada, Tukang Begadang Lebih Rentan Terhadap Penyakit Mental

Health | Kamis, 31 Januari 2019 | 14:02 WIB

Doyan Begadang Tingkatkan Risiko Kanker Payudara?

Doyan Begadang Tingkatkan Risiko Kanker Payudara?

Health | Rabu, 07 November 2018 | 19:15 WIB

Tips Jitu Mencegah Badan Pegal Linu Saat Bangun Pagi

Tips Jitu Mencegah Badan Pegal Linu Saat Bangun Pagi

Health | Kamis, 27 September 2018 | 18:47 WIB

Terkini

Saham Apple hingga Nvidia Segera Bisa Dibeli 24 Jam Lewat Kripto, Ini Rinciannya

Saham Apple hingga Nvidia Segera Bisa Dibeli 24 Jam Lewat Kripto, Ini Rinciannya

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 14:04 WIB

Toyota Land Cruiser FJ Siap Tahan Laju Mobil Listrik China di Asia

Toyota Land Cruiser FJ Siap Tahan Laju Mobil Listrik China di Asia

Otomotif | Selasa, 06 Oktober 2026 | 14:03 WIB

Model Prasmanan MBG Tak Otomatis Aman, Pakar Ingatkan Risiko Perkembangbiakan Bakteri

Model Prasmanan MBG Tak Otomatis Aman, Pakar Ingatkan Risiko Perkembangbiakan Bakteri

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 14:03 WIB

DJP Kantongi Rp 817,61 Miliar Pajak dari Perusahaan Baja RI hingga Agustus 2026

DJP Kantongi Rp 817,61 Miliar Pajak dari Perusahaan Baja RI hingga Agustus 2026

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 14:02 WIB

Bye-bye Komedo! 5 Nose Strip Arang Bambu untuk Hidung Bersih dan Mulus

Bye-bye Komedo! 5 Nose Strip Arang Bambu untuk Hidung Bersih dan Mulus

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Muhammad Imanuddin Sumar Eks Pimpinan Ponpes di Lombok Ditetapkan Tersangka Kasus Kekerasan Seksual!

Muhammad Imanuddin Sumar Eks Pimpinan Ponpes di Lombok Ditetapkan Tersangka Kasus Kekerasan Seksual!

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 13:58 WIB

5 Bedak Padat Hasil Matte, Cocok untuk Kulit Berminyak dan Mudah Kilap

5 Bedak Padat Hasil Matte, Cocok untuk Kulit Berminyak dan Mudah Kilap

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 13:55 WIB

Bayi 8 Bulan di Labura Meninggal Diduga Korban Rudapaksa, Polisi Selidiki

Bayi 8 Bulan di Labura Meninggal Diduga Korban Rudapaksa, Polisi Selidiki

Sumut | Selasa, 06 Oktober 2026 | 13:55 WIB

Dari Harus Segera ke Aku Bisa Pelan-pelan, Seni Menurunkan Tempo Hidup

Dari Harus Segera ke Aku Bisa Pelan-pelan, Seni Menurunkan Tempo Hidup

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 13:50 WIB

2 Orang Tewas Terjebak dalam Kebakaran di Matraman Jakarta Timur

2 Orang Tewas Terjebak dalam Kebakaran di Matraman Jakarta Timur

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 13:50 WIB

×