30 Ribu Anak Indonesia Dapat Beasiswa Rp 11 M dari Tokopedia, Grab dan OVO

Ade Indra Kusuma | Firsta Nodia
30 Ribu Anak Indonesia Dapat Beasiswa Rp 11 M dari Tokopedia, Grab dan OVO
Donasi dari kampanye Patungan Untuk Berbagi [Suara.com/Firsta]

Donasi dari kampanye "Patungan Untuk Berbagi" tersebut disalurkan lewat lembaga Rumah Yatim

Suara.com - 30 Ribu Anak Indonesia Dapat Beasiswa Pendidikan Senilai Rp 11 Miliar

Sekitar 30 ribu lebih anak Indonesia yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia menjadi penerima beasiswa pendidikan dari program "Patungan untuk Berbagi" yang dihelat OVO, Grab dan Tokopedia.

Program yang terlaksana sejak 2 Mei 2019 lalu ini berhasil mengumpulkan donasi senilai Rp 11.501.308.774 yang sudah dikalikan dua oleh ketiga platform tersebut. 

Donasi dari kampanye "Patungan Untuk Berbagi" tersebut disalurkan lewat lembaga Rumah Yatim dalam bentuk paket perlengkapan sekolah dan beasiswa sebagai upaya mendorong keberlangsungan pendidikan dasar bagi anak yatim dan kurang mampu. 

Disampaikan Direktur Rumah Yatim, Nugroho BW, sebagai mitra distribusi donasi, pihaknya memastikan bahwa dana yang dikumpulkan akan disalurkan kepada anak-anak yatim yang terancam putus sekolah akibat kendala finansial. Bahkan Ia menyebut donasi Rp 1.5 Miliar telah disalurkan kepada 4131 anak yatim di 30 kota di Indonesia.

“Kami sangat mengapresiasi tujuan dari program 'Patungan Untuk Berbagi' untuk memberdayakan anak-anak yatim Indonesia melalui pendidikan. Di Rumah Yatim, kami terus berupaya membantu anak-anak yatim di bawah asuhan kami untuk mencapai impian mereka melalui pendidikan. Donasi ini merupakan amanah bagi kami, dan akan kami serahkan kepada anak-anak yatim sehingga nantinya diharapkan dapat menjadi generasi individu yang sangat terampil dan kompeten," ujar Nugroho dalam temu media di Jakarta, Kamis (13/6/2019).

Dalam kesempatan yang sama, Direktur OVO, Setiawan Adhiputro mengatakan kesuksesan program Patungan Berbagi ini menunjukkan bahwa platform digital bisa digunakan untuk berdonasi secara online. Kini, kata dia, tak ada lagi alasan untuk tidak membantu sesama karena kemudahan teknologi.

“Program Patungan Untuk Berbagi menegaskan besarnya semangat berbagi, khususnya di bulan Ramadan. Selama satu bulan penuh, antusiasme pengguna untuk menjadi bagian dari masa depan anak-anak yatim Indonesia, terus meningkat. Selain itu, donasi digital ini menegaskan peran teknologi dalam memudahkan dan mendekatkan pengguna untuk mencapai tujuan yang positif," ujar Setiawan.

President of Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata menjelaskan, bahwa pihaknya berkomitmen untuk meningkatkan dampak sosial dengan memanfaatkan teknologi terutama didasari oleh semangat berbagi dan memberi selama Ramadan. Program ini kata dia membawa kebahagiaan lebih dekat kepada seluruh masyarakat Indonesia, sekaligus memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi puluhan ribu anak yatim di seluruh negeri. 

"Kami sangat antusias dengan program ini karena sejalan dengan inisiatif #TechForGood kami, dan kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengguna yang telah berpartisipasi dalam program donasi ini," imbuhnya.

Sementara itu, VP of Corporate Communications Tokopedia, Nuraini Razak meyakini bahwa kampanye ini akan membawa dampak positif berkelanjutan bagi kehidupan anak-anak yatim dan anak-anak Indonesia yang kurang mampu, terutama karena donasi diberikan dalam bentuk beasiswa pendidikan.

Selama kampanye sebulan penuh, OVO, Grab, dan Tokopedia juga mengadakan rangkaian acara Festival “Patungan Untuk Berbagi” di delapan kota, di mana total 380 merchant GrabFood dan Tokopedia memberikan kesempatan kepada para pengunjung untuk merasakan kegembiraan dalam perayaan bulan Ramadan bersama keluarga dan orang-orang terdekat. Festival ini juga telah mengajak 800 anak yatim untuk berbuka puasa bersama pengunjung dan perwakilan pemerintahan dari sejumlah kota di Indonesia. 

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS